Fokus Dialog

Berita Terkini

Tingkatkan Kondusifitas Dan Keamanan  Wilayah Binaan Babinsa Timuran Patroli Bersama Linmas

Surakarta - Babinsa Kelurahan Timuran Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serma Danang M melaksanakan kegiatan patroli malam  bers...

Postingan Populer

Kamis, 17 September 2026

Tingkatkan Kondusifitas Dan Keamanan  Wilayah Binaan Babinsa Timuran Patroli Bersama Linmas


Uploaded Image

Surakarta - Babinsa Kelurahan Timuran Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serma Danang M melaksanakan kegiatan patroli malam  bersama Linmas  di wilayah Kel Timuran Kec.Banjarsari, Kamis (17/09/2026).

Dikatakan Serma Danang kegiatan patroli ini dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di lingkungan keramaian warga masyarakat dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan kamtibmas.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat   serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."tegasnya.

Penulis : Arda 72

Kejar Target Selesai Tepat Waktu, Koramil 04/Jebres dan Warga Genjot KBD Tahap III di Gandekan


Uploaded Image

Surakarta – Guna mencapai target tepat waktu, Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama warga masyarakat Desa Krajan dan instansi terkait kembali melaksanakan apel pagi di lokasi Karya Bakti Daerah [KBD] Tahap III Tahun 2026 di Ds. Karangasem RT 02 RW 01, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Kamis (17/09/2026)

Apel pagi dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 04/Jebres Peltu Edi Yanto. Dalam arahannya, ia menyampaikan koreksi dan evaluasi mengenai kerapian serta progres pekerjaan ke depan agar sesuai rencana hingga selesai.

Bati Tuud juga menekankan faktor kesehatan personel di tengah cuaca panas yang cukup ekstrem saat ini.

"Perkembangan situasi cuaca saat ini sangat panas, untuk personel KBD supaya lebih banyak minum air putih supaya terhindar dari dehidrasi," jelasnya.

Lebih lanjut ia berpesan agar seluruh personel menjaga kondisi kesehatan, keselamatan dalam bekerja, serta tetap menjaga kekompakan.

"Selama KBD ini supaya semua personel untuk menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan dalam bekerja, tetap jaga kekompakan serta utamakan kebersamaan dengan warga masyarakat agar terwujud kemanunggalan TNI dan Rakyat," pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pengerjaan sasaran KBD Tahap III di Kelurahan Gandekan diharapkan selesai tepat waktu dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Penulis : Arda 72

ALIANSI MERIAM DESAK DITRESKRIMSUS POLDA RIAU SEGERA GELAR KONFERENSI PERS HASIL PEMERIKSAAN TIM AHLI



FOKUSDIALOG. COM
ROKAN HULU — Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat (MERIAM) mendorong Ditreskrimsus Polda Riau segera menyampaikan kepada publik perkembangan dan hasil pemeriksaan lapangan yang telah dilakukan bersama tim ahli terkait dugaan pelanggaran kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dikaitkan dengan PT Andika Permata Sawit Lestari.

Koordinator Aliansi MERIAM, Aminuddin Harahap, S.I.Kom, mengatakan bahwa turunnya Ditreskrimsus Polda Riau bersama tim ahli ke lapangan merupakan bagian penting dalam proses pendalaman perkara. Karena itu, menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan kejelasan mengenai apa yang telah ditemukan dan bagaimana tindak lanjut penegakan hukumnya.

Menurut MERIAM, keterbukaan informasi tetap harus ditempatkan dalam koridor hukum. Polda Riau tidak perlu membuka materi penyelidikan yang memang dapat mengganggu proses penegakan hukum. Namun, informasi yang secara hukum dapat disampaikan kepada masyarakat dinilai penting untuk dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

“Kami meminta Ditreskrimsus Polda Riau menggelar konferensi pers. Jelaskan apa yang memang bisa dijelaskan kepada publik: objek apa yang diperiksa, hasil yang dapat disampaikan, serta bagaimana tindak lanjutnya,” tegasnya.

MERIAM juga meminta tim ahli bekerja secara netral, objektif dan profesional, dengan menjadikan kondisi faktual di lapangan serta ketentuan hukum sebagai dasar pemeriksaan.

Di tengah beredarnya berbagai foto dan video yang disebut memperlihatkan aktivitas perkebunan di area yang dipersoalkan, MERIAM menilai seluruh materi tersebut perlu ditempatkan sebagai bahan yang harus diverifikasi dan diuji oleh aparat penegak hukum, bukan langsung dijadikan kesimpulan mengenai adanya tindak pidana.

Jika dari hasil pemeriksaan dan alat bukti ditemukan adanya dugaan tindak pidana yang memenuhi unsur hukum, MERIAM mendorong proses tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan dan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai alat bukti serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebaliknya, apabila masih diperlukan pendalaman, Polda Riau diharapkan menjelaskan perkembangan tersebut secara proporsional kepada masyarakat.

“Kami tidak meminta hukum berjalan karena tekanan. Kami meminta hukum berjalan berdasarkan fakta, kajian ahli dan alat bukti. Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya tanpa kejelasan,” kata Aminuddin.
MERIAM menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut secara kritis dan meminta proses penegakan hukum berjalan profesional serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

PUBLIK MENUNGGU HASIL. PUBLIK MENUNGGU KEJELASAN.

SEGERA GELAR KONFERENSI PERS!

Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat (MERIAM)
Koordinator: Aminuddin Harahap, S.I.Kom

 EDITOR : Wagiran

Rabu, 16 September 2026

Pelopori Gotong Royong, Koramil 04/Jebres Bersama Warga Kebut KBD Tahap III di Gandekan


Uploaded Image

Surakarta - Anggota Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta bersama warga masyarakat dan instansi terkait menggelar apel pagi dalam rangka Karya Bakti Daerah (KBD) Tahap III Tahun 2026 di Ds. Karangasem RT 02 RW 02, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Rabu (16/09/2026)

KBD merupakan program sinergi TNI dengan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun non-fisik. Pengerjaannya dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.

Sebelum memulai kegiatan, apel pengecekan dan pembagian sektor dipimpin oleh Bati Bakti TNI Koramil 04/Jebres Pelda Samsuri. Hal ini dilakukan agar pengerjaan berjalan tertib, efektif, dan tepat sasaran sesuai waktu yang telah ditentukan.

Dalam pengarahannya, Pelda Samsuri memberikan motivasi kepada seluruh personel KBD dan warga untuk bekerja dengan semangat, tidak melupakan faktor kesehatan dan keselamatan kerja.

"Melalui kegiatan ini diharapkan terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang solid. Mari kita kerjakan bersama-sama dengan ikhlas dan penuh semangat," ujarnya.

Dengan adanya KBD Tahap III di Kelurahan Gandekan ini, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat segera selesai dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Kegiatan apel dilanjutkan dengan pengerjaan sasaran berjalan aman, lancar, dan penuh kekompakan.

Penulis : Arda 72

Gerak Cepat Padamkan Api, TNI dan Unsur Gabungan Tuntaskan Karhutla di Gunung Mah Gemplah


Uploaded Image

Wonogiri – Aksi cepat penanggulangan kembali dilakukan. TNI bersama unsur gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Gunung Mah Gemplah, Lingkungan Pendem, Kelurahan Selopuro, Kecamatan Batuwarno, Rabu (16/9/2026)

Personel dari Koramil 06/Batuwarno Kodim 0728/Wonogiri bersama Polsek, BPBD, SAR, dan Relawan bergerak secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Tim tidak hanya fokus memadamkan titik api, namun juga melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Pasiops Kapten Inf Suraji menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat.

“Penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan. Koordinasi antarinstansi diperlukan agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Selain pemadaman, personel gabungan juga memantau kawasan-kawasan rawan karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api kepada aparat atau instansi terkait.

TNI dan unsur gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya penanggulangan karhutla guna melindungi masyarakat, lingkungan, dan wilayah terdampak.

Dengan koordinasi dan kepedulian seluruh pihak, diharapkan penanganan karhutla dapat berlangsung cepat, terpadu, dan efektif.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Selasa, 15 September 2026

Masyarakat Gunung Jati dan Kerinduan Akan Tradisi Leluhur: Menelisik Kembali Acara Budaya


Fokus Dialog || Kab Cirebon -
Masyarakat di Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, sangat merindukan kembalinya tradisi budaya seperti Festival Sedekah Bumi, arak-arakan, dan nadran. Tradisi ini dipandang sebagai bagian krusial dari warisan leluhur yang perlu terus dilestarikan.

Setiap aspek dari tradisi ini memiliki kaitan yang erat dengan area makam Sunan Gunung Jati, yang dikenal sebagai pusat penting bagi aktivitas budaya dan religi bagi masyarakat setempat.

Menurut Nasirudin, Juru Kunci atau Jeneng Makam Sunan Gunung Jati, beberapa tokoh masyarakat telah mengusulkan agar acara ider-ideran kembali diadakan.

"Intinya berdasarkan masukan-masukan dari tokoh-tokoh masyarakat yang menginginkan adanya acara ider-ideran itu diadakan kembali," kata Nasir, usai kegiatan rapat tersebut, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan tradisi tersebut tetap harus memperhatikan kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Karena itu, pihaknya berencana melakukan penyesuaian terhadap rute arak-arakan.

"Rutenya mungkin yang tadinya sampai batasan Taman Krucuk, saya akan rubah sampai batasan di Klayan atau di Pertamina saja," ujarnya.

Perubahan rute tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan yang ditimbulkan selama kegiatan berlangsung.

Selain rute, waktu pelaksanaan juga akan disesuaikan. Jika sebelumnya keberangkatan acara direncanakan pada Sabtu, Nasir menyebut pihaknya akan mengusulkan pelaksanaan pada Minggu pagi.

"Dan harinya pun tadinya hari Sabtu keberangkatan acara, saya akan rubah menjadi hari Minggu pagi," katanya.

Nasir berharap rencana menghidupkan kembali tradisi tersebut mendapat dukungan dari masyarakat Desa Astana dan wilayah sekitarnya.

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama agar nilai-nilai yang diwariskan leluhur tetap terjaga.

Pemdes Cantigi Kulon Mantapkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang RKP Desa 2027


INDRAMAYU, FOKUSDIALOG.COM
- Pemerintah Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) RKP Desa Tahun 2027 di Aula Kantor Desa, Selasa (15/9/2026). Musrenbang yang dihadiri 10 RT dan 5 RW ini berlangsung antusias dan penuh aspirasi.


Kuwu Cantigi Kulon, Chaero Tunnisa, S.Pd.i menegaskan Musrenbang menjadi wadah utama menampung suara masyarakat dari setiap blok.


"Diadakan musrenbang desa ini adalah menampung aspirasi masyarakat Desa Cantigi Kulon untuk memberikan aspirasinya atau warga di masing-masing bloknya apapun kondisinya terkait dengan wilayahnya setempat. Mungkin kita selaku Kuwu akan memprioritas untuk bangunan yang sudah dimusyawarahkan di balai desa Cantigi Kulon untuk memprioritaskan dengan fisik yang kondisinya semakin buruk," ujar Chaero.


"Insyaallah nanti diperbaiki untuk tahun 2027, nanti kita usahakan dan kita prioritaskan untuk diperbaiki semaksimal mungkin," tambahnya.


Apresiasi datang dari Kecamatan Cantigi. Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Rahmat Hidayat SE menjelaskan, Musrenbang RKP Desa 2027 merupakan realisasi dari RPJM Desa.


"Musrenbang di Desa Cantigi Kulon tahun 2027 untuk RKP Desa ini sebenarnya realisasi dari RPJM Desa. Jadi sebenarnya hanya untuk mengambil poin-poin dari usulan-usulan aspirasi dari masyarakat dan juga sesuai dengan petunjuk dari pemerintah mengenai pokok-pokok yang harus dikerjakan atau dilaksanakan di desa," jelasnya.


"Jadi intinya sekarang itu hanya membahas dari seluruh usulan-usulan yang diprioritaskan untuk tahun ini, ataupun tahun ke depan itu apa saja. Jadi tidak mungkin dari usulan yang sekian banyak, ada ratusan itu bisa terlaksana. Tapi diambil poin-poin utamanya dulu," imbuhnya.


Rahmat juga memuji kekompakan warga Cantigi Kulon yang dinilainya paling antusias se-Kecamatan Cantigi.


"Sebenarnya untuk Desa Cantigi Kulon ini antusias masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya sangat bagus. Itu dapat dilihat jika ada acara-acara perkumpulan, musyawarah desa ataupun apapun yang diadakan oleh Desa Cantigi Kulon itu masyarakat cukup antusias dan selalu memberikan respon yang positif dalam hal untuk pembangunan desanya", ucapnya.


Makanya, lanjut Rahmat, dari pihak kecamatan selalu mendukung program-program yang ada di Desa Cantigi Kulon, karena memang benar setiap tahun berjalan lancar dan kondusif. 

"Tahun kemarin juga jadi desa yang terpilih sebagai desa terbaik, bahkan hingga ke provinsi pun dapat juara serta mendapatkan hadiah pada waktu itu berupa uang dan piagam. Tapi dari nilai uang ada katanya cuman belum terrealisasi. Dan Desa Cantigi Kulon ini mendapat peringkat terbaik se-Kabupaten dan mendapat apresiasi dari Bupati Indramayu," ungkapnya.


"Yang pasti Desa Cantigi Kulon berhasil meraih desa terbaik se-Jawa Barat, karena sudah masuk ke provinsi sebagai desa terbaik. Saya merasa bersyukur dengan terpilihnya Desa Cantigi Kulon ini menjadi desa terbaik. Saya menginginkan semua desa yang ada di Kecamatan Cantigi terutama harus seperti Desa Cantigi Kulon pada umumnya untuk seluruh desa yang ada di Indramayu," pungkasnya.



Tulis Desa Cantigi Kulon, Chafifur Ruhon Al Islami, ST menjelaskan, Musrenbang bukan sekadar rutinitas, melainkan penentuan masa depan desa.


"Tujuan utama Musrenbang ini yakni menyepakati prioritas pembangunan Desa Tahun 2027, menjaring dan memadukan aspirasi masyarakat dengan arah RPJM Desa, menentukan kegiatan yang menjadi kewenangan desa dan usulan ke tingkat kecamatan/kabupaten, serta menyusun dasar yang kuat untuk RKP Desa 2027 dan APB Desa 2027," jelas Chafifur.


Menurutnya, pembahasan dimulai dari gambaran umum kondisi desa secara komprehensif. Mulai dari data kependudukan dan kelompok masyarakat sasaran, potret kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan ketahanan pangan, hingga kondisi infrastruktur dasar, lingkungan, serta potensi risiko bencana.


Tak luput dibahas potensi ekonomi lokal yang menjadi tulang punggung desa, seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan usaha masyarakat. Termasuk perhatian khusus bagi kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga yang membutuhkan perhatian.


Fokus pada Ekonomi Kerakyatan dan Pelayanan Dasar

Untuk RKP Desa 2027, Pemdes Cantigi Kulon telah menetapkan lima arah prioritas utama:

1. Penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan pendapatan masyarakat.

2. Ketahanan pangan serta pengembangan potensi pertanian dan perikanan.

3. Peningkatan kualitas pelayanan dasar, kesehatan, pendidikan, dan sosial.

4. Pembangunan infrastruktur dasar yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

5. Pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, perempuan, dan kelompok rentan.


Setiap usulan kegiatan, lanjut Chafifur, dibahas secara matang melalui Matriks Usulan Kegiatan berdasarkan kebutuhan, manfaat, kewenangan, dan kemampuan pendanaan. Meliputi nama kegiatan, lokasi, sasaran penerima manfaat, volume/output, perkiraan anggaran, sumber pembiayaan baik Dana Desa, ADD, maupun bantuan Kabupaten/Provinsi dan sumber sah lainnya, serta indikator keberhasilan dan tingkat prioritas.


Sebelum menetapkan prioritas baru, forum juga melakukan evaluasi pembangunan Tahun 2026. Mulai dari kegiatan yang telah selesai dan dirasakan manfaatnya, kegiatan yang masih berjalan atau belum terlaksana, kendala pelaksanaan dan serapan anggaran, hingga kegiatan lanjutan yang masih diperlukan pada 2027.


Pemilahan Usulan yang Transparan

Agar perencanaan lebih terarah, seluruh usulan dipilah menjadi empat kategori: Prioritas Desa, yakni yang dapat dibiayai dan dilaksanakan melalui kewenangan desa; Usulan Kecamatan/Kabupaten, yang membutuhkan dukungan pemerintah di atas desa; Kegiatan Lanjutan, program yang belum selesai atau perlu dilanjutkan; dan Usulan Ditunda, yang belum menjadi prioritas atau belum memenuhi kesiapan pelaksanaan.


"Musrenbang ini harus menghasilkan kesepakatan nyata. Hasil yang harus disepakati adalah daftar prioritas kegiatan RKP Desa 2027, daftar usulan yang akan dibawa ke Musrenbang Kecamatan, perkiraan sumber dan kebutuhan pendanaan, indikator atau output utama setiap kegiatan, serta kesepakatan tindak lanjut penyusunan RKP Desa 2027," tegasnya.


Adapun dokumen resmi yang dihasilkan dari Musrenbang ini meliputi daftar hadir peserta, notulen dan dokumentasi kegiatan, Berita Acara Musrenbang Desa, matriks prioritas kegiatan RKP Desa 2027, daftar usulan ke Kecamatan/Kabupaten, serta bahan penyempurnaan Rancangan RKP Desa 2027.


"Dengan Musrenbang ini, Pemdes Cantigi Kulon berharap pembangunan tahun 2027 lebih tepat sasaran, partisipatif, dan berkeadilan untuk seluruh warga", terang Chafifur.


Warga Berharap Infrastruktur Dipercepat


Harapan serupa disampaikan perangkat kewilayahan. Yunengsih, Ketua RW 05 mengatakan Musrenbang diharapkan melahirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga.


"Musrenbang Desa Cantigi ini diharapkan kedepannya lebih banyak lagi program untuk kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakatnya. Kita juga mengusulkan dalam musrenbang kali ini agar benar-benar mengedepankan apa yang dibutuhkan masyarakat. Seperti perbaikan jalan desa, lampu jalan, saluran pembuangan dapat terealisasi," harapnya.


Kurniati, Ketua RT 04 RW 02 berharap kekompakan terus terjaga. "Mengenai musrenbang di Cantigi Kulon ini semoga semakin bertambah sukses, lebih kompak lagi dalam tiap pembangunan. Harapannya sebagai RT ya pengen semakin maju desanya, pembangunan semakin bertambah serta kader-kadernya juga pengennya kompak dan siap bekerjasama," ujarnya.


Katun Susilawati, Ketua RT 08 RW 04 menambahkan, "Mengenai musrenbang ini sangat baik, harapannya pembangunan maupun perbaikan jalan desa atau jalan gang, pemasangan lampu jalan/PJU dan perbaikan selokan agar tidak mampet dapat dilaksanakan."


Makdum, Ketua RT 06 menilai Musrenbang tahun ini sangat bagus karena ada pembangunan baru. "Sebagai RT program kedepan agar lebih ditingkatkan demi kemajuan desa," katanya.


Samsi, ketua RT 05 juga mengapresiasi pembangunan yang telah berjalan. "Musrenbang Desa Cantigi Tahun 2027 sangat bagus. Terus pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya berjalan sukses sehingga desa jadi makin maju. Ya seperti jalan-jalan desa sudah bagus termasuk jalan gang. Kemudian hasil pertanian juga kian meningkat," tuturnya.


Dari unsur masyarakat, Casono menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan Musrenbang. Ia mengapresiasi kepemimpinan Kuwu yang telah membawa perubahan positif terhadap pembangunan dan penataan lingkungan yang baik. Intinya berbagai penerapan program yang telah dilaksanakan telah membawa perubahan kearah kemajuan desa. 


Reporter: Jaya 

Editor: Adi Mukti 

Tanamkan Cinta Lingkungan, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Jadi Narasumber OXYGENE 2026 FMIPA UNS


Uploaded Image

Surakarta – Sinergi TNI dengan dunia kampus kembali terjalin, Bati Komsos Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Pelda Rudi Hariyono dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan _Day 2 OXYGENE 2026_ yang diselenggarakan FMIPA Universitas Sebelas Maret, Minggu (13/09/2026) pukul 08.00 WIB s.d selesai.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertempat di Ruang C5.03 dan C5.02 Lantai 5 Gedung C FMIPA UNS, Jl. Ir. Sutami No. 36 A, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Ditegaskan Pelda Rudy OXYGENE 2026 merupakan kegiatan pengenalan dan kaderisasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Lingkungan FMIPA UNS yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa / Keluarga Mahasiswa FMIPA dengan mengusung tema _“Samsara Artha”_. 

Dalam pemaparannya, Pelda Rudi Hariyono menyampaikan materi terkait peran serta masyarakat dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan, pencegahan karhutla, serta pentingnya gotong royong dalam mengatasi permasalahan lingkungan di wilayah perkotaan.

Kehadiran TNI sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa baru tentang pentingnya kepedulian lingkungan dan sinergi antara akademisi, masyarakat, dan aparat dalam menjaga bumi tetap lestari.

Kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh antusiasme dari para mahasiswa baru Ilmu Lingkungan FMIPA UNS.

Penulis : Arda 72

Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar


Uploaded Image

Makassar – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., bersama Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin melaksanakan ziarah rombongan ke Makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/9/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kodam IV/Diponegoro sekaligus bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Pangeran Diponegoro.
 
Bagi Kodam IV/Diponegoro, ziarah ini memiliki makna yang lebih dari sekadar mengenang sejarah. Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang namanya diabadikan sebagai identitas Kodam, sehingga penghormatan kepada beliau menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan antara sejarah perjuangan dengan nilai-nilai yang menyertai pengabdian prajurit.

Pangeran Diponegoro lahir pada 11 November 1785 dan wafat di Makassar pada 8 Januari 1855. Pahlawan nasional tersebut dikenal karena memimpin perlawanan besar terhadap pemerintah kolonial Belanda dalam Perang Jawa yang berlangsung pada 1825–1830.

Uploaded Image

Perjuangannya meninggalkan keteladanan tentang keberanian, keteguhan dan kesetiaan pada perjuangan yang diyakini. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting untuk terus dikenang oleh setiap prajurit yang menyandang nama Diponegoro sebagai identitas kesatuannya.

Nama Pangeran Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Kodam IV/Diponegoro yang dibentuk pada 5 Oktober 1950, dengan wilayah tanggung jawab di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sejak itu, nama Diponegoro terus menyertai perjalanan Kodam dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Semangat tersebut juga tercermin dalam sesanti Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu”, yang bermakna lenyapnya segala bentuk kejahatan, hawa nafsu buruk, maupun rintangan, hingga terbuka jalan menuju kemenangan, kesejahteraan dan kedamaian.

Ziarah di tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas jasa perjuangannya sekaligus mengingat kembali keteladanan yang diwariskannya. Bagi prajurit Diponegoro, nama besar tersebut bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga kehormatan, keteguhan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.


Penulis : Pendam IV/Diponegoro 

Senin, 14 September 2026

Kompak Padamkan Api, TNI, BPBD, Damkar dan Warga Cegah Karhutla Meluas di Ngambarsari


Uploaded Image

Wonogiri – Aksi cepat dan kompak ditunjukkan. Anggota Koramil 23/Karangtengah Kodim 0728/Wonogiri bersama personel BPBD, Damkar, dan warga masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Senin (14/9/2026)

Mendapat laporan adanya titik api, tim gabungan bersama warga langsung bergerak ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, upaya pemadaman dilakukan bersama-sama untuk mencegah api semakin meluas. Berkat sinergi dan kecepatan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Danramil 23/Karangtengah Letda Inf Riyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI, BPBD, Damkar dan masyarakat dalam penanganan karhutla serta menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami bersama BPBD, pemadam kebakaran dan masyarakat langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sinergi dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Usai pemadaman, petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : Arda 72