pembangunan aula pendopo Pesarean Mbah Buyut Warti, Agustus 2026.
INDRAMAYU, fokusdialog.com. – Semangat gotong royong dan penghormatan kepada leluhur kembali ditunjukkan warga Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Seluruh warga dari RT 1 sampai RT 22 bersama Kuwu dan jajaran perangkat desa saat ini tengah melaksanakan pembangunan aula atau pendopo di area Makam Mbah Buyut Warti.
Pembangunan ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh yang dihormati warga setempat, karena beliau merupakan orang pertama yang membuka hutan atau mbabat alas untuk dijadikan pedukuhan yang kini dikenal dengan nama Desa Bangkaloa Ilir.
Kuwu Bangkaloa Ilir H. Mislam mengatakan, pembangunan aula pendopo pesarean ini sepenuhnya bersumber dari swadaya masyarakat.
“Alhamdulillah, sumber dana pembangunan murni dari swadaya seluruh masyarakat Bangkaloa Ilir. Warga juga sangat mendukung pembangunan ini, bahkan warga secara sukarela memberikan bantuan dana seikhlasnya tanpa nominal harus sekian,” terangnya saat ditemui di lokasi, Kamis (27/8/2026).
Hal senada disampaikan Saryono selaku Ketua RT 19 Blok Kuburan RW 04. Ia menegaskan tidak ada paksaan dalam pengumpulan dana.
“Ya. Tidak dipatok harus sekian, jadi seikhlasnya saja. Bervariasi, ada yang 10.000, 20.000, 50.000, bahkan ada yang ngasih 100.000,” ucapnya.
Menurut H. Mislam, antusiasme masyarakat sangat tinggi demi suksesnya pembangunan ini. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 1 bulan. Hal ini agar pendopo sudah bisa digunakan untuk acara adat tahunan.
“Oleh karena itu, mudah-mudahan pembangunan ditargetkan 1 bulan rampung, karena nanti tanggal 27 September 2026 akan diadakan acara adat ngunjung Mbah Buyut Warti,” jelas H. Mislam.
Ia berharap melalui pembangunan ini, kelestarian budaya warisan para tetua desa dapat terus dijaga secara turun-temurun.
“Mudah-mudahan Desa Bangkaloa Ilir dapat terus menjaga kelestarian budaya yang diwariskan oleh para tetua desa secara turun-temurun. Pembangunan aula pendopo pesarean ini adalah salah satu bentuk penghargaan warga Bangkaloa Ilir terhadap leluhur desa yakni Mbah Buyut Warti,” katanya.
Dukungan penuh juga datang dari seluruh ketua RT. Saryono menyatakan 22 RT di Desa Bangkaloa Ilir kompak mendukung kegiatan ini.
“Alhamdulillah, Pak Kuwu H. Mislam juga sangat mendukung dan sangat royal, baik itu terhadap warga maupun RT, RW juga kepada perangkat desanya,” tuturnya.
Aparat keamanan pun turut mengapresiasi. PLH Polsek Widasari IPTU Veronika, SH menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini sangat baik.
“Kami dari kepolisian juga mendukung kegiatan masyarakat dalam menjaga cagar budaya, dengan harapan terciptanya silaturahmi dan kerukunan yang terjalin kuat antar warga sehingga tercipta situasi aman dan kondusif khususnya Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Saryono mengapresiasi kepedulian seluruh pihak.
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar aman dan kondusif. Semoga semangat kebersamaan dalam berbagai bidang pembangunan, kegiatan sosial dan budaya dapat terus terjaga,” pungkasnya.
Reporter: Jaya
Editor: Adi M
