Fokus Dialog

Berita Terkini

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota

Cirebon Kota , Fokus Dialog@com.-- Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pela...

Postingan Populer

Senin, 07 September 2026

Sertijab Kapolsek Lemahwungkuk dan Pelantikan Kapolsek Mundu Polres Cirebon Kota



Cirebon Kota , Fokus Dialog@com.-- Rotasi kepemimpinan di tingkat kewilayahan kembali dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pelantikan Kapolsek Mundu dan serah terima jabatan Kapolsek Lemahwungkuk yang dipimpin Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. di Lapangan Apel Mako Polres Cirebon Kota, Senin (07/09/2026) pukul 08.00 hingga 08.35 WIB, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IPTU Usep Winta, S.H. resmi dilantik sebagai Kapolsek Mundu setelah sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purna tugas, sementara pelaksanaan tugas Kapolsek Mundu sebelumnya sempat dijalankan oleh IPTU Iwan Kurniawan, S.Pd. sebagai Pelaksana Tugas.

Bersamaan dengan pelantikan tersebut, jabatan Kapolsek Lemahwungkuk diserahterimakan kepada IPTU Didik Siswanto, sehingga IPTU Usep Winta, S.H. selanjutnya mendapat amanah baru untuk memimpin Polsek Mundu, sedangkan IPTU Didik Siswanto dipercaya melanjutkan pengabdian melalui tanggung jawab kepemimpinan di wilayah hukum Polsek Lemahwungkuk.

Prosesi pergantian jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M. dan dihadiri Wakapolres Cirebon Kota Kompol Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota Ny. Eka Bimantoro, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polres Cirebon Kota serta pengurus Bhayangkari Cabang Cirebon Kota.

Pelantikan dan Sertijab Kapolsek menjadi momentum penting dalam memastikan kepemimpinan di tingkat Polsek tetap berjalan berkesinambungan, karena Kapolsek memiliki peran strategis dalam menggerakkan personel, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengendalikan pelaksanaan tugas kepolisian sesuai dinamika dan karakteristik wilayah masing-masing.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyegaran organisasi Polri, sekaligus menjadi kesempatan bagi pejabat yang menerima amanah baru untuk menghadirkan kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Menurutnya, Kapolsek sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan dituntut mampu memperkuat koordinasi internal, membangun sinergi dengan unsur pemerintahan dan masyarakat, serta memastikan setiap pelayanan dan penanganan persoalan yang membutuhkan kehadiran kepolisian dapat dilakukan secara cepat, profesional dan sesuai ketentuan.

Khusus bagi IPTU Usep Winta, S.H. yang menerima amanah sebagai Kapolsek Mundu dan IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk, penempatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk melanjutkan capaian yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas sesuai karakteristik masyarakat di masing-masing wilayah hukum.

“Selamat kepada IPTU Usep Winta, S.H. atas amanah barunya sebagai Kapolsek Mundu dan kepada IPTU Didik Siswanto sebagai Kapolsek Lemahwungkuk. Kami berharap keduanya dapat segera beradaptasi, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memberikan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif demi menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujar Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto.
(Wak Diding)

Razia Tempat Hiburan Malam Cirebon Kota Sita 24 Botol Minuman Beralkohol

Cirebon Kota,Fokus Dialog@com.-- Polres Cirebon Kota bersama unsur TNI dan Satpol PP Kota Cirebon menggelar razia tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Cirebon Kota untuk mengawasi peredaran minuman beralkohol, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (05/09/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam dan salah satu warung yang berada di depan kawasan Makam.

Kegiatan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M., dengan melibatkan personel gabungan Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, Satsamapta, Sidokkes, Subdenpom III Siliwangi Cirebon dan Satpol PP Kota Cirebon. Razia dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas dan peredaran minuman beralkohol di sejumlah lokasi hiburan malam.

Petugas mendatangi tiga lokasi sasaran, yakni THM L, THM E, dan salah satu warung di depan Makam Cina, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap surat izin minuman beralkohol, ruangan, serta barang bawaan pengunjung maupun karyawan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat pelanggaran terkait peredaran minuman beralkohol di lokasi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 24 botol minuman beralkohol dari berbagai jenis. Barang yang diamankan terdiri atas 5 botol Atlas, 2 botol Bintang, 3 botol Kawa Kawa Hijau, 4 botol AO, 1 botol Anker, 2 botol Guinness, 2 botol Kawa Kawa Blackuran, 1 botol Ginseng Blackuran, 1 botol Anggur Putih OT, 1 botol Iceland, 1 botol Anggur Merah, dan 1 botol Anggur Drum Whisky.

Pengamanan minuman beralkohol tersebut menjadi bagian dari tindakan kepolisian dalam mengawasi peredaran minuman beralkohol pada tempat hiburan malam maupun lokasi usaha lainnya. Barang yang ditemukan selanjutnya menjadi bahan pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Razia juga menjadi sarana untuk memberikan perhatian terhadap kepatuhan pengelola tempat hiburan malam dalam menjalankan kegiatan usahanya, khususnya berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol. Pemeriksaan dilakukan dengan mengedepankan ketelitian agar setiap temuan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Selain melakukan pemeriksaan di tempat hiburan malam, petugas juga mendatangi salah satu warung yang menjadi sasaran operasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol agar tidak hanya terfokus pada tempat hiburan malam.

Kegiatan razia secara berkala diharapkan dapat mempersempit ruang peredaran minuman beralkohol yang tidak sesuai ketentuan sekaligus mendorong pengelola usaha untuk lebih memperhatikan aturan yang berlaku. Polres Cirebon Kota juga akan terus melakukan pemeriksaan pada lokasi yang dinilai memerlukan pengawasan berkaitan dengan peredaran minuman beralkohol.

Kasat Resnarkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany, S.H., M.H., M.M. mengatakan, “Razia tempat hiburan malam ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol, termasuk memastikan kegiatan usaha tetap mematuhi ketentuan yang berlaku. Setiap temuan yang kami dapatkan di lapangan akan dilakukan pemeriksaan dan ditindaklanjuti sesuai aturan.”
(Wak Diding)

Sabtu, 05 September 2026

Bersih & Asri, Babinsa Sumber Bersama DLH Surakarta Gotong Royong Bersihkan Lahan Kosong


Uploaded Image

Surakarta – Sebagai Wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa Kelurahan Sumber Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta melaksanakan kerja bakti membersihkan lahan kosong yang berada di RW 07 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.l, Sabtu (05/09/2026).

Aksi gotong royong ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih asri, bersih, dan nyaman bagi warga. Lahan kosong yang sebelumnya kurang terawat kini dibenahi agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang hijau bersama.

Serka Yusuf menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.  
"Taman ini bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga menjadi ruang hijau yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin untuk kemajuan Kelurahan Sumber," ujarnya.

Sementara itu Bapak Yadi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta mengapresiasi dukungan Babinsa.  
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kontribusi Babinsa yang selalu hadir membantu kami, termasuk dalam pembenahan taman ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjaga," ungkapnya.

Diharapkan kegiatan ini tidak hanya mempercantik lingkungan Kelurahan Sumber, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Sigap dan Tanggap, Koramil 04/Jebres Bersama Damkar Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo


Uploaded Image

Surakarta - Gerak cepat ditunjukkan Koramil 04/Jebres. Danramil 04/Jebres Kapten Cba Sugiyono, S.Sos bersama anggotanya bersama petugas Pemadam Kebakaran gabungan bahu-membahu memadamkan kebakaran TPA Sampah Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Sabtu (05/09/2026).

Kebakaran diketahui terjadi pada Kamis [04/09/2026] sekitar pukul 18.00 WIB. Dipicu cuaca terik panas, api membakar tumpukan sampah yang mengandung gas metan sehingga berpotensi meluas.

Sejak kejadian, petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman secara bergiliran pagi, siang, dan malam hari agar api tidak merembet ke area lain.

“Kami lakukan pemadaman bersama petugas Damkar Gabungan dan instansi terkait, agar api tidak meluas,” ujar Kapten Cba Sugiyono di lokasi kebakaran.

"Koramil 04/Jebres berkomitmen terus bersinergi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana, demi keamanan dan keselamatan masyarakat wilayah Jebres."tegasnya.

Sementara itu Kabid Pengendalian Kebakaran Damkar Kota Surakarta menyampaikan, laporan dari warga langsung ditindaklanjuti. Pemadaman dilakukan secara berkelanjutan karena karakteristik sampah TPA yang mudah menyulut dan menimbulkan asap tebal.

Dampak kebakaran ini cukup dirasakan warga sekitar TPA. Asap pekat mengganggu kesehatan, terutama bagi lansia dan balita. Untuk sementara beberapa warga mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Kegiatan pemadaman masih terus dilakukan hingga api benar-benar padam.

Penulis : Arda 72

Gelar Maulid di Halaman Sekolah, UPTD SDN 1 Kalimati Ajak 119 Siswa Teladani Akhlak Rasulullah


INDRAMAYU,
FOKUS DIALOG.COM – Suasana berbeda terasa di UPTD SDN 1 Kalimati, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu 5 September 2026. Untuk pertama kalinya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak lagi digelar di dalam kelas, melainkan di halaman sekolah. Alunan shalawat, sorak takbir, dan wajah antusias 119 siswa mewarnai kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna.


Acara ini dihadiri seluruh dewan guru berjumlah 8 orang, seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga 6, serta para orang tua murid dan masyarakat sekitar. Meski tanpa kemewahan, semangat kebersamaan justru membuat peringatan tahun ini terasa lebih hidup.



Kepala UPTD SDN 1 Kalimati, Warnita, S.Pd., M.M., menyebut ada pembaruan dalam pelaksanaan Maulid tahun ini.

"Barusan hari ini, Sabtu tanggal 5 Bulan September 2026, UPTD SDN 1 Kalimati telah selesai melaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Alhamdulillah dihadiri dewan guru, seluruh peserta didik 119 orang, dan orang tua murid masyarakat," ujarnya di sela kegiatan.


Menurut Warnita, pemindahan lokasi ke halaman sekolah sengaja dilakukan agar suasana lebih terbuka dan khidmat. 

"Kalau sebelumnya penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi diselenggarakan di dalam ruangan kelas. Tetapi tahun ini diselenggarakan di luar ruangan kelas atau di halaman sekolah. Alhamdulillah walaupun dilaksanakan secara sederhana tetapi meriah," jelasnya.


Ia menegaskan tujuan utama kegiatan bukan sekadar seremoni. 

"Saya tegaskan kepada anak-anak, ini bukan hanya sekadar acara seremonial tahunan belaka. Tetapi lebih penting dari itu, kegiatan ini merupakan momentum penting bagi kita semua untuk mengenang kembali sejarah kelahiran, perjuangan, dan yang paling utama adalah meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.


Melalui tema peringatan tahun ini, Warnita mengajak seluruh siswa menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama. 

"Saya mengajak kepada seluruh siswa dan siswi untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan utama dalam belajar, beribadah, serta berinteraksi baik dengan guru, orang tua, maupun sesama teman," tambahnya.


Tausiyah Mengupas Sejarah Kelahiran Nabi, dan sebagai penceramah dalam kegiatan ini adalah Ustadz Chaliel Gibran Mustafa, S.Pd., yang berasal dari Desa Plumbon, Kecamatan Indramayu. Ia merupakan lulusan Universitas Tribakti Lirboyo Kediri, Jawa Timur, dan saat ini sedang melanjutkan S2 di UIN SSC Syekh Nurjati Cirebon. Sehari-hari ia juga mengajar di SDN 1 Plumbon.


Dalam tausiyahnya, Ustadz Chaliel Gibran Mustafa, S.Pd. mengajak siswa menyelami kisah Nabi sejak dalam kandungan. 

"Untuk acara Maulid Nabi Muhammad SAW itu perlu diperingati. Karena sangatlah besar bahagianya, sangatlah besar berkahnya dan sangatlah besar pahalanya. Sejarah tentang Nabi Muhammad SAW sangat perlu diingat karena Nabi Muhammad adalah panutan kita, Uswatun Hasanah kita," tuturnya.


Ia mengisahkan bagaimana malaikat mendatangi Siti Aminah dan menyampaikan kabar bahwa anak yang dikandungnya adalah pemimpin umat. Ia juga menceritakan mengapa Abdul Muthalib menamai cucunya dengan "Muhammad".

"Orang Arab bertanya ke Abdul Muthalib, cucumu mau dinamai siapa? Namanya Muhammad saja. Kok bisa Muhammad? Padahal di nama marga tidak ada. Tidak apa-apa, karena saya ingin menamakan Muhammad agar beliau selalu dipuji dan disanjung terus menerus hingga Yaumil Kiamah," kisahnya disimak khidmat oleh siswa.


Menutup tausiyah, Ustadz Chaliel Gibran Mustafa memuji pelaksanaan Maulid di UPTD SDN 1 Kalimati. 

"Acara Maulid Nabi yang digelar UPTD SDN 1 Kalimati ini sangatlah luar biasa. Karena dengan adanya jalan di atas jembatan syafaatnya Nabi, maka semuanya akan berjalan dengan lancar dan sukses," ucapnya.


Guru Agama SDN 1 Kalimati, Saepunah, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur atas antusiasme yang luar biasa dari siswa, guru, dan wali murid. 

"Alhamdulillah perayaan Maulid Nabi di tahun ini berjalan dengan penuh hikmat. Ibu dan Bapak guru sangat bangga melihat semangat para siswa dalam bershalawat dan mendengarkan kisah perjuangan Rasulullah SAW," katanya.


Ia berpesan agar peringatan Maulid tidak berhenti pada acara. 

"Semoga anak-anakku yang sholeh dan sholehah memahami bahwa memperingati kelahiran Nabi bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang meneladani akhlak mulia beliau. Mari kita mulai dari hal terkecil di sekolah dan di rumah: berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, serta menyayangi sesama teman. Jangan pernah tinggalkan sholat dan selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW," pesannya.


Sementara itu keceriaan juga terpancar dari siswa. Dinda Rosdiana, siswi kelas 6, mengaku sangat senang. 

"Sangat senang acaranya meriah, terutama saat mendengarkan tausiyah dari Pak Ustadz Khalil Gibran Mustafa," ujarnya sambil tersenyum.


Hal senada disampaikan Fuji Kalifah, juga siswa kelas 6. 

"Dengan acara Maulid Nabi ini membuat saya tahu lebih banyak tentang sejarah kelahiran dan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW," katanya.


Para orang tua murid pun memberikan apresiasi. Ibu Dini berharap kegiatan ini berdampak pada perilaku anak di rumah. 

"Ya bagus, ini dapat membuat anak-anak lebih giat, lebih mengenal kisah-kisah Nabi Muhammad SAW dan bisa mengajarkan untuk keteladanannya, kesolehannya, kemandiriannya. Nabi Muhammad SAW ditinggal ayah ibunya waktu masih kecil, semoga jadi contoh buat anak-anak," ujarnya.


Ibu Saroh menambahkan harapan untuk tahun depan. 

"Bagus, suka. Insya Allah mudah-mudahan ke depan makin meriah, makin bagus lagi. Mudah-mudahan anak-anak makin bisa mengenal dan mendalami kisah Kanjeng Nabi Muhammad SAW," ucapnya.


Dengan mengusung semangat sederhana namun meriah, UPTD SDN 1 Kalimati membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak harus mahal. Melalui peringatan Maulid ini, sekolah berharap 119 siswanya tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak seperti Rasulullah SAW.



Reporter: Jaya

Editor: Adi Mukti 

Jumat, 04 September 2026

Lewat Peringatan Maulid, UPTD SDN 2 Bojong Sari Tanamkan Akhlak Nabi ke 327 Siswa


INDRAMAYU, FOKUS DIALOG.COM – Meski dikemas sederhana, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPTD SD Negeri 2 Bojong Sari, Kecamatan Indramayu, justru meninggalkan kesan mendalam. Seluruh siswa, guru, hingga wali murid larut dalam suasana haru untuk meneladani akhlak Rasulullah, Jumat (4/9/2026).


Kegiatan rutin tahunan yang digelar di lingkungan sekolah ini diikuti 327 siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6, tanpa dipungut biaya sepeser pun.



Kepala UPTD SDN 2 Bojong Sari, Maman Abdul Rahman, S.Pd.,M.Si, mengatakan peringatan Maulid memang sudah diagendakan setiap tahun. 


"Tujuan kegiatan ini untuk menanamkan karakter junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW kepada anak-anak kita," ujarnya.


Ia menekankan agar siswa tidak hanya hafal nama Nabi, tapi juga meneladani sikapnya dalam kehidupan sehari-hari. 


"Saya menekankan ke anak-anak agar dapat meneladani dan mengikuti tuntunan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Minimalnya bisa berbuat baik kepada sesama teman, hormat kepada orang tua, menjaga lingkungan, dan menjalankan Rukun Islam," tegasnya.


Sebagai pembiasaan, sekolah juga mewajibkan siswa mengaji 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.


Meski berlangsung sederhana namun tetap khidmat, Berbeda dari sekolah lain yang mendatangkan penceramah, UPTD SDN 2 Bojong Sari justru mengandalkan guru internal sebagai pemateri. Acara dipusatkan di kelas dengan menggabungkan 2-3 kelas sekaligus.


"Penceramah pada kegiatan ini memang kita tidak mengundang dari luar, jadi hanya dari sekolah ini sendiri. Meski begitu, kita ingin acara ini berjalan sekhidmat mungkin," ucap Maman.


Guru kelas 6, Dewi Arisanti, S.Pd.GR, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai pembinaan karakter.


"Acara maulid nabi tentunya sangat penting karena kita akan menanam karakter-karakter nabi kepada anak-anak. Setahun sekali ini rutin diadakan tanpa memungut biaya. Anak-anak ada bacaan Maulid, shalawat, ngaji bersama guru-gurunya juga ikut terlibat," jelasnya. 



Kegiatan ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari orang tua.  Cipto, salah satu wali murid, mengaku bangga melihat semangat anak-anaknya. 


"Alhamdulillah responnya positif. Ini sangat bagus karena menjadikan suri tauladan bagi anak-anak kami. Mudah-mudahan kedepannya bisa meningkatkan kualitas agama peserta didik," katanya.


Hal senada disampaikan, Ani Kurnia. "Anak-anak merasa senang bisa turut serta memperingati hari lahir Nabi Muhammad untuk mendapat syafaatnya. Walaupun sederhana, tapi ini bentuk pengajaran yang luar biasa dari guru-guru di sini."


Antusiasme juga terlihat dari siswa.  Raffi Hadi Maulana kelas 6 mengaku senang bisa berkumpul bersama teman dan guru. 

"Saya senang bisa memperingati hari lahir Nabi Besar Muhammad SAW bersama-sama. Semoga saya bisa meniru apa yang dicontohkan nabi yang sangat mulia."


Kayla Ayuning Tias, juga kelas 6, menambahkan, "Saya ingin menjadi seperti beliau, meneladani sifat-sifat baik dan akhlak beliau. Saya senang bisa berkumpul bersama teman-teman di acara ini."


Di tengah keterbatasan, UPTD SDN 2 Bojong Sari membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak harus mewah. Dengan semangat kebersamaan, 327 siswa diajak mengingat kembali kisah perjuangan Rasulullah agar menjadi bekal akhlak di masa depan. 


Reporter: Jaya

Editor: Adi Mukti

Kasus Kekerasan Pelajar Viral di Media Sosial, Polisi Cirebon Seltim Amankan Tiga Terduga Pelaku



Cirebon Kota, Fokus Dialog@com.-- Kasus kekerasan terhadap seorang pelajar yang videonya viral di media sosial berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur dengan mengamankan tiga terduga pelaku pada Jumat (04/09/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di Instagram.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ketika korban T.F. diduga dikejar oleh tiga pelajar yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam.

Dalam pengejaran tersebut, para terduga pelaku kemudian mendekati korban dan salah seorang di antaranya diduga mengayunkan senjata tajam jenis celurit sebanyak tiga kali ke arah tubuh korban, sehingga pakaian korban mengalami robek dan korban mengalami luka yang kemudian mendapatkan penanganan medis berupa dua jahitan.

Perkara tersebut mulai dikembangkan polisi setelah video kejadian beredar dan menjadi viral di media sosial Instagram melalui akun @archives.baskot, yang memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar tersebut, sehingga informasi mengenai video dan dugaan kejadian tersebut menjadi petunjuk awal bagi Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur untuk melakukan penyelidikan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur yang dipimpin Panit I Reskrim Iptu Franciscus Heru P., S.H. melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan tempat dan rangkaian peristiwa, sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian tersebut.

Penyidik kemudian mencermati rekaman video yang viral, terutama ciri-ciri para pelajar, pakaian atau seragam yang digunakan serta kendaraan yang terlihat dalam video, sehingga petunjuk visual tersebut dapat dikembangkan untuk mencari identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Dari pencocokan ciri-ciri tersebut, penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan pihak sekolah yang memiliki kesesuaian dengan seragam pelajar dalam video, kemudian melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh untuk memastikan identitas para pelajar yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Petunjuk lain kemudian dikembangkan melalui penelusuran kendaraan yang digunakan dalam kejadian, dengan melakukan koordinasi bersama Samsat Polres Cirebon Kota untuk mencocokkan data kendaraan yang terlihat dalam rekaman dengan informasi hasil penyelidikan, sehingga rangkaian petunjuk mengenai identitas para terduga pelaku semakin mengerucut.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada tiga terduga pelaku yang masing-masing berinisial MA, ADB dan PFR, yang seluruhnya masih berstatus anak, dan pada Jumat (04/09/2026) ketiganya berhasil diamankan bersama satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Pengungkapan perkara dalam waktu sekitar dua hari sejak kejadian tersebut menunjukkan bahwa video yang viral di media sosial dapat menjadi petunjuk awal bagi kepolisian sepanjang dikembangkan melalui proses penyelidikan, sehingga informasi dari ruang digital dapat ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi, keterangan saksi, koordinasi dengan pihak sekolah dan penelusuran data kendaraan.

Karena para terduga pelaku masih berstatus anak, penanganan selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peradilan pidana anak, dan ketiganya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menegaskan bahwa video yang viral menjadi salah satu petunjuk awal yang segera dikembangkan melalui penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang terlibat. “Kami menindaklanjuti informasi dari video yang viral dengan melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, mencocokkan ciri-ciri dalam video dengan pihak sekolah serta menelusuri kendaraan yang digunakan, hingga pada Jumat tiga terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
(Wak Diding)

Kasus Kekerasan Pelajar Viral di Media Sosial, Polisi Cirebon Seltim Amankan Tiga Terduga Pelaku



Cirebon Kota, Fokus Dialog@com.-- Kasus kekerasan terhadap seorang pelajar yang videonya viral di media sosial berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur dengan mengamankan tiga terduga pelaku pada Jumat (04/09/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di Instagram.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Rabu (02/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Angkasa Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ketika korban T.F. diduga dikejar oleh tiga pelajar yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam.

Dalam pengejaran tersebut, para terduga pelaku kemudian mendekati korban dan salah seorang di antaranya diduga mengayunkan senjata tajam jenis celurit sebanyak tiga kali ke arah tubuh korban, sehingga pakaian korban mengalami robek dan korban mengalami luka yang kemudian mendapatkan penanganan medis berupa dua jahitan.

Perkara tersebut mulai dikembangkan polisi setelah video kejadian beredar dan menjadi viral di media sosial Instagram melalui akun @archives.baskot, yang memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar tersebut, sehingga informasi mengenai video dan dugaan kejadian tersebut menjadi petunjuk awal bagi Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur untuk melakukan penyelidikan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Cirebon Selatan Timur yang dipimpin Panit I Reskrim Iptu Franciscus Heru P., S.H. melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan tempat dan rangkaian peristiwa, sekaligus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun melihat kejadian tersebut.

Penyidik kemudian mencermati rekaman video yang viral, terutama ciri-ciri para pelajar, pakaian atau seragam yang digunakan serta kendaraan yang terlihat dalam video, sehingga petunjuk visual tersebut dapat dikembangkan untuk mencari identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

Dari pencocokan ciri-ciri tersebut, penyidik selanjutnya berkoordinasi dengan pihak sekolah yang memiliki kesesuaian dengan seragam pelajar dalam video, kemudian melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh untuk memastikan identitas para pelajar yang diduga berkaitan dengan kejadian.

Petunjuk lain kemudian dikembangkan melalui penelusuran kendaraan yang digunakan dalam kejadian, dengan melakukan koordinasi bersama Samsat Polres Cirebon Kota untuk mencocokkan data kendaraan yang terlihat dalam rekaman dengan informasi hasil penyelidikan, sehingga rangkaian petunjuk mengenai identitas para terduga pelaku semakin mengerucut.

Hasil penyelidikan tersebut kemudian mengarah kepada tiga terduga pelaku yang masing-masing berinisial MA, ADB dan PFR, yang seluruhnya masih berstatus anak, dan pada Jumat (04/09/2026) ketiganya berhasil diamankan bersama satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Pengungkapan perkara dalam waktu sekitar dua hari sejak kejadian tersebut menunjukkan bahwa video yang viral di media sosial dapat menjadi petunjuk awal bagi kepolisian sepanjang dikembangkan melalui proses penyelidikan, sehingga informasi dari ruang digital dapat ditindaklanjuti dengan pengecekan lokasi, keterangan saksi, koordinasi dengan pihak sekolah dan penelusuran data kendaraan.

Karena para terduga pelaku masih berstatus anak, penanganan selanjutnya dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peradilan pidana anak, dan ketiganya diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Cirebon Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menegaskan bahwa video yang viral menjadi salah satu petunjuk awal yang segera dikembangkan melalui penyelidikan untuk mengungkap identitas pihak yang terlibat. “Kami menindaklanjuti informasi dari video yang viral dengan melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, mencocokkan ciri-ciri dalam video dengan pihak sekolah serta menelusuri kendaraan yang digunakan, hingga pada Jumat tiga terduga pelaku berhasil diamankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.
(Wak Diding)

Pembekalan Kelompok Tani Dimulai, 300 Hektare Disiapkan untuk Ketahanan Pangan — Pemerintah Jangan Hanya Pandai Berbicara



FOKUDFISLOG. COM
DUSUN PARDOMUAN
UJUNG BATU JOLO
KEC. UJUNG BATU
PADANG LAWAS UTARA
 Program ketahanan pangan kembali digaungkan di tengah masyarakat. Namun, kali ini masyarakat meminta pemerintah tidak berhenti pada slogan dan seremoni. Pemerintah diminta benar-benar hadir memberikan perhatian dan dukungan terhadap lahan yang akan dikelola masyarakat melalui Koperasi Produsen Tani Aman Makmur.
Pada Kamis, 3 September 2026, dilakukan pembekalan terhadap sejumlah ketua kelompok tani oleh pengawas Koperasi Produsen Tani Aman Makmur. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pengelolaan lahan seluas kurang lebih 300 hektare untuk program ketahanan pangan.
Lahan tersebut berada dalam wilayah tanah ulayat dengan luasan sekitar 2.050 hektare. Adapun komoditas yang direncanakan dalam program tersebut adalah tanaman jagung dan padi, yang disebut sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang menjadi perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pihak yang disebut sebagai penerima kuasa dari Koperasi Produsen Tani Aman Makmur melalui Divisi LSM PENJARA, berdasarkan mandat dari Ketua LSM PENJARA Bistok Sihombing, bersama para pengurus dan kelompok tani.
Pemerintah Jangan Tutup Mata
Program ketahanan pangan tentu membutuhkan lebih dari sekadar spanduk dan pembekalan. Dibutuhkan kepastian lahan, pendampingan petani, akses sarana produksi, infrastruktur, modal, hingga kepastian pemasaran hasil pertanian.
Karena itu, pemerintah daerah maupun instansi terkait dinilai perlu memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Koperasi Produsen Tani Aman Makmur dan rencana pengelolaan 300 hektare tersebut.
Pertanyaannya kemudian, di mana pemerintah ketika masyarakat sudah mulai bergerak menyiapkan lahan untuk mendukung ketahanan pangan?
Jangan sampai masyarakat diminta menyukseskan program ketahanan pangan, tetapi ketika masyarakat mulai membuka jalan dan mempersiapkan lahan, mereka justru dibiarkan berjuang sendiri.
Apalagi lahan yang direncanakan memiliki keterkaitan dengan wilayah adat seluas sekitar 2.050 hektare. Kepastian status dan legalitas pengelolaan lahan harus menjadi perhatian pemerintah, agar program yang dijalankan masyarakat tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik agraria di kemudian hari.
Program Ketahanan Pangan Harus Dibuktikan, Bukan Sekadar Slogan
Jika pemerintah benar-benar serius menjalankan program ketahanan pangan, maka inisiatif masyarakat seperti ini seharusnya tidak dipandang sebelah mata.
Petani membutuhkan kehadiran pemerintah secara nyata, bukan hanya pidato tentang swasembada pangan.
Mulai dari bibit jagung dan padi, pupuk, alat dan mesin pertanian, akses jalan produksi, irigasi, penyuluhan, hingga kepastian pembelian hasil panen, seluruhnya harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah.
Jangan sampai masyarakat sudah bekerja, tetapi ketika panen tiba mereka kembali berhadapan dengan persoalan klasik: harga jatuh, biaya produksi tinggi dan tidak ada kepastian pasar.
Koperasi Produsen Tani Aman Makmur berharap pemerintah dapat melihat potensi pengelolaan 300 hektare tersebut sebagai bagian dari upaya masyarakat mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kini bola berada di tangan pemerintah.
Apakah pemerintah benar-benar akan hadir mendampingi petani, atau kembali membiarkan masyarakat berjalan sendiri setelah program ketahanan pangan selesai menjadi pemberitaan dan seremoni?
Masyarakat menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji.

 Editor : Wagiran

Kamis, 03 September 2026

Piket Koramil 03/Serengan Bersama Linmas Kecamatan Serengan  Patroli Malam Guna Tercipta Wilayah Aman dan Terkendali


Uploaded Image

Surakarta - Piket Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Peltu Sugianto melaksanakan patroli dan komunikasi  guna mengajak dan menghimbau  masyarakat di Jalan Veteran guna terciptanya kondisi  yang aman dan kondusif  di wilayah Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis (03/09/2026) Pukul 21.00 Wib.

Peltu Sugiyanto mengatasi kegiatan patroli dilaksanakan di tempat warung Hik ataupun keramaian di Jalan Veteran guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dan juga memberikan himbauan kepada  warga masyarakat yang nongkrong dan menikmati hidangan hik agar tetep menjaga kenyamanan dilingkungannya masing masing

"Terutama musim kemarau yang panjang dengan cuaca yang panas  akan  berdampak pada lingkungan khususnya antisipasi adanya kebakaran dilingkungan terutama ketika membuang puntung  rokok ke tempat sampah kering / tempat yang mudah terbakar bahkan antisipasi terjadinya   konselting listrik dirumah / bangunan yang padat penduduknya."ujarnya.

Penulis : Arda 72