Fokus Dialog

Berita Terkini

Satgas TMMD dan Warga Ikuti Doa Bersama Milangkala Desa Cupunagara ke-68

Fokus Dialog (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama perangkat desa dan masyarakat mengikuti doa bersama dalam ran...

Postingan Populer

Selasa, 27 Oktober 2026

Satgas TMMD dan Warga Ikuti Doa Bersama Milangkala Desa Cupunagara ke-68


Fokus Dialog (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama perangkat desa dan masyarakat mengikuti doa bersama dalam rangka Milangkala Desa Cupunagara ke-68. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Cupunagara, Dusun 2, RW 04, RT 02, sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan desa. Selasa (27/10/2026)

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat. Di tengah pelaksanaan program TMMD, kebersamaan dalam kegiatan kemasyarakatan turut memperkuat hubungan antara TNI dan warga Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa partisipasi anggota Satgas dalam kegiatan desa merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, kami berharap kebersamaan antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Semoga Desa Cupunagara semakin maju, masyarakatnya sejahtera, serta seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan Milangkala ke-68 menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bersyukur sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun desa.

“Melalui doa bersama ini, kami berharap Desa Cupunagara senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan. Kami juga berharap kebersamaan seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi pembangunan desa yang lebih baik,” ungkapnya.

Kehadiran Satgas TMMD dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan terhadap kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Desa Cupunagara. Momentum Milangkala ke-68 diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan sinergi dalam mewujudkan desa yang maju serta masyarakat yang harmonis.

Satgas TMMD Bangun Enam Gorong-Gorong dan Dua Jembatan di Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mengerjakan enam gorong-gorong dan dua jembatan untuk mendukung pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Jalan tersebut melintasi kawasan pesawahan dan perkebunan warga. Rabu (28/10/2026)

Pembangunan gorong-gorong dan jembatan menjadi bagian penting untuk menunjang fungsi jalan, terutama dalam mengatur aliran air dan mendukung mobilitas masyarakat. Seluruh pekerjaan masih berlangsung sesuai tahapan pembangunan.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung tersebut dilakukan untuk menunjang akses jalan bagi masyarakat.

“Enam gorong-gorong dan dua jembatan ini merupakan bagian dari sasaran pembukaan jalan. Kami terus mengerjakan seluruh sasaran agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap pembangunan jalan beserta infrastruktur pendukungnya dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya petani yang mengakses lahan pertanian dan perkebunan.

“Kami berharap jalan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan membantu warga menjangkau lahan pertanian maupun perkebunan dengan lebih mudah,” ungkapnya.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus melanjutkan pengerjaan jalan, gorong-gorong, dan jembatan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Tim Kesehatan Satgas TMMD Pantau Kondisi Anak Peserta Khitanan Massal


Fokus Dialog (Subang) - Tim kesehatan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memantau kondisi Muhamad Alpan, anak dari Ibu Heni, yang mengikuti khitanan massal saat pembukaan TMMD. Pemeriksaan dilakukan di Kampung Cinaga, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Rabu (28/10/2026)

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi anak setelah menjalani khitan. Anggota tim kesehatan, PNS Mukmin, memeriksa kondisi hasil khitan dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.

PNS Mukmin mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi khitan Muhamad Alpan dalam keadaan baik. Pemantauan tersebut merupakan bagian dari perhatian Satgas terhadap kesehatan warga yang mengikuti pelayanan kesehatan dalam rangkaian TMMD.

“Kondisi hasil khitan Muhamad Alpan saat diperiksa terlihat baik. Kami terus memantau kondisinya agar proses pemulihan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ibu Heni menyambut baik perhatian tim kesehatan Satgas TMMD yang kembali memeriksa kondisi anaknya setelah mengikuti khitanan massal. Pemantauan tersebut memberikan ketenangan bagi keluarga dalam mendampingi proses pemulihan anak.

Melalui pemantauan pascakhitan ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memastikan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kondisi penerima manfaat setelah tindakan dilakukan.

Satgas TMMD Rampungkan Pemasangan Keramik Pos Kamling di Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang telah menyelesaikan pemasangan keramik dalam perehaban pos kamling di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Rabu (28/10/2026)

Pemasangan keramik menjadi salah satu tahapan untuk meningkatkan kenyamanan dan kelayakan pos kamling sebagai sarana pendukung keamanan lingkungan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap bersama rangkaian perehaban lainnya.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan penyelesaian pemasangan keramik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kondisi fasilitas keamanan lingkungan agar lebih layak digunakan warga.

“Pemasangan keramik telah selesai. Kami terus melanjutkan tahapan perehaban agar pos kamling ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Perehaban pos kamling diharapkan mendukung aktivitas warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Keberadaan fasilitas yang lebih layak juga diharapkan mendorong semangat kebersamaan masyarakat dalam melaksanakan ronda.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mengerjakan sasaran fisik sesuai tahapan untuk mendukung peningkatan fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) - Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melanjutkan perehaban rumah tidak layak huni (RTLH) milik Emak  Ruhimah dan Bapak Casmita di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Pengerjaan saat ini meliputi pembuatan jendela dan plester lantai. Rabu (28/10/2026)

Anggota Satgas mengerjakan setiap bagian rumah secara bertahap untuk meningkatkan kelayakan hunian. Pembuatan jendela dan pengerjaan lantai menjadi bagian dari proses penyempurnaan rumah agar lebih nyaman ditempati.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan perehaban dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan rumah penerima manfaat.

“Pengerjaan terus kami lanjutkan, termasuk pembuatan jendela dan plester lantai. Kami berharap rumah ini nantinya lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” ujarnya.

Bagi Emak Ruhimah, perehaban rumah tersebut menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik. Ia pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.

“Alhamdulillah, Emak bersyukur rumah ini diperbaiki. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu. Semoga rumah ini nantinya lebih nyaman untuk ditempati keluarga,” ungkapnya.

Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0605/Subang terus mengerjakan sasaran perehaban RTLH sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat di Desa Cupunagara.

Menguatkan Literasi Media: FJJ Gelar Journalist Discussion Group di Cirebon


Fokus Dialog ​(Cirebon) -
Forum Jurnalis Jabar (FJJ) kembali menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers dengan menggelar Journalist Discussion Group di salah satu lokasi di Cirebon, Selasa (26/10).

Berdasarkan pantauan di lokasi, diskusi yang mengusung semangat kolaborasi dan peningkatan literasi media ini dihadiri sejumlah narasumber serta puluhan peserta dari kalangan jurnalis dan pegiat media.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai isu strategis seputar perkembangan dunia jurnalistik di era digital.

​Dalam forum tersebut, para narasumber memaparkan pentingnya menjaga integritas, kode etik jurnalistik, serta adaptasi terhadap teknologi informasi agar produk-produk pers yang dihasilkan tetap kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat luas. 


Kehadiran logo Bank BJB dan Forum Jurnalis Jabar pada latar belakang (backdrop) acara menegaskan adanya kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan pilar keempat demokrasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah Jawa Barat.

​Melalui kegiatan Journalist Discussion Group ini, diharapkan para jurnalis di Cirebon dan sekitarnya semakin termotivasi untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, objektif, serta mampu mendorong transparansi dan kemajuan informasi publik di daerah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan serta membahas isu-isu penting seputar profesi jurnalis di era modern.

​Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini turut dihadiri oleh Sutono.S,E  Kepala Bidang Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon.

​Andik Kurnaedi Ketua Forum Jurnalis Jabar menyampaikan, apresiasi kepada seluruh jurnalis yang hadir. Meski belum seluruh anggota dapat berkumpul karena kendala jarak dan kesibukan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjaga kesehatan dan solidaritas antar sesama insan pers.

​

Forum Jurnalis Jabar dikenal sebagai wadah inklusif yang merangkul wartawan dari berbagai platform, baik media cetak, online, maupun elektronik, serta berasal dari latar belakang organisasi kewartawanan yang beragam seperti PWI, IJTI, SMSI, dan organisasi media massa lainnya.

​Andik menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi dan media sosial saat ini, penting bagi para wartawan untuk tidak saling mengotak-ngotakkan diri berdasarkan kelompok organisasi.

Siapa pun yang menulis, mempublikasikan kepentingan masyarakat, serta menjembatani aspirasi publik dengan pemerintah adalah wartawan sejati yang harus saling mendukung.

​"Kita se nasib dan seprofesi. Jangan memilah-milah atau mengotak-ngotakkan diri. Yang paling penting adalah bertanggung jawab terhadap profesi dan tugas jurnalistik yang diemban," ujar Andik Kurnaedi Ketua Forum Jurnalis Jabar

Senin, 26 Oktober 2026

Gelontorkan Rp13 Miliar untuk Irigasi, Bupati Majalengka: Petani Harus Bisa Panen 3 Kali Setahun!


MAJALENGKA
, FOKUSDIALOG.COM - Kabar gembira bagi petani Majalengka! Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelontorkan bantuan irigasi jumbo senilai lebih dari Rp13 miliar untuk memastikan sawah tidak lagi kekeringan dan petani bisa panen hingga tiga kali setahun.

Bantuan berupa Irigasi Pompanisasi (Irpom) dan Irigasi Perpipaan (Irpip) ini disebar di 80 titik se-Kabupaten Majalengka, mencakup tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan tebu.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Majalengka, Eman Suherman, saat kegiatan Persiapan Penerimaan Bantuan Irpom dan Irpip di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Senin (26/10/2026).

Petani Jadi Prioritas, Pupuk Mudah - Harga Gabah Naik

Bupati Eman menegaskan, bantuan ini adalah bukti keberpihakan pemerintah kepada petani, terutama yang lahannya masih tadah hujan.

“Kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan ditunjukkan melalui berbagai strategi, termasuk kemudahan di bidang pupuk yang sekarang tidak lagi susah dan mahal. Selain itu, harga pembelian gabah kini sangat berpihak kepada petani, dengan harga terendah mencapai Rp 6.500. Hal ini belum pernah terjadi pada periode-periode sebelumnya,” tegas Bupati.

Untuk teknisnya, setiap unit Irpom mendapat alokasi Rp155,7 juta dan Irpip *Rp97 juta*. Targetnya ambisius: menaikkan Indeks Pertanaman (IP) dari yang sebelumnya hanya 1 atau 1,7 menjadi IP 3.

“Langkah ini penting agar target Indeks Pertanaman kita bisa meningkat. Jangan sampai petani kesulitan air saat musim kemarau,” ujarnya.

Ia pun menitip pesan keras kepada kelompok tani penerima agar tidak main-main merawat bantuan.

“Saya ingatkan agar kelompok tani mengelola dan menjaga bantuan ini dengan rasa memiliki (sense of ownership), bukan sekadar mencari keuntungan, agar nilai manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dari 500 Hektare Jadi 2.000 Hektare, Kertajati dan Jatitujuh Tak Lagi Kekeringan

Tak hanya bantuan pompa dan pipa, Pemkab juga membangun sodetan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Hasilnya mencengangkan.

Di wilayah langganan kekeringan seperti Kertajati dan Jatitujuh, luas panen yang biasanya hanya 500 hektare kini melonjak menjadi 2.000 hektare.

Bupati optimistis Majalengka bisa menjadi daerah industri yang maju tanpa mengorbankan sawah. Saat ini Pemkab telah mengunci Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) inti seluas 37 ribu hektare lebih.

“Saya optimistis Majalengka bertransformasi menjadi daerah yang maju dan terindustrialisasi, tanpa harus melupakan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Kepala DKP3 Majalengka, Gatot Sulaeman, memastikan 80 titik penerima bantuan sudah diverifikasi dan dikaji secara objektif berdasarkan geografis dan kebutuhan air. DKP3 juga akan mendampingi Gapoktan agar pelaksanaan transparan dan akuntabel.

“Bantuan ini menyasar kawasan yang benar-benar membutuhkan pasokan air, tetapi memiliki potensi sumber air permukaan atau air tanah,” jelasnya.

Perwakilan petani, Yana, mengaku sangat bersyukur. Selama ini kendala terbesar mereka adalah air di Musim Tanam Kedua (MT2) dan Ketiga (MT3).

“Kami sangat bersyukur. Selama ini kendala utama kami di lahan tadah hujan adalah kekurangan air saat memasuki MT2 dan MT3. Dengan adanya bantuan ini, kami yakin bisa tanam dan panen hingga tiga kali dalam setahun tanpa rasa cemas akan kekeringan,” ujarnya.

Dengan irigasi baru ini, Pemkab Majalengka berharap produktivitas pertanian terus meroket dan ketahanan pangan daerah semakin kuat menghadapi perubahan iklim. (Kom/Uj.Ar) 
Editor: Adi M.

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Langkah! Bupati Lepas 340 Atlet Majalengka, Bidik 10 Besar Porprov Jabar 2026 di Bekasi


MAJALENGKA,
FOKUS DIALOG.COM - Semangat pantang mundur ditunjukkan kontingen Kabupaten Majalengka. Meski APBD sedang ketat, Bupati Majalengka H. Eman Suherman secara resmi melepas 340 atlet, pelatih, dan ofisial untuk bertarung di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 di Bekasi.

Pelepasan berlangsung penuh haru dan semangat di Lapangan Tenis Setda Kabupaten Majalengka, Senin (26/10/2026). Majalengka memastikan diri turun di 32 cabang olahraga (cabor) – sebuah komitmen bahwa pembinaan atlet tidak boleh berhenti meski anggaran terbatas.

Bupati Eman dalam sambutannya memberikan suntikan motivasi yang membakar semangat atlet.

“Alhamdulillah, hari ini kita memberangkatkan kontingen Porprov XV Tahun 2026. Ada 32 cabor dengan total partisipasi mendekati 340 orang. Ini adalah bagian dari partisipasi kita, mengingat ada beberapa kabupaten lain yang tidak ikut serta karena kondisi fiskal APBD,” ujar Eman.

Bupati menegaskan, keterbatasan anggaran justru harus menjadi pemicu prestasi.

“Kalau anggaran maksimal, hasilnya maksimal, itu sudah biasa. Tapi yang hebat ketika anggaran terbatas, namun hasilnya maksimal. Itu baru luar biasa,” tegasnya disambut tepuk tangan atlet.

Target pun dipatok tinggi. Jika di Porprov sebelumnya Majalengka masih berkutat di papan bawah, kini ditargetkan tembus 10 besar klasemen akhir Jawa Barat.

Untuk bonus, Bupati memastikan pemerintah daerah sudah menyiapkan skema penghargaan seperti tahun-tahun sebelumnya bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali.

“Untuk bonus atau reward bagi yang berprestasi, tentu sedang kita hitung dan siapkan,” ungkapnya.


Ketua KONI Kabupaten Majalengka, Lala Sunara, lebih optimis. Ia mematok target ambisius: 18 medali emas yang akan datang dari 12 cabor berbeda.

Berkaca pada Porprov 2022 lalu yang hanya meraih 6 emas dari aerosport dan selam, tahun ini peta kekuatan Majalengka jauh lebih merata.

“Target 18 medali emas kali ini diproyeksikan datang dari hampir 12 cabang olahraga. Kita memiliki cabor andalan seperti berkuda, menembak, paralayang, serta gantole. Selain itu, peluang emas juga datang dari pencak silat, badminton, jiu-jitsu, wushu, hingga aeromodelling,” jelas Lala.

Dengan penyebaran emas yang lebih luas, Majalengka tidak lagi bergantung pada satu-dua cabor saja.


Perwakilan atlet mengaku pelepasan ini menjadi suntikan moral yang luar biasa.

“Dukungan dan pesan dari Pak Bupati serta Ketua KONI menjadi suntikan motivasi bagi kami. Keterbatasan yang ada justru membakar semangat kami untuk membuktikan bahwa atlet Majalengka sanggup bersaing dan membawa pulang medali emas demi mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Dengan kekuatan penuh 340 personel di 32 cabor, Porprov XV 2026 di Bekasi akan menjadi panggung pembuktian. Bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah, melainkan tantangan untuk menunjukkan mental juara Majalengka yang sesungguhnya.
(Kom/Uj. Ar/Adi M)

Satgas TMMD Percepat Pengecatan Musala At-Taufik agar Segera Digunakan Warga


Fokus Dialog (Subang) - Anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mempercepat pengecatan Musala At-Taufik di Kampung Cinaga, RT 02/RW 03, Dusun 1, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Selasa (27/10/2026). Pekerjaan ini menjadi bagian dari rehabilitasi musala yang termasuk sasaran tambahan TMMD, agar fasilitas ibadah tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pengecatan dilakukan untuk menyempurnakan kondisi bangunan setelah melalui tahapan rehabilitasi. Anggota Satgas terus melanjutkan pekerjaan agar musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dan melaksanakan kegiatan keagamaan.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa anggota Satgas terus mengupayakan penyelesaian pekerjaan sesuai tahapan yang berjalan. Percepatan dilakukan agar sasaran rehabilitasi dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami terus mengejar penyelesaian pengecatan Musala At-Taufik agar pekerjaan rehabilitasi ini segera rampung. Harapannya, musala dapat segera digunakan warga untuk beribadah dengan nyaman,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi masyarakat Kampung Cinaga, keberadaan musala memiliki peran penting sebagai tempat beribadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan warga. Marbot Musala At-Taufik, Bapak A. Makmur, menyambut baik rehabilitasi tersebut dan berharap penyelesaian pekerjaan dapat segera membuat musala kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Kami bersyukur musala ini mendapat bantuan rehabilitasi melalui program TMMD. Kami berharap pengecatan segera selesai sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman dan musala dapat kembali digunakan untuk kegiatan keagamaan,” tutur Bapak A. Makmur.

Rehabilitasi Musala At-Taufik menjadi salah satu bentuk perhatian TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kebutuhan fasilitas ibadah masyarakat. Melalui penyelesaian sasaran ini, Satgas TMMD berharap warga dapat menikmati tempat ibadah yang lebih baik sekaligus menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Mendekati Permukiman Dusun 1 Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) - Pembukaan jalan penghubung antar-dusun melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut. Dengan dukungan alat berat, pengerjaan badan jalan kini mendekati kawasan permukiman Dusun 1 Desa Cupunagara, Selasa (27/10/2026).

Dalam dokumentasi di lapangan, alat berat tampak bekerja membuka badan jalan di tengah kawasan yang masih dikelilingi vegetasi. Pekerjaan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk membuka akses jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter di Desa Cupunagara.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menjelaskan bahwa pembukaan jalan terus dilakukan secara bertahap untuk mencapai sasaran yang telah direncanakan. Dukungan alat berat membantu proses pembukaan badan jalan, terutama pada bagian yang masih memerlukan pengerjaan tanah.

“Pembukaan jalan ini terus kami kerjakan secara bertahap. Dengan dukungan alat berat, kami berupaya melanjutkan pembukaan badan jalan sesuai rencana agar akses penghubung antar-dusun dapat terwujud dan nantinya memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Bagi pemerintah desa, pembangunan jalan penghubung ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Cupunagara. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk ketika masyarakat menuju kebun maupun mengangkut hasil pertanian.

Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kami berharap jalan penghubung ini dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Semoga pengerjaannya berjalan lancar sehingga nantinya akses ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan warga,” ungkapnya.

Melalui sasaran pembukaan jalan ini, TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus mendorong peningkatan aksesibilitas di wilayah pedesaan. Pembangunan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.