
Surakarta – Babinsa Kelurahan Sewu Koptu Sanda Arieswanto dari Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta melaksanakan patroli keamanan wil...

Kepramukaan
adalah sistem pendidikan kepanduan dengan disesuaikan dengan keadaan
kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Jum'at (14
Agustus 2026) ITA JAMNAS tahun 2026 dan Lomba Tingkat II (LT-II) Kwartir
Ranting Kecamatan Kadipaten Majalengka di gelar Bertempat Dilapangan Bola Desa
Karangsambung Kecamatan Kadipaten Majalengka selama 3 hari 2 malam dari tanggal
14 Agustus 2026 s/d 16 Agustus 2026.
Nana
Rusmana menjelaskan, pada kegiatan ITA JAMNAS yang diikuti oleh pramuka-pramuka
penggalang tingkat SD berjumlah: Pramuka penggalang laki-laki 212 orang ,Pramuka
penggalang perempuan 214 orang, jumlah seluruh peserta 426 orang. Sedangkan
lomba diikuti oleh pramuka penggalang
tingkat SMP/MTs berjumlah : Pramuka penggalang putra 72 orang, pramuka
penggalang putri 80 orang, jumlah peserta lomba tingkat 2 sejumlah 152 orang,
peserta kegiatan Ita Jamnas dan lomba Tingkat 2 sejumlah 284 orang, peserta
perempuan 394 orang, jumlah seluruh
peserta ITA JAMNAS dan LT 2 berjumlah
578 orang.
“Tidak
lupa Kakak sampaikan pula bahwa ada kebanggaan salah satu siswi SMPN 3 Kadipaten
Silfi mutmainnatul Qolbi yang terbawa ITA
JAMNAS 2026 Cibubur dari tanggal 14 Agustus 2026 hingga 21 Agustus 2026, sekaligus
mewakili Kwarran Kecamatan Kadipaten dibawah asuhan Mabigus Kak Nana Rusmana, S.Pd.I,.MG, Pembina
Gudep Kak Nana Suherna dalam rangkaian kegiatan Hari Pramuka yang ke 65 tahun
2026,” ungkapnya.
Salam
Pramuka, Nana Rusmana menyampaikan. Hari pramuka bukan sekedar kegiatan seremonial,
tetapi merupakan momentum untuk kembali mengingatkan bahwa Gerakan Pramuka
memiliki tugas besar dalam membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter, disiplin,
mandiri, bertanggung jawab memiliki pribadi yang peduli sosial serta cinta
tanah air. ITA JAMNAS dan Lomba Tingkat II Kwarran Kadipaten membangkitkan
Menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya,
lomba Tingkat bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara akan tetapi yang
lebih penting adalah prosesnya. Bagaimana mana kita belajar lebih tangguh, sportif,
pantang menyerah dan mampu menerima kemenangan dan kekalahan dengan jiwa/sikap
kesatria.
“Begitu pula
dengan semangat Ita Jamnas, kita belajar bahwa pramuka adalah sebuah keluarga. Kita
boleh berasal dari gugus depan yang berbeda dan mempunyai karakter yang
berbeda. Tetapi, kita disatukan oleh Tri Satya Dasa Darma Pramuka. Semangat ITA
JAMNAS. Semangat!". Seru Nana Rusmana diakhir laporannya.
Ia menyebut
hari pramuka bukan hanya sekedar peringatan seremonial tahunan, melainkan
sebuah momentum untuk dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun
karakter bangsa sebagai Fondasi utama menuju Indonesia Emas yang semakin maju,
berdaulat, bermartabat dan sejahtera. Hari Pramuka ke-65 tahun dan Jambore
Nasional ke XII tahun 2026 kali ini mengusung Tema Berkreasi, Berinovasi, Terampil
dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.
Oleh
sebab itu, lanjut Kak Johansyah, melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan
rasa cinta tanah air dan budaya produtif terhadap pertanian, peternakan, perikanan,
perkebunan dan kepedulian lingkunga, pemanfaatan teknologi tepat guna serta
semangat berkewirausahaan sejak usia muda.
Ia
menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan hari pramuka ini merupakan hasil
kerja keras, dedikasi dan semangat gotongroyong kita bersama. Atas segala
dukungan dan kontribusi tersebut kami menyampaikan banyak terimakasih dan
penghargaan yang setinggi-tingginya.
Penulis:
Ujang AR


