Fokus Dialog

Berita Terkini

Kehadiran Satgas TMMD Dongkrak Aktivitas Ekonomi Warga Cupunagara

Fokus Dialog (Subang) - Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, turut membawa dampak bagi a...

Postingan Populer

Rabu, 14 Oktober 2026

Kehadiran Satgas TMMD Dongkrak Aktivitas Ekonomi Warga Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) -
Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, turut membawa dampak bagi aktivitas ekonomi warga. Jajang, pedagang bakso yang juga menjabat sebagai Ketua RW 03 Desa Cupunagara, mengaku dagangannya lebih cepat habis seiring ramainya aktivitas di lingkungan tempatnya berjualan, Rabu (14/10/2026).

Bagi Jajang, meningkatnya keramaian di sekitar tempatnya berdagang menjadi peluang tersendiri bagi usaha kecil yang dijalaninya. Kehadiran anggota Satgas TMMD yang beraktivitas dan berbaur dengan masyarakat turut menambah dinamika kehidupan warga selama program berlangsung.

“Alhamdulillah, sejak ada anggota Satgas TMMD di sini, kampung jadi lebih ramai. Jualan bakso juga lebih cepat habis. Kami sebagai pedagang tentu merasa senang, mudah-mudahan kegiatan seperti ini membawa manfaat bagi warga,” ujar Jajang.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, termasuk melalui interaksi sosial yang turut mendukung aktivitas perekonomian warga.

“TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan TNI dengan masyarakat. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat positif bagi warga, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah sasaran,” ujarnya.

Kehadiran Satgas TMMD menjadi salah satu bagian dari aktivitas masyarakat yang berlangsung selama program pembangunan desa. Interaksi antara prajurit dan warga juga membuka ruang kebersamaan yang memperkuat hubungan sosial di lingkungan setempat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang berupaya mendukung pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di Desa Cupunagara.

TMMD ke-130 Buka Akses Jalan, Petani Berharap Aktivitas Makin Lancar


Fokus Dialog (Subang) -
Rabu (14/10/2026). Bagi Ibu Anik, warga Kampung Babakan Loa RT 01 RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mengolah kebun sayuran merupakan bagian dari kesehariannya. Akses menuju lahan pertanian menjadi hal penting untuk menunjang aktivitas tersebut.

Jalan yang memadai diharapkan dapat memudahkan petani menuju lahan sekaligus membawa hasil panen. Karena itu, pembukaan jalan baru menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara.

Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter tersebut ditujukan untuk membuka akses dan mendukung mobilitas masyarakat.

“Pembukaan jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik,” ujarnya.

Bagi Ibu Anik, akses yang lebih mudah diharapkan dapat membantu aktivitasnya menuju kebun sayuran.

“Kalau akses jalannya lebih mudah, tentu kami berharap perjalanan ke kebun dan membawa hasil sayuran bisa lebih lancar,” ungkapnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, mengatakan bahwa akses jalan yang memadai penting bagi warga, termasuk petani, karena menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 diharapkan dapat mendukung aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Desa Cupunagara.

Rumah Bocor Saat Hujan, Emak Ruhimah dan Abah Casmita Menanti Hunian Lebih Layak


Fokus Dialog (Subang) - 
Atap yang bocor saat hujan dan dinding anyaman bambu yang rusak menjadi kondisi rumah yang ditempati Emak Ruhimah, 66 tahun, bersama suaminya, Abah Casmita, di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Emak Ruhimah, yang lahir pada 1 Juli 1960, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Bersama Abah Rusman, ia menjalani kehidupan di rumah sederhana yang kondisinya membutuhkan perbaikan, terutama pada bagian atap dan dinding yang mengalami kerusakan.

Rumah Emak Ruhimah menjadi salah satu sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

Bagi keluarga Emak Ruhimah dan Abah Rusman, perbaikan rumah diharapkan dapat mengurangi persoalan yang selama ini muncul akibat kondisi bangunan. Rumah yang lebih layak akan mendukung keamanan dan kenyamanan mereka dalam menjalani keseharian.

“Kalau hujan, air masuk karena atapnya bocor. Kami berharap setelah rumah ini diperbaiki, bisa tinggal dengan lebih nyaman, emak pernah ketimpah kayu atap yang lapuk” ujar Emak Ruhimah.

Babinsa Cupunagara Koramil 0505/Tanjungsiang, Sertu Koko, dapat memberikan keterangan mengenai kondisi awal rumah, proses pendataan penerima manfaat, dan pendampingan dalam pelaksanaan program Rutilahu di wilayah tersebut.

“Program Rutilahu ini merupakan bagian dari upaya TMMD membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Kami mendampingi pelaksanaannya agar manfaat program dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ungkap Sertu Koko.

Melalui rehabilitasi rumah Emak Ruhimah dan Abah Casmita, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang diharapkan dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga penerima manfaat. Upaya ini menjadi bagian dari pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kebutuhan dasar masyarakat.

TMMD Sengkuyung Tahap IV di Wilayah Kodim 0735/Surakarta Resmi Dibuka, Sasaran Dipusatkan di Kelurahan Penumping

Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., secara resmi membuka kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026. 

Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (13/10/2026).

Didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., pembukaan TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, ditandai dengan pemukulan kentongan serta peletakan batu pertama proyek drainase.

Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Respati menegaskan bahwa TMMD Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat. Semangat gotong royong (sengkuyung) menjadi modal utama dalam mengatasi berbagai tantangan infrastruktur dan sosial di Kota Solo.

"Mengingat kita mulai memasuki musim penghujan, perbaikan saluran drainase ini sangat penting dan strategis untuk memperlancar aliran air serta mencegah genangan, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi warga," ujar Respati.

Program TMMD kali ini dipusatkan di Kelurahan Penumping selama 30 hari kalender, terhitung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, setelah diawali tahapan Pra-TMMD sejak 28 September lalu.

Pekerjaan fisik difokuskan pada pembangunan drainase U-Ditch sepanjang total 647 meter yang terbagi di dua lokasi strategis, yakni di Jalan Sutowijoyo dan Jalan Kebangkitan Nasional.

Mengingat lokasi pengerjaan berada di jalur padat aktivitas dan berdekatan dengan jaringan utilitas publik, Wali Kota menginstruksikan seluruh pihak terkai termasuk Kodim, Polresta, OPD teknis (DPUPR, Dishub, DLH, Disperumkimtan), hingga PDAM, untuk memperkuat koordinasi terkait rekayasa lalu lintas dan pengamanan perpipaan.

Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga melaksanakan berbagai program non-fisik, seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Pencegahan Stunting, Kamtibmas, Bahaya Narkoba, Mitigasi Bencana, hingga pembagian sembako bagi masyarakat sekitar.

Upacara pembukaan ini diikuti sekitar 250 peserta dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Surakarta, jajaran TNI-Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Selasa, 13 Oktober 2026

Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Program "Polisi Sahabat Pelajar" di SMPN 1 Kadugede, Sosialisasi Tertib Lalu Lintas hingga Anti-Bullying


KUNINGAN, Fokus Dialog@vom.-- Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui program Polisi Sahabat Pelajar. Kegiatan ini diwujudkan dalam upacara bendera hari Senin yang berlangsung khidmat di lapangan SMP Negeri 1 Kadugede pada Senin (12/10/2026).

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kuningan, IPDA Alfan Rizki Riswandi, S.H., CPHR., menyampaikan amanat mendalam di hadapan Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, tenaga kependidikan, serta ratusan siswa-siswi SMPN 1 Kadugede.

Dalam amanatnya, IPDA Alfan menekankan empat fokus utama yang kerap menjadi ancaman masa depan para remaja, yakni bahaya balap liar, keterlibatan geng motor, aksi _bullying_ (perundungan), hingga penyalahgunaan narkoba.

*Tegaskan Bahaya Balap Liar dan Pentingnya Kesadaran Hukum*

Terkait maraknya fenomena balap liar, IPDA Alfan mengimbau para siswa agar tidak menjadikannya sebagai sarana unjuk gigi atau pemenuhan gengsi semata. Ia mengingatkan bahwa jalan raya adalah fasilitas publik yang menuntut tanggung jawab dan ketertiban bersama.
"Jalan raya bukanlah arena balapan. Di sana ada pengendara lain, pejalan kaki, dan masyarakat yang memiliki hak untuk merasa aman. Mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi tanpa SIM dan perlengkapan keselamatan bukan prestasi, melainkan tindakan membahayakan diri dan orang lain," tegas IPDA Alfan dalam amanatnya.

Ia menyarankan bagi siswa yang berminat di bidang otomotif untuk menyalurkan bakatnya melalui jalur dan wadah resmi, bukan dengan aksi ugal-ugalan yang mempertaruhkan nyawa.

*Sikapi Geng Motor dan Ajakan Perundungan _(Bullying)_*

Menyinggung persoalan geng motor dan kenakalan remaja, IPDA Alfan mengajak peserta didik untuk bijak dan selektif dalam memilih pergaulan. Menurutnya, memilih lingkungan yang positif jauh lebih penting daripada mencari pengakuan lewat aksi yang melanggar hukum.

"Membuat orang lain takut bukanlah tanda keberanian, melainkan menunjukkan bahwa kita belum mampu menghargai sesama. Lebih baik memiliki sedikit teman yang membawa kita menuju kesuksesan daripada banyak teman yang menjerumuskan kita ke dalam masalah," lanjutnya.

Sementara itu, terkait perundungan _(bullying),_ ia menggarisbawahi bahwa perbedaan fisik maupun akademis tidak boleh menjadi alasan untuk saling merendahkan atau menyakiti. Pihaknya meminta sekolah menjadi tempat aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk menuntut ilmu.

*Dorong Sinergitas Sekolah dan Kepolisian*

Mengakhiri amanatnya, IPDA Alfan menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar penegak hukum, melainkan mitra pencegahan dan pembimbing generasi muda. Ia mengajak jajaran pendidik dan orang tua untuk terus membangun komunikasi aktif guna mencetak generasi Kabupaten Kuningan yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi.

Kegiatan upacara bendera ditutup dengan sesi penyuluhan interaktif, foto bersama, serta komitmen seluruh pihak di SMPN 1 Kadugede untuk menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, aman, dan ramah anak.
(Wak Diding)

Pasiter Kodim 0605/Subang Tekankan Kesiapan Personel Satgas TMMD ke-130


Fokus Dialog (Subang) -
Kesiapan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang. Hal tersebut tercermin dalam apel pagi yang dilaksanakan personel Satgas TMMD di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (14/10/2026).


Apel pagi dipimpin Pasiter Kodim 0605/Subang, Kapten Inf Ganjar Andriana Belo, sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel dan koordinasi sebelum melaksanakan pekerjaan di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, personel menerima arahan terkait pembagian tugas dan pelaksanaan sasaran TMMD sesuai rencana.

Kapten Inf Ganjar Andriana Belo menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan koordinasi dalam menjalankan setiap tugas. Menurutnya, kesiapan personel diperlukan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan tertib dan mendukung pencapaian target program.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan disiplin dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh sasaran TMMD dapat dikerjakan secara optimal sesuai rencana,” ujarnya.

Selain memastikan kesiapan personel, apel pagi menjadi sarana untuk menyamakan langkah dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan pembagian tugas yang jelas, setiap unsur diharapkan dapat bekerja secara terarah serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Melalui pengendalian dan koordinasi yang berkelanjutan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berupaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai sasaran, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Mulai Rehab Rumah Emak Ruhimah


Fokus Dialog (Subang) -
Pengerjaan sasaran fisik Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0605/Subang mulai dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan diawali dengan pembongkaran bagian atap dan bangunan rumah milik Emak Ruhimah di Kampung Cinaga RT 03 RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.


Proses pembongkaran dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat sebagai tahap awal rehabilitasi rumah yang kondisinya memerlukan perbaikan. Berdasarkan dokumentasi lapangan, pekerjaan mencakup pembongkaran bagian atap dan sejumlah bagian bangunan sebelum memasuki tahapan perbaikan berikutnya.

Rumah tersebut ditempati Emak Ruhimah bersama suaminya, Abah Casmita. Kondisi awal bangunan memperlihatkan dinding anyaman bambu yang rusak dan atap yang bocor ketika hujan, sehingga rehabilitasi diperlukan untuk mendukung terciptanya hunian yang lebih layak.

“Alhamdulillah, kami merasa bersyukur rumah ini mulai diperbaiki. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan nantinya kami bisa menempati rumah yang lebih layak dan nyaman,” ujar Emak Ruhimah.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa pengerjaan Rutilahu merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui program TMMD.


“Pengerjaan Rutilahu ini kami awali dengan pembongkaran bagian rumah yang perlu diperbaiki. Kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar melalui kerja sama personel Satgas dan masyarakat, sehingga nantinya rumah ini dapat menjadi hunian yang lebih layak bagi penerima manfaat.”


Keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan juga menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dibangun melalui TMMD. Kerja bersama tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rehabilitasi sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan warga dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui sasaran Rutilahu ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang berupaya membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat.


Bupati Subang Borong Keripik UMKM, Momentum TMMD ke-130 Dorong Usaha Lokal


 Fokus Dialog (Subang)-
Momen menarik terjadi saat pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026). Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., memborong dagangan keripik milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.

Saat melihat produk keripik yang dijajakan, Bupati menunjukkan ketertarikannya terhadap produk tersebut. “Wah, enak juga. Ini semuanya berapa? Saya borong,” ucap Reynaldy.

Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan kegiatan TMMD untuk memperkenalkan produknya. Dukungan melalui pembelian langsung juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, selain pembangunan infrastruktur.

“Melalui TMMD, kami berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat pembangunan fisik, tetapi juga mendapatkan peluang untuk mengembangkan usaha dan memperkenalkan produk lokal. Dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Deny.

Kehadiran UMKM dalam rangkaian pembukaan TMMD ke-130 menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Produk lokal memiliki peluang untuk semakin dikenal ketika mendapat ruang promosi dan dukungan dari berbagai pihak.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mendorong pembangunan desa secara menyeluruh, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Gelar Sunatan Massal bagi Anak di Cupunagara



Fokus Dialog (Subang) -
Sebanyak 10 anak mengikuti kegiatan sunatan massal yang digelar Kodim 0605/Subang dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan sosial TMMD untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan bagi anak-anak. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis dan unsur terkait dengan memperhatikan prosedur kesehatan selama tindakan berlangsung.

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan keluarga terbantu dalam memenuhi kebutuhan tersebut. TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Letkol Czi Deny Widi Anggoro.

Salah satu orang tua peserta, Bapak Anwar (38), menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sunatan massal memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mendapatkan layanan kesehatan bagi anak sekaligus meringankan kebutuhan yang harus dipersiapkan.

“Alhamdulillah, kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga anak-anak yang mengikuti sunatan massal dapat menjalani prosesnya dengan baik dan segera pulih,” ujar Anwar.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh layanan yang dibutuhkan melalui kerja sama berbagai pihak.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kerja sama yang diberikan kepada masyarakat Cupunagara. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak serta keluarga mereka,” ujar Wahidin.

Sunatan massal menjadi salah satu kegiatan sosial dalam rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kolaborasi TNI, pemerintah desa, tenaga medis, dan unsur terkait, kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Hadirkan Layanan Publik bagi Warga Cupunagara


 Fokus Dialog  (Subang) -
Masyarakat Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, mendapatkan akses berbagai layanan sosial dan pelayanan publik dalam rangka pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0605/Subang, Selasa (13/10/2026).

Layanan yang dihadirkan meliputi pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, pelayanan keluarga berencana (KB), edukasi pencegahan stunting, pelayanan administrasi kependudukan berupa pengurusan akta kelahiran, serta kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., mengatakan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia. Sinergi lintas sektor menjadi penting agar kebutuhan warga, mulai dari kesehatan hingga administrasi kependudukan, dapat memperoleh perhatian dan pelayanan yang baik,” ujar Deny.

Kepala Desa Cupunagara Wahidin Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pelayanan yang dibutuhkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat membantu warga memperoleh layanan secara lebih mudah, terutama dalam bidang kesehatan dan administrasi kependudukan.


“Dengan adanya pelayanan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya sebaik mungkin. Kami juga berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah desa terus terjalin untuk mendukung kebutuhan masyarakat Cupunagara,” ujar Wahidin.

Selain pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut turut menghadirkan layanan KB dan edukasi pencegahan stunting sebagai bagian dari perhatian terhadap kesehatan keluarga. Kehadiran UMKM juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Pelayanan sosial dan publik ini melengkapi rangkaian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di Desa Cupunagara