INDRAMAYU, FOKUS DIALOG.COM – Meski dikemas sederhana, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPTD SD Negeri 2 Bojong Sari, Kecamatan Indramayu, justru meninggalkan kesan mendalam. Seluruh siswa, guru, hingga wali murid larut dalam suasana haru untuk meneladani akhlak Rasulullah, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan rutin tahunan yang digelar di lingkungan sekolah ini diikuti 327 siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Kepala UPTD SDN 2 Bojong Sari, Maman Abdul Rahman, S.Pd.,M.Si, mengatakan peringatan Maulid memang sudah diagendakan setiap tahun.
"Tujuan kegiatan ini untuk menanamkan karakter junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW kepada anak-anak kita," ujarnya.
Ia menekankan agar siswa tidak hanya hafal nama Nabi, tapi juga meneladani sikapnya dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya menekankan ke anak-anak agar dapat meneladani dan mengikuti tuntunan junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Minimalnya bisa berbuat baik kepada sesama teman, hormat kepada orang tua, menjaga lingkungan, dan menjalankan Rukun Islam," tegasnya.
Sebagai pembiasaan, sekolah juga mewajibkan siswa mengaji 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.
Meski berlangsung sederhana namun tetap khidmat, Berbeda dari sekolah lain yang mendatangkan penceramah, UPTD SDN 2 Bojong Sari justru mengandalkan guru internal sebagai pemateri. Acara dipusatkan di kelas dengan menggabungkan 2-3 kelas sekaligus.
"Penceramah pada kegiatan ini memang kita tidak mengundang dari luar, jadi hanya dari sekolah ini sendiri. Meski begitu, kita ingin acara ini berjalan sekhidmat mungkin," ucap Maman.
Guru kelas 6, Dewi Arisanti, S.Pd.GR, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai pembinaan karakter.
"Acara maulid nabi tentunya sangat penting karena kita akan menanam karakter-karakter nabi kepada anak-anak. Setahun sekali ini rutin diadakan tanpa memungut biaya. Anak-anak ada bacaan Maulid, shalawat, ngaji bersama guru-gurunya juga ikut terlibat," jelasnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari orang tua. Cipto, salah satu wali murid, mengaku bangga melihat semangat anak-anaknya.
"Alhamdulillah responnya positif. Ini sangat bagus karena menjadikan suri tauladan bagi anak-anak kami. Mudah-mudahan kedepannya bisa meningkatkan kualitas agama peserta didik," katanya.
Hal senada disampaikan, Ani Kurnia. "Anak-anak merasa senang bisa turut serta memperingati hari lahir Nabi Muhammad untuk mendapat syafaatnya. Walaupun sederhana, tapi ini bentuk pengajaran yang luar biasa dari guru-guru di sini."
Antusiasme juga terlihat dari siswa. Raffi Hadi Maulana kelas 6 mengaku senang bisa berkumpul bersama teman dan guru.
"Saya senang bisa memperingati hari lahir Nabi Besar Muhammad SAW bersama-sama. Semoga saya bisa meniru apa yang dicontohkan nabi yang sangat mulia."
Kayla Ayuning Tias, juga kelas 6, menambahkan, "Saya ingin menjadi seperti beliau, meneladani sifat-sifat baik dan akhlak beliau. Saya senang bisa berkumpul bersama teman-teman di acara ini."
Di tengah keterbatasan, UPTD SDN 2 Bojong Sari membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak harus mewah. Dengan semangat kebersamaan, 327 siswa diajak mengingat kembali kisah perjuangan Rasulullah agar menjadi bekal akhlak di masa depan.
Reporter: Jaya
Editor: Adi Mukti
