• Jelajahi

    Cirebon (50) Kabar Daerah (66) Koran (1)
    Copyright © Fokus Dialog
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Ucapan


     

    e-koran

    Peran Strategis Tenaga Kesehatan, Bupati Kuningan: Garda Terdepan dalam Memuliakan Manusia

    FOKUS DIALOG
    Rabu, 21 Januari 2026, Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-21T20:28:46Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Sambutan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M,SI saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda dan Sumpah Profesi Ke-I 
    Mahasiswa Program Studi Gizi dan Fisioterapi Jenjang Diploma III Politeknik Kesehatan KMC Kuningan. foto Diskominfo Kuningan

    Kuningan,
    Fokus Dialog.

    Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M,SI, menekankan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memuliakan manusia dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda dan Sumpah Profesi Ke-I Mahasiswa Program Studi Gizi dan Fisioterapi Jenjang Diploma III Politeknik Kesehatan KMC Kuningan, di Grand Hotel Cordela Kuningan, Rabu (21/1/2026).

    Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa wisuda bukan suatu akhir dari sebuah proses akademik, namun menjadi awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa ilmu yang diperoleh para lulusan bukan hanya bekal pribadi, melainkan amanah sosial yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

    “Ini bukan hanya tentang lulus atau tidak lulus, tetapi lahirnya tanggung jawab baru. Ilmu itu bukan milik pribadi, melainkan amanah sosial,” ujarnya.

    Bupati juga menyampaikan pembangunan sejatinya tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik atau angka statistik, tetapi dari sejauh mana pembangunan tersebut memuliakan manusia. Profesi ahli gizi dan fisioterapis dinilai sangat strategis, karena bersentuhan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

    Bupati menambahkan, ahli gizi memiliki peran penting dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan kuat melalui edukasi dan intervensi gizi seimbang. Sementara fisioterapis berkontribusi memulihkan fungsi tubuh, menyambung kembali harapan, dan mengembalikan produktivitas masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik.

    “Ananda semua adalah penjaga keseimbangan kehidupan manusia. Ketika seseorang kembali pulih, kembali berdaya, di situlah martabat manusia ditegakkan. Dan kalian semua adalah bagian dari proses mulia itu," ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Politeknik Kesehatan KMC Kuningan yang meskipun masih tergolong muda, telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan di daerah.

    Bupati berharap Politeknik Kesehatan KMC Kuningan terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang unggul dan mampu membentuk lulusan yang beretika, berempati, serta memiliki kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial.

    Diakhir sambutannya, Bupati juga menyinggung tantangan pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan dan keterbatasan fiskal daerah. Namun demikian, ia optimistis kehadiran tenaga kesehatan muda yang profesional dan berkarakter akan menjadi kekuatan baru bagi Kabupaten Kuningan. (Angga P)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini