CIREBON, Fokus Dialog@com.--Pagi Jumat yang penuh harapan menjadi saksi langkah strategis memperkokoh fondasi pembangunan daerah. Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Strategi Kebijakan Daerah dalam Rangka Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di The Luxton Cirebon Hotel and Convention, Jalan RA. Kartini, Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, 2 Oktober 2026.
Pertemuan tingkat nasional ini memilih Cirebon sebagai salah satu pusat penyelenggaraan, mengingat posisi strategis wilayah ini sebagai simpul pertumbuhan ekonomi yang menghubungkan wilayah Jawa Barat bagian timur dengan daerah sekitarnya. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah pemikiran mendalam untuk menyelaraskan arah kebijakan pusat dengan potensi serta tantangan nyata yang dihadapi di daerah.
Pertumbuhan ekonomi yang kokoh tidak dapat dibangun hanya dari satu sisi saja; ia memerlukan kebijakan yang berpijak pada kenyataan lapangan, mampu mengangkat potensi unggulan daerah, serta memastikan manfaatnya dirasakan secara merata hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Melalui rapat koordinasi ini, Kemendagri berupaya merumuskan langkah-langkah konkret yang menjembatani kesenjangan antarwilayah, memperkuat sinergi antarinstansi, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam proses pembahasan, para peserta diajak untuk tidak sekadar melihat angka pertumbuhan semata, melainkan memaknai pembangunan sebagai upaya berkelanjutan yang menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi, keadilan sosial, serta kelestarian lingkungan. Kebijakan yang lahir dari pertemuan ini diharapkan menjadi panduan yang adaptif, responsif, dan solutif — mampu menjawab dinamika zaman sekaligus memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri bangsa.
Kehadiran para pemimpin daerah, perencana pembangunan, dan para pemangku kepentingan di Cirebon ini membawa pesan yang mendalam: bahwa kemajuan bangsa lahir dari kemajuan daerah, dan kebijakan yang bijak adalah kunci agar setiap langkah pertumbuhan senantiasa membawa kebaikan bersama. Semoga hasil dari pertemuan ini menjadi benih yang tumbuh menjadi kesejahteraan nyata bagi masyarakat, khususnya di tanah Cirebon dan wilayah Jawa Barat pada umumnya.
(Wak Diding)