Fokus Dialog

Berita Terkini

Bupati Majalengka Kumpulkan Forkopimda: Tambang Ilegal dan Keamanan Wilayah Jadi Sorotan Utama

MAJALENGKA , Fokus Dialog@com.  -  Isu tambang ilegal dan potensi gangguan keamanan membuat Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., ...

Postingan Populer

Selasa, 20 Oktober 2026

Bupati Majalengka Kumpulkan Forkopimda: Tambang Ilegal dan Keamanan Wilayah Jadi Sorotan Utama


MAJALENGKA
, Fokus Dialog@com.  -  Isu tambang ilegal dan potensi gangguan keamanan membuat Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., langsung tancap gas. Ia mengumpulkan seluruh kekuatan untuk menjaga Majalengka tetap aman dan kondusif.

Hal itu ditegaskan dalam Rapat Pimpinan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Pendopo Kabupaten Majalengka, Selasa (20/10/2026).


Rapat yang dihadiri lengkap Ketua DPRD H. Didi Supriadi, S.H., Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Sekda, hingga seluruh OPD dan camat se-Majalengka ini berlangsung serius. Dua agenda besar jadi fokus: maraknya aktivitas pertambangan diduga tak berizin dan penguatan keamanan wilayah.

Bupati Eman menegaskan, menjaga kondusivitas Majalengka bukan tugas satu instansi saja, tapi tanggung jawab bersama.

“Menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, OPD, dan para camat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta memastikan situasi di Kabupaten Majalengka tetap aman dan kondusif,” tegas Bupati Eman.

Ia meminta setiap potensi masalah di lapangan harus dideteksi sejak dini. Jangan sampai persoalan kecil dibiarkan membesar dan meresahkan masyarakat.

Sorotan paling tajam adalah soal tambang ilegal. Bupati menyebut aktivitas pertambangan yang tidak sesuai izin tidak bisa dibiarkan karena dampaknya berantai.

Mulai dari kerusakan lingkungan, jalan kabupaten yang hancur dilindas truk tambang, hingga potensi konflik sosial antar warga.

Menurutnya, penanganan harus lintas sektor dan berbasis data. Tidak bisa asal tutup.

“Diperlukan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan legalitas aktivitas pertambangan sekaligus mengambil langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing instansi,” ujarnya.

Pemkab bersama aparat penegak hukum dan instansi teknis akan melakukan pemetaan lokasi tambang, verifikasi perizinan, dan pengawasan ketat di lapangan. Semua langkah harus sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain tambang, rapat juga membahas ancaman kamtibmas lainnya seperti konflik sosial, kriminalitas, dan penyebaran hoaks yang bisa memicu keresahan.

Bupati memerintahkan komunikasi dan koordinasi harus tembus sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Kuncinya adalah deteksi dini.

Langkah konkretnya adalah patroli terpadu, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa, serta merangkul tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sebagai garda terdepan penjaga lingkungan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Majalengka ingin memastikan semua lembaga punya satu irama yang sama: mengantisipasi gangguan, menegakkan aturan, dan menjaga stabilitas daerah agar pembangunan bisa berjalan lancar. (Kom/Uj.Ar)

Editor: Adi M

Viral! Telinga Siswa SMPN 4 Pekalongan Berdarah Diduga Dijewer Guru Matematika Saat Jam Pelajaran


PEKALONGAN, fokusdialog.com - Dunia pendidikan Kota Pekalongan tercoreng. Dugaan kekerasan fisik oleh seorang oknum guru terhadap siswanya sendiri viral dan jadi sorotan publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial.

Korban adalah seorang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Pekalongan. Telinganya terlihat berdarah dan lengannya memar usai diduga mendapat hukuman fisik dari guru matematika berinisial D.

Insiden ini terjadi saat kegiatan pembelajaran pada, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, di kelas VII C. Saat itu mata pelajaran matematika sedang berlangsung.

Video yang memperlihatkan telinga korban berdarah ramai diperbincangkan netizen selama dua hari sebelum akhirnya kasus ini mencuat ke publik.


Kepala SMP Negeri 4 Kota Pekalongan, Masykur, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan klarifikasi awal, guru berinisial D mengakui telah menjewer telinga siswa berinisial G hingga berdarah.

Kronologinya bermula saat guru meminta seluruh siswa menyiapkan buku catatan dan menyalin materi di papan tulis. Saat memeriksa, guru mendapati G belum menyiapkan buku catatannya.

Guru kemudian menghampiri G dan memintanya mengambil buku dari dalam tas. Di momen itulah, guru mengaku terpancing emosi hingga menjewer telinga korban.

"Setelah saya konfirmasi kepada guru yang bersangkutan, memang benar ada tindakan menjewer terhadap siswa," kata Masykur, Senin (19/10/2026).

Ia meluruskan isu yang beredar. Berdasarkan keterangan guru, korban, dan keluarga, tindakan yang terkonfirmasi adalah menjewer, bukan memukul seperti narasi yang viral di medsos.

Akibat jeweran tersebut, korban mengalami pendarahan pada telinga dan harus mendapatkan perawatan intensif di RS Budi Rahayu Pekalongan.

Masykur mengaku sudah menjenguk langsung ke rumah sakit. Saat itu kondisi telinga sudah mengering dan tak tampak luka luar, namun tetap butuh pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis THT untuk memastikan tidak ada luka dalam.

"Saya sudah memastikan langsung ke rumah sakit. Saat saya datang, kondisi telinga sudah kering. Namun, pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter THT masih diperlukan," jelasnya.

Guru berinisial D juga disebut telah mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi siswanya. Biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh guru tersebut.

Pihak sekolah bergerak cepat. Guru D sudah dipanggil dan menjalani pembinaan internal. Pada Minggu (18/10/2026) sore, pihak sekolah bersama guru tersebut juga sudah menghadap Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

"Untuk tindakan sekolah, kami sudah memanggil yang bersangkutan dan melakukan pembinaan. Kami bersama guru tersebut juga sudah datang ke Dinas Pendidikan untuk melaksanakan pembinaan bersama," ungkap Masykur.

Namun untuk sanksi, sekolah belum memutuskan. Proses klarifikasi masih berjalan.

"Sanksinya belum ditentukan karena masih dalam proses. Kami perlu memastikan semua informasi secara jelas dan benar. Apabila nantinya ada sanksi yang harus diterima, kami sudah menyampaikan agar yang bersangkutan menerimanya dengan baik," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, turut membenarkan kasus ini. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah pemulihan korban.

"Sudah kami konfirmasi benar adanya. Langkah-langkah sudah dilakukan oleh sekolah. Lebih fokus ke korban agar memperoleh pelayanan yang baik," kata Mabruri.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa penegakan disiplin di sekolah tidak boleh mengabaikan batas keselamatan dan perlindungan anak. Publik kini menanti hasil pemeriksaan medis final dan sanksi tegas apa yang akan dijatuhkan kepada oknum guru tersebut. 

Kontributor: Romi

Editor: Adi M

Redaksi Media FokusDialog.Com Mengucapkan :

HUT Humas Polri ke-75, Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah, Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk Kemanusiaan



FOKUSDIALOG. COM
*ROKAN HULU* – Polres Rokan Hulu menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polres Rokan Hulu, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., sejumlah pejabat utama Polres Rokan Hulu, personel kepolisian, serta petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rokan Hulu.

Turut hadir Kabag SDM Polres Rokan Hulu Kompol Sordaman Sinaga, S.H., Kasat Intelkam AKP Ulik Iwanto, S.H., M.H., Kasat Samapta AKP Repelita Ginting, S.H., Kasat Lantas AKP Denny Maulana Saputra, S.Trk., S.I.K., M.H., Kasi Humas AKP Yohannes Sitindaon, S.H., dan Kasi TIK Ipda Sahiminan Siregar.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 orang berpartisipasi sebagai pendonor dan berhasil mengumpulkan 34 kantong darah.

Donor darah ini bertujuan membantu memenuhi ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di kalangan personel Polri.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Rokan Hulu terhadap sesama serta upaya mempererat sinergi dengan PMI dan petugas kesehatan dalam mendukung pelayanan kemanusiaan.
Peringatan HUT Humas Polri ke-75 tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran kepolisian agar semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. 

 Editor : Wagiran

Satresnarkoba Polres Rohul Tangkap Pengedar Narkotika di Kunto Darussalam, Sita Barang Bukti 5,66 Gram Sabu



FOKUSDIALOG. COM
ROKAN HULU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Rokan Hulu menangkap seorang pria berinisial JA alias I (42), yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di sebuah rumah di Desa Kota Intan, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (12/10/2026) malam.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita dua paket sabu dengan berat kotor 5,66 gram, timbangan digital, satu bungkus plastik klip bening, sendok dari pipet plastik, tas merah, uang tunai Rp550 ribu, serta satu unit handphone merek OPPO.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.15 WIB oleh tim opsnal yang dipimpin Kanit I Satresnarkoba Polres Rokan Hulu, IPDA Sudarma Wijaya, S.H., M.H. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan JA di rumah tersebut. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sabu tersebut berada dalam penguasaannya dan diperoleh dari seseorang berinisial O yang disebut berada di Kecamatan Ujung Batu. Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan positif metamfetamina.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Dendy Gusrianto, M.H., mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

 Editor : Wagiran

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD



KUNINGAN — Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kuningan menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi TKIT Izdihaar Nurulillah dan PAUD Qur'an Assuffah di Mapolres Kuningan pada Selasa (20/10/2026). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka program "Polisi Peduli Pendidikan" sebagai upaya mengenalkan aturan serta keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., bersama jajaran Unit Kamsel (Keamanan dan Keselamatan) Sat Lantas Polres Kuningan. Mengusung konsep edutainment, materi edukasi keselamatan jalan raya dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak belajar sambil bermain untuk mengenal simbol-simbol lalu lintas dasar, arti warna lampu lalu lintas (traffic light), tata cara menyeberang jalan yang aman menggunakan zebra cross, hingga lagu-lagu bertema lalu lintas.

Selain pengenalan marka dan rambu jalan, para petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi anak-anak saat dibonceng oleh orang tua demi keselamatan berkendara.

Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Aktuin Moniharapon, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan edukasi keselamatan, tetapi juga untuk membangun citra kepolisian yang ramah dan dekat dengan anak-anak.

"Kami ingin menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap sosok Polisi. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, kami berharap Polri dapat dipandang sebagai sahabat, pengayom, dan pelindung anak sejak mereka berada di usia dini," ujar Kasat Lantas Polres Kuningan.

Tak hanya bagi anak-anak, imbauan juga disampaikan kepada para guru pendamping serta orang tua/wali murid yang hadir. Jajaran Sat Lantas mengajak para orang tua untuk senantiasa menjadi teladan dan contoh yang baik dalam mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya.

Melalui program ini, diharapkan terbangun karakter kedisiplinan dan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus mempererat kemitraan antara Polres Kuningan dengan lembaga pendidikan anak usia dini dalam mencetak generasi muda yang taat hukum.

(Wak Dinding)

Senin, 19 Oktober 2026

Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Angkut Material Sarana Air Bersih di Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) -
Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang bersama warga bergotong royong mengangkut material untuk pembangunan sarana air bersih (SAB) titik ketiga di Kampung Babakan Loa RT 01/RW 06, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Selasa (20/10/2026).

Anggota Satgas dan warga terlihat bekerja bersama menyiapkan serta memindahkan material yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat setempat.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan keterlibatan warga dalam pengangkutan material membantu mendukung pengerjaan sasaran fisik TMMD.

“Pengangkutan material ini kami lakukan bersama warga agar kebutuhan pembangunan sarana air bersih dapat dipersiapkan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang warga, Husen, turut terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat digunakan bersama.

“Kami ikut membantu mengangkut material karena pembangunan sarana air bersih ini penting bagi warga. Mudah-mudahan setelah selesai, fasilitasnya bisa dimanfaatkan dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Husen.

Pembangunan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik tambahan dalam TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kerja sama Satgas dan masyarakat, pengerjaan fasilitas tersebut diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi warga Desa Cupunagara.

Dapur Warga Dukung Kebutuhan Makan Satgas TMMD ke-130 di Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) -
warga Desa Cupunagara turut membantu menyiapkan makanan bagi personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang yang bertugas melaksanakan pembangunan di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa(20/10/2026)

Berbeda dengan kehidupan di barak yang memiliki petugas khusus memasak, pemenuhan kebutuhan makan Satgas di lokasi TMMD melibatkan warga setempat. Bahan makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi prajurit selama menjalankan pekerjaan fisik di lapangan.

Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan makanan bagi personel selama bertugas.

“Kebutuhan makan prajurit perlu diperhatikan karena mereka melaksanakan pekerjaan fisik setiap hari. Menu yang disiapkan juga perlu memperhatikan kecukupan gizi, termasuk protein dan sayuran, agar kondisi fisik tetap terjaga,” ujarnya.

Keterlibatan warga dalam menyiapkan hidangan juga menjadi bagian dari interaksi sehari-hari antara Satgas dan masyarakat. Makanan yang telah disiapkan kemudian disantap oleh para prajurit untuk menunjang aktivitas mereka selama menjalankan program TMMD.

Melalui dukungan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-130 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebutuhan personel yang bertugas di wilayah mereka.

Satgas TMMD Pererat Kedekatan dengan Tokoh Masyarakat di Kampung Cinaga


Fokus Dialog (Subang) -
Di sela istirahat pekerjaan fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, personel Satgas menjalin komunikasi sosial bersama Pak Marwanto dan Abah Karman, tokoh masyarakat Kampung Cinaga RT 02/RW 03, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Pertemuan berlangsung santai di depan rumah warga. Momen ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan menjaga komunikasi antara personel Satgas dengan masyarakat di tengah pelaksanaan pembangunan desa.

Komandan Kompi Satgas TMMD, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa komunikasi dengan tokoh masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan Satgas dengan warga selama kegiatan TMMD berlangsung.

“Di sela pekerjaan, kami ingin tetap dekat dengan masyarakat dan mendengar langsung cerita mereka. Bagi kami, membangun desa juga perlu disertai komunikasi yang baik agar kebersamaan TNI dan warga terus terjaga,” ujar Letda Inf Anggriawan Rizki.

Sementara itu, Abah Karman menyambut baik kehadiran personel Satgas yang menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat di tengah kesibukan pekerjaan. Interaksi tersebut mencerminkan kedekatan yang terbangun antara prajurit dan warga selama pelaksanaan TMMD.

Melalui komunikasi sosial ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Dorong Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat


Fokus Dialog (Subang) -
Dinas Kesehatan Kabupaten Subang memberikan penyuluhan dan pembekalan mengenai pelayanan Posyandu, Posbindu, serta pencegahan penyakit tidak menular dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Selasa, 20/10/2026.

Penyuluhan disampaikan oleh dr. Azka dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dengan materi seputar penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dan pentingnya upaya pencegahan penyakit tidak menular.

Dalam pemaparannya, dr. Azka menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Upaya tersebut perlu didukung dengan penerapan pola hidup sehat serta pemanfaatan layanan kesehatan yang tersedia di lingkungan masyarakat.

“Pencegahan penyakit tidak menular perlu dilakukan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan begitu, faktor risiko dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” jelas dr. Azka.

Danki Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang, Letda Inf Anggriawan Rizki, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan nonfisik TMMD.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pelayanan Posyandu dan Posbindu serta meningkatkan kesadaran untuk mencegah penyakit tidak menular.