Indramayu

Berita Terkini

PT. Bakti Artha Mulya Siap Lapor Balik Atas Laporan Kepala Desa Datar Dugaan Pemalsuan Data

Budi selaku Direktur PT Bhakti Artha Mulya Kuningan, fokusdialog.com   - PT Bhakti Artha Mulya memberikan tanggapan atas laporan dugaan pema...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2026

Meski Digelar Secara Sederhana, Acara Pelepasan Siswa Kelas VI UPTD SDN 1 Cipaat Indramayu Berlangsung Meriah


Indramayu, fokusdialog.com - Kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas VI UPTD SDN 1 Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, berlangsung meriah di halaman sekolah, Senin (22/6/2026). 


Meski digelar sederhana, acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini penuh kegembiraan, dengan dihadiri oleh Plt Kepala Sekolah Hermanto, S.Pd, para guru, orang tua wali murid, dan seluruh siswa kelas VI. 


Turut hadir Kuwu Arjasari, Sudirta, yang juga merangkap sebagai Ketua Komite sekolah selama dua periode dan merupakan alumni UPTD SDN 1 Cipaat.


"Saya akan selalu siap mendukung kemajuan sekolah ini sampai kapan pun, selagi masih dibutuhkan. Karena, sebelum menjadi komite sekolah saya juga dulu adalah alumni dari sekolah ini," ujar Sudirta. 


Ia menambahkan, berkat bimbingan guru di SDN 1 Cipaat, dirinya bisa menjadi  seperti sekarang. 


"Anak dan cucu saya juga disekolahkan di SDN 1 Cipaat," ungkapnya.


Sementara tanggapan salah satu orang tua wali murid, Akmad Fauzan, menjelaskan bahwa kegiatan ini murni atas keinginan orang tua wali murid. 


"Semua orang tua wali murid sangat mendukung di selenggarakannya kegiatan ini. Bahkan, bentuk dukungan dari seluruh orang tua wali murid saat rapat dengan komite sepakat memberikan sumbangsih untuk kegiatan pelepasan senilai Rp.200 ribu per siswa. Bahkan, pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan kegiatan kepada Komite dan orang tua wali murid. Pihak sekolah hanya memfasilitasi agar acara dapat berjalan lancar," terangnya. 


Masih menurut Ahmad Fauzan, bagi kami para orang tua siswa acara ini penting untuk mempererat hubungan siswa, guru, dan orang tua serta sebagai dokumentasi dan kenang-kenangan.


Rangkaian acara pelepasan siswa kelas VI tersebut diawali dengan sambutan oleh Kepala Sekolah dan Ketua Komite, dilanjutkan ucapan terima kasih dari perwakilan siswa kelas VI, Adam dan Sesil. 


"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh guru yang telah dengan sabar membimbing dan memberikan ilmu teladan yang sangat berarti sebagai modal ke jenjang pendidikan lebih tinggi," ucap Sesil dengan haru.


Kemudian acara pelepasan berlanjut dengan penampilan seni tari dan kreativitas oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6 yang menjadi bukti hasil pembinaan bakat di sekolah. 

Plt UPTD SDN 1 Cipaat, Hermanto, S.Pd, menyebut tahun ini meluluskan 33 siswa kelas VI, jumlah total dari kelas I -VI ada  280 siswa. 


"Acara pelepasan ini, saya beserta seluruh guru hanya membantu dan memfasilitasi. Terkait dana penyelenggaraannya kami serahkan sepenuhnya kepada para wali murid dan Ketua Komite sekolah," pungkasnya.


Acara berjalan lancar. Suasana penuh kegembiraan terlihat dari raut wajah siswa, orang tua, dan guru yang hadir. 

Penulis: Jaya

Editor: Adi M

Kamis, 11 Juni 2026

Rawan Malpraktik Konstruksi, Proyek Jalan Sindang-Pecuk Terancam Rugikan Keuangan Negara





INDRAMAYU – Proyek rekonstruksi Jalan Sindang-Pecuk, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, yang dibiayai APBD tahun 2026 senilai Rp2,9 miliar, kini menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh CV LK tersebut diduga kuat menyimpang dari spesifikasi teknis dan mengabaikan standar keselamatan kerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (10/06/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan pada pengerjaan awal, yakni Tembok Penahan Tanah (TPT). Seharusnya, merujuk pada gambar teknis, pemasangan pondasi wajib melalui tahapan krusial: pemasangan cerucuk bambu (diameter 8–10 cm, panjang 1 meter), urugan pasir setinggi 10 cm, serta pengurasan air pada galian sebelum batu dipasang.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan prosedur tersebut diduga diabaikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya pengurangan volume pekerjaan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain masalah kualitas teknis, proyek ini juga minim pengawasan. Di lokasi pekerjaan, tidak tampak keberadaan konsultan pengawas maupun tenaga ahli K3 yang seharusnya melekat sesuai kontrak. Akibatnya, para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar, seperti helm pelindung.


Saat dikonfirmasi, pelaksana lapangan, Ichang, enggan memberikan keterangan teknis. Ia justru mengarahkan awak media untuk menghubungi pihak lain yang disebut sebagai penanggung jawab proyek. "Ini proyek yang bertanggung jawab milik B. Baiknya langsung komunikasi saja, mereka saat ini ada di Cirebon," ujar Ichang.

Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp kepada pihak yang disebut B, pada Kamis (11/06/2026), tidak membuahkan hasil. B justru meminta awak media untuk kembali menghubungi petugas lapangan, Ichang. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Indramayu, Wimbanu, hingga berita ini diturunkan, belum memberikan respons atas pesan konfirmasi yang dikirimkan.

Potensi Pelanggaran Hukum

Menanggapi fenomena tersebut, pakar hukum konstruksi, Hasto Kristianto, S.H., menegaskan bahwa ketidaksesuaian realisasi lapangan dengan dokumen kontrak merupakan pelanggaran serius.

"Penyedia jasa yang tidak mengikuti spesifikasi teknis bukan sekadar melanggar kontrak, tapi berpotensi merugikan keuangan negara. Jika pengawas membiarkan ini, artinya ada pembiaran terhadap malpraktik konstruksi," tegas Hasto.

Ia menambahkan, merujuk pada UU Jasa Konstruksi, konsultan pengawas memiliki tanggung jawab hukum untuk memastikan mutu dan volume pekerjaan. "Jika terbukti ada kesengajaan, ini bisa berimplikasi pada aspek pidana," imbuhnya.

Proyek rekonstruksi sepanjang 1.125 meter dengan lebar 5 meter ini merupakan aset strategis daerah. Publik kini menuntut Dinas PUPR Indramayu segera melakukan audit teknis secara transparan sebelum tahapan pengerjaan utama—yang mencakup penggunaan beton fc’ 25 MPa dan besi dowel—dilanjutkan.

Masyarakat berharap integritas kontraktor dan pengawasan dinas terkait dapat lebih diperketat agar kualitas infrastruktur publik di Indramayu tidak dikorbankan demi keuntungan segelintir pihak.( Fonny Kabiro)

 

Rabu, 10 Juni 2026

Kantor DPRD Indramayu,Di Geladah Tim Kejati Jabar Sejumlah Dokumen Dibawa untuk Verifikasi

 


Indramayu,

Kantor DPRD Kabupaten Indramayu digeledah oleh tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat pada Rabu (10/6/2026).

Penggeledahan berlangsung sejak sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Usai melakukan pemeriksaan, tim Kejati terlihat membawa sebuah koper yang diduga berisi sejumlah dokumen penting dari lingkungan DPRD Indramayu.

Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu, Dulyono, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. Menurutnya, tim Kejati datang dengan membawa surat tugas resmi dan meminta sejumlah dokumen yang dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan.

"Kejati meminta sejumlah dokumen penting yang diperlukan," ujar Dulyono.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Jawa Barat belum memberikan keterangan resmi terkait perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.

Namun, penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan (Tuper) anggota DPRD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2022 yang saat ini tengah ditangani Kejati Jawa Barat.




Kasus tersebut sebelumnya mencuat setelah adanya temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembayaran tunjangan perumahan anggota DPRD Indramayu dengan nilai mencapai Rp16,8 miliar.

Perkembangan lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan dan proses penyidikan masih menunggu keterangan resmi dari Kejati Jawa Barat. (Fonny Kabiro)

Jumat, 08 Mei 2026

UPTD SDN 2 Lombang Indramayu Terpilih Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional, Komitmen Nyata Tingkatkan Literasi Siswa


INDRAMAYU, Fokus Dialog@com
– UPTD SDN 2 Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu resmi dinobatkan sebagai sekolah penerima Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional. Peresmian program digelar Senin, 4 Mei 2026, di lingkungan sekolah dan menjadi bukti nyata komitmen SDN 2 Lombang dalam menguatkan budaya literasi.


Kepala UPTD SDN 2 Lombang, Eulis Sulistinuari, M.Pd.Gr., saat ditemui Fokus Dialog di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya bersama para guru menyambut positif program yang digagas pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, program ini lahir dari instruksi agar bantuan buku tahun 2024 benar-benar dimanfaatkan siswa secara maksimal.


"Oleh karena itu, tercetuslah program Perpustakaan Ramah Anak Nasional sehingga sekolah kami terpilih secara langsung. Jadi tidak mendaftarkan programnya, tapi langsung dipilih sebagai sekolah Perpustakaan Ramah Anak Nasional, karena sudah ada perintah dari pemerintah dan dukungan dari Disdik Kabupaten Indramayu," ujar Eulis, Senin (4/5/2026).


Eulis menambahkan, seluruh guru dan siswa sangat merespons positif program ini. Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu yang turut mendorong penguatan literasi di tingkat sekolah dasar.


Semangat yang sama dirasakan siswa kelas 6, Alifah dan Arlan Saputra mewakili teman-teman sekelas dan adik kelasnya mengaku senang dengan hadirnya perpustakaan ramah anak. 


“Program ini bisa menambah semangat belajar dan membaca dengan baik dan benar,” kata Alifah.



Peresmian pada 4 Mei 2026 berlangsung meriah dan formal. Acara dihadiri Komite Sekolah H. Duladi, Pengawas Bina Kecamatan Hj. Unifah, Pengawas Pendamping Kecamatan Perpustakaan Ramah Anak Nasional Lilis Julianti, Ketua Forum Kepala sekolah Nano, para kepala sekolah Gugus 1 Lombang & Limbangan, guru, siswa, serta wali murid. Kegiatan dibuka dengan penyambutan berupa pegelaran tarian tradisional dari siswa.


Di luar program literasi, Eulis Sulistinuari mengungkapkan UPTD SDN 2 Lombang yang memiliki 173 siswa saat ini tengah fokus mengembangkan potensi anak melalui ekstrakurikuler. Salah satunya ekskul kesenian tari yang digelar di luar jam pelajaran formal untuk mengasah bakat, minat, karakter, dan kreativitas siswa.


"Untuk prestasi lomba tari kami juara 1 tingkat kecamatan. Ketika kualifikasi di tingkat kabupaten memang belum lolos, tapi ini jadi motivasi kami untuk terus membina," jelas Eulis.


Ia menegaskan, hadirnya Perpustakaan Ramah Anak menjadi salah satu strategi sekolah agar anak-anak lebih baik dalam meningkatkan kompetensi dan semangat belajar, terutama dalam hal membaca.


 “Kami ingin memastikan buku bantuan pemerintah tidak hanya jadi pajangan, tapi benar-benar jadi jendela dunia bagi siswa,” tutupnya. 

Penulis: Jaya

Editor: Adi M

Jumat, 27 Maret 2026

Diduga Berlangsung Lama, Peredaran Obat Tipe G di Anjatan Disorot Warga dan Sulit Tersentuh Hukum



Indramayu – Dugaan peredaran obat-obatan golongan tertentu (tipe G) dan sejenisnya disebut-sebut terjadi di wilayah Jl. Cilandak (Pintu Air), Dusun Sawah Indah RT 05 / RW 01, Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, pada Jum'at, (27/03/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran obat tipe G tersebut bukan hal baru. Sejumlah warga sekitar mengaku heran karena dugaan praktik itu disebut telah berlangsung cukup lama namun belum tersentuh penindakan hukum secara nyata.

Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, sempat melontarkan dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut.

"Ang kaya e sih ana kang bekingin," ujarnya dalam bahasa daerah, yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti adanya dugaan pihak yang melindungi atau membekingi.

Bahkan salah satu warga Dusun Sawah Indah 05/01 pun angkat bicara meski tampak terlihat takut-takut, Ang gage diberantas, kita e beli wani laporan e (terjemahan bahasa Indonesia (Bang cepat di berantas, aku gak berani lapornya)).

Kondisi ini pun memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga khawatir, jika dibiarkan berlarut-larut, peredaran obat-obatan tersebut dapat merambah ke kalangan generasi muda dan berdampak buruk terhadap masa depan mereka.

klik dibawah ini untuk mengetahui lokasinya


Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Indramayu serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nama Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, turut disebut oleh warga agar dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan, bersama Bupati Indramayu, guna memastikan kebenaran informasi sekaligus mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Selain itu, warga juga meminta aparat penegak hukum dan instansi kesehatan untuk segera melakukan penyelidikan mendalam. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keamanan lingkungan serta mencegah meluasnya penyalahgunaan obat-obatan yang peredarannya dibatasi.

Perlu diketahui, peredaran obat keras tanpa izin atau tidak sesuai ketentuan merupakan pelanggaran hukum serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar dapat dikenakan sanksi pidana.

Ancaman hukuman bagi pelanggar tidak main-main, yakni pidana penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah, tergantung pada jenis pelanggaran dan tingkat kesalahannya.

Dengan adanya laporan ke beberapa awak media dan keresahan warga ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah konkret demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran obat-obatan terlarang.

(Tim Wartawan Bersatu)



Sabtu, 28 Februari 2026

Nama Inisial (K) Muncul, Dugaan Jaringan Penjualan Obat Tipe G di Indramayu Terkuak



Indramayu – Dugaan maraknya peredaran obat-obatan golongan tertentu (tipe G) yang dibatasi peredarannya kini terjadi di Desa Sekarmulya, Blok Karanganyar, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Gabuswetan, Polres Indramayu.

Berdasarkan informasi dari salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya, aktivitas penjualan obat yang seharusnya diawasi ketat tersebut diduga telah berlangsung cukup lama, bahkan diperkirakan mencapai kurang lebih tiga tahun lamanya. Sabtu, (28/02/2026).

Warga menyebutkan, obat-obatan tipe G tersebut diduga dijual secara bebas tanpa pengawasan yang jelas, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini diperparah dengan adanya dugaan keterlibatan oknum tertentu yang membekingi praktik tersebut, sehingga peredarannya dinilai semakin tidak terkendali.

"Sudah lama berlangsung, kurang lebih tiga tahunan. Kami khawatir, tapi juga takut untuk melapor karena merasa ada ancaman," ujar sumber tersebut.

Pantauan warga di sekitar lokasi juga menunjukkan bahwa pembeli obat tersebut berasal dari berbagai kalangan usia. Bahkan, terdapat kekhawatiran karena diduga anak-anak di bawah umur atau yang masih berusia sangat muda ikut mengantri untuk mendapatkan obat tersebut.



Sejumlah warga lainnya berharap agar aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas guna menghentikan aktivitas tersebut sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas, khususnya bagi generasi muda.

Dalam informasi yang beredar di masyarakat, penjual obat tersebut diduga berinisial (K), yang juga dikenal dengan panggilan (M). Dari usaha yang dijalankannya, (K) disebut-sebut mampu meraup keuntungan cukup besar hingga memiliki sejumlah aset yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah di beberapa titik.

Ancaman Hukum Tegas Menanti
Peredaran obat-obatan golongan tertentu tanpa izin dan tidak sesuai ketentuan merupakan pelanggaran hukum. Mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pelaku yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar dapat dikenakan sanksi pidana.

Selain itu, dalam praktiknya, penyalahgunaan dan peredaran obat keras tanpa resep dokter juga dapat dijerat dengan ketentuan pidana lainnya, termasuk ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun serta denda miliaran rupiah, tergantung pada jenis pelanggaran dan dampak yang ditimbulkan.

Masyarakat pun berharap aparat terkait, khususnya dari kepolisian dan dinas kesehatan, dapat segera melakukan penyelidikan mendalam atas dugaan tersebut, guna memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat tetap terjaga.

(Tim Wartawan Bersatu)

Senin, 13 Oktober 2025

Layanan SIM Satpas Indramayu: Transparan, Efisien, dan Tanpa Perantara



Indramayu, 13 Oktober 2025 —  
Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan humanis, Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Indramayu terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) kini dapat dilakukan dengan lebih nyaman, cepat, dan sesuai prosedur—tanpa perantara dan tanpa pungli.

Dengan komitmen penuh, petugas Satpas hadir melayani langsung masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang SIM. Pelayanan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan keramahan dan kecepatan, sehingga warga merasa dihargai dan dilayani sepenuh hati.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Polantas bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang siap membantu dengan sepenuh hati. Pelayanan SIM harus bebas dari praktik percaloan dan pungli," ujar Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Rizky Aulia Pratama, S.I.K.

Terbukti, masyarakat tampak antusias datang langsung ke Satpas Polres Indramayu tanpa melalui calo. Aiptu A. Kholik, S.H., sebagai Baur SIM, juga secara aktif memberikan edukasi tentang proses, syarat administrasi, dan pentingnya pemahaman tertib berlalu lintas.

Dengan pendekatan yang komunikatif, masyarakat kini lebih memahami alur pelayanan dan merasa aman saat berurusan dengan pihak kepolisian. "Kami pastikan semua proses dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Polri. Masyarakat kami minta untuk langsung ke loket, tanpa perantara," tegas AKP Rizky.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Dodi Darjanto, S.I.K., M.Hum, turut menegaskan pentingnya pelayanan SIM yang amanah dan ramah di seluruh Satpas di Jawa Barat. Ia mengimbau agar seluruh personel melayani masyarakat dengan hati dan menghindari praktik menyimpang.

Satpas Polres Indramayu terus membuktikan bahwa pelayanan publik bisa dilakukan dengan transparan, cepat, dan humanis. Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin tumbuh, dan kesadaran tertib lalu lintas semakin meningkat.

(Cephy)

#PelayananTanpaCalo #SIMCepat #SatpasIndramayu

Kamis, 05 Desember 2024

Team Kemenangan MULUS Rayakan Kemenangan, Lucky Hakim dan H. Saefudin Tegaskan Komitmen Membangun Indramayu



Indramayu – Momen penuh kebahagiaan dan syukur mewarnai acara syukuran kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Lucky Hakim dan H. Saefudin, yang digelar oleh Tim Kemenangan MULUS. Acara yang diadakan di Rumah Makan Hope Spaace, Jalan Gatot Subroto Indramayu, kamis (05/12/24), menjadi wujud rasa terima kasih atas dukungan besar dari masyarakat Indramayu selama Pilkada.

Hadir dalam acara tersebut, H. Saefudin bersama relawan dan ratusan warga yang merayakan kemenangan mereka. Dalam suasana penuh keakraban, H. Asrori, yang akrab disapa H. Acong, menyampaikan ungkapan syukur yang mendalam atas hasil Pilkada yang menggembirakan tersebut. 

"Alhamdulillah, syukuran ini kami gelar sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan Lucky Hakim dan H. Saefudin dalam Pilkada Indramayu. Semua ini tak lepas dari kerja keras dan dukungan luar biasa dari masyarakat dan relawan," ujar H. Acong, mewakili Tim Kemenangan MULUS.

Dalam sambutannya, H. Saefudin juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Indramayu dan relawan yang telah bekerja tanpa kenal lelah.

"Saya dan Lucky Hakim sangat terharu dengan perjuangan bapak-ibu semua. Semua bergerak, berkorban dengan tenaga dan waktu demi kepentingan Indramayu. Kami tak bisa menghitung berapa banyak energi yang telah dikeluarkan, namun hasilnya sangat menggembirakan," kata H. Saefudin.

Lebih lanjut, H. Saefudin menegaskan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Indramayu. Ia juga mengingatkan bahwa pada 10 Februari 2025 mendatang, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh KPU, pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu akan dilaksanakan, dan itu akan menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik untuk Indramayu ke depan.

"Kemenangan ini adalah milik kita semua. Pelantikan pada 10 Februari 2025 akan menjadi tonggak penting bagi kemajuan Indramayu. Kami berkomitmen untuk bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah ini," ujar Saefudin, penuh semangat.

Dengan semangat kebersamaan yang tercipta pada acara syukuran ini, Tim Kemenangan MULUS dan seluruh masyarakat Indramayu optimis bahwa masa depan Indramayu akan lebih baik di bawah kepemimpinan Lucky Hakim dan H. Saefudin. (Wira Hadiyono)

Jumat, 29 November 2024

Kemesraan Setelah Kontestasi: Lucky Hakim Kunjungi Kediaman Bambang Hermanto



Indramayu - Pasca Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Indramayu 2024 kemaren, Rabu, 27 November 2024, Bupati Terpilih versi quick count Lucly Hakim kunjungi kediaman Paslon H. Bambang Hermanto, Jumat, 29 Nobember 2024.

Terpantau kemesraan dua Calon Bupati (Cabup) yakni Lucky Hakim dan H Bambang Hermanto sewaktu bermuajaha pancaran aura positif pun terpancar disaat dua putra terbaik Indramayu ini bertemu dan berbincang hangat .

Gelak tawa pun sesekali terlontar mewarnai perbincangan dua tokoh yang sebelumnya menjadi rival pada kontestasi Pemilukada kemaren.

Bupati terpilih versi quick count Lucky Hakim menjelaskan,, kunjungannya ke kediaman Cabup H. Bambang Hermanto untuk bersilaturahmi dan meminta wejangan untuk membangun Kabupaten Indramayu kedepan.

"Tujuannya silaturahmi dan meminta maaf atas segala salah dan khilaf saya. dan saya juga ingin mendengar secara personal kira-kira seperti apa ya Indramayu kedepan saya perlu masukan dari beliau,"paparnya.

Sementara Cabup H. Bambang Hermanto mengapresisasi dan berterimakasih atas inisiatif Cabup Lucky Hakim silaturahmi ke kediamannya, menurutnya proses Pilkada telah usai sudah saatnya membangun rekonsiliasi untuk membangun Indramayu kedepan.

"Saya juga merasa terapresiasi dengan kehadiran mas Lucky, kami beserta seluruh keluarga besar terimakasih atas kehadiarannya tentu kita tahu pemilu sudah berahir, proses pemilihan bupati sudah berahir dsej yang kemaren kita ketemu dilapangan kita salaing berargumen semua pasti menggangap kita yang paling bagus yang paling baik, nah sekarang pemilu sudah berahir sudah saatnya kita membangun rekonsiliasi kita membangun chimmistry diantara seluruh stakeholder supaya pemahaman kita sama bagaimana membangun Indramayu kedepan,"ujarnya. (W.H)

Selasa, 09 Juli 2024

Diresmikan Bendungan Cipanas Oleh Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin



Selasa (09/07/2024), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, PJ Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Bupati Indramayu Nina Agustina Dan PJ Bupati Sumedang Yudia Ramli meresmikan Bendungan Cipanas yang mampu menyuplai air untuk irigasi 9.27 Hektar yang terletak di dua Kabupaten, tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu dan Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.

"Pastikan pemanfaatan Bendungan Cipanas dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Sumedang, Indramayu, dan sekitarnya, khususnya dalam dukungan produktivitas pertanian, industri, dan pemenuhan air bersih, serta mengurangi dampak banjir," ucap Wapres.

Lebih lanjut, Wapres mengatakan pembangunan bendungan akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang tinggal di hilir bendungan, khususnya jalur irigasi yang berpengaruh langsung pada produktivitas pertanian.

"Masyarakat yang tinggal di hulu bendungan mungkin tidak banyak menerima manfaat yang sama sehingga pemerintah daerah harus memberi perhatian lebih dan inklusif untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah hulu bendungannya turut dipikirkan juga. Jangan hanya yang hilirnya," ujar Wapres.

Wapres mengharapkan keberadaan Bendungan Cipanas, Jawa Barat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mendorong produktivitas pertanian, penyediaan air hingga mengurangi dampak kerugian akibat banjir.

Bendungan Cipanas akan menyuplai air baku sebesar 850 liter/detik bagi kawasan industri, permukiman, Bandara Kertajati di kawasan Rebana. Jumlah itu terdiri atas 650 liter/detik untuk Kabupaten Sumedang dan 200 liter/detik untuk Kabupaten Indramayu. Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat dalam mereduksi banjir sekaligus berpotensi menjadi pembangkit listrik sebesar 3,0 megawatt.
(Rochmanto)

Selasa, 02 April 2024

Lagi, Sat Reskrim Polres Indramayu dan DISKOPDAGIN Sidak SPBU


Indramayu,- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Indramayu jajaran Polda Jabar bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (DISKOPDAGIN) Kabupaten Indramayu melakukan pengukuran menggunakan bejana ukur dari UPTD Metrologi DISKOPDAGIN Kabupaten Indramayu. Selasa (2/4/2024)


Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah adanya kecurangan atau penyalahgunaan yang dilakukan oleh oknum SPBU.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Tipidter Sat Reskrim Ipda R. Ardian Rela Irawan S.H., serta Ka UPTD Metrologi Legal Rivan Waluyo S.Si. 


Turut serta dalam kegiatan ini adalah Pelaksana UPTD Metrologi Legal Mohamad Ali, S.IP. dan Pelaksana UPTD Metrologi Legal Faiz, bersama anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Indramayu.

Rivan Waluyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan dan pencegahan kecurangan atau penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU-SPBU wilayah Kabupaten Indramayu menjelang cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M.

Adapun SPBU yang dilakukan pengukuran dan sidak adalah sebagai berikut:

SPBU 34.45210 Jl. Raya Desa Lohbener Blok Celeng Kec. Lohbener Kab. Indramayu

SPBU 34.452.20 Jl. Raya Pantura Desa Lanjan Kec. Lohbener Kab. Indramayu

SPBU 34.452.19 Jl. Raya Pantura Desa Kiajaran Wetan Kec. Lohbener Kab. Indramayu

Ia menyatakan bahwa hasil pengukuran yang ditemukan pada SPBU 34.45210, dispenser Pertamax 92 menghasilkan -35 ml per 20 liter (masih dalam batas toleransi kewajaran) dan dispenser Bio Solar menghasilkan -20 ml per 20 liter (masih dalam batas toleransi kewajaran).

Selain itu SPBU 34.452.20, ditemukan 1 nozzle dalam kondisi rusak sehingga dilakukan pemasangan kawat segel oleh pihak UPTD Meterologi Legal. 


“Hasil pengukuran adalah -15 ml per 20 liter (masih dalam batas toleransi kewajaran),” katanya.
Pada SPBU 34.452.19, dispenser Pertalite menghasilkan kurang lebih 30 ml per 20 liter.


Nilai plus minus dalam pengukuran tersebut terjadi akibat usia pemakaian alat pada dispenser BBM. 


“Langkah-langkah penanganan seperti pemasangan kawat segel dilakukan untuk mencegah operasional alat pompa/nozzle yang rusak agar tidak melayani pembeli,” jelasnya.

((Bang keling)) 

Kesiapan Mudik 2024, Polres Indramayu Gelar Ramp Check Untuk Angkutan Lebaran



Indramayu,- Polres Indramayu, jajaran Polda Jabar melaksanakan kegiatan Ramp Check Kesiapan Pengemudi dan Angkutan Umum Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2024. 


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi oleh instansi terkait seperti Kapolsek Sindang dan Kanit Kamsel Polres Indramayu.

Dalam kegiatan Ramp Check tersebut, Polres Indramayu fokus pada kesiapan pengemudi dan kendaraan yang akan digunakan sebagai angkutan Lebaran. 


Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan serta memastikan keselamatan selama masa angkutan Lebaran.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang diperiksa dalam Ramp Check tersebut. 


Pertama adalah kesiapan kendaraan bermotor, termasuk pemeriksaan fisik seperti lampu, klakson, shockbreaker, ban, dan lain sebagainya. 


Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana keselamatan di dalam kendaraan, seperti pintu darurat dan alat pemecah kaca.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap kesiapan pengemudi, termasuk kesehatannya. 


Hal ini dilakukan dengan melakukan tes urine dan pemeriksaan tekanan darah. 


Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap surat-surat pengemudi dan kendaraan, seperti SIM, STNK, dan buku KIR.

Kegiatan Ramp Check ini merupakan salah satu bentuk antisipasi dalam menghadapi arus mudik Lebaran. 


“Kami ingin memastikan bahwa angkutan umum yang digunakan selama Lebaran benar-benar dalam kondisi yang siap dan aman untuk digunakan," ungkap Kapolres 

Lanjut disampaikannya, kegiatan Ramp Check ini merupakan bagian dari upaya Polres Indramayu untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa angkutan Lebaran serta dalam menjalankan Operasi Ketupat Lodaya 2024. Imbuh AKBP M. Fahri Siregar.

((Bang keling)) 

Senin, 01 April 2024

Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Km 130 A Untuk Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024 di Wilayah Polres Indramayu


Indramayu - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., melakukan peninjauan dan pengecekan Rest Area Km 130 A, Senin (1/4/2024).


Pengecekan dilakukan dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024 di wilayah hukum Polres Indramayu. 

Dalam kunjungannya, Kapolda Jabar didampingi oleh pejabat utama (PJU) Polda Jabar dan disambut langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H.

AKBP M. Fahri Siregar melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah, menyampaikan bahwa Kapolda Jabar melakukan peninjauan dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2024. 


“Tujuan dari kunjungan ini untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan fasilitas Pos Pam 130 A guna menghadapi arus mudik lebaran tahun 2024, terutama di wilayah hukum Polres Indramayu,” kata AKP Saefullah.

Kegiatan peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pihak kepolisian dalam mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk mengamankan arus mudik dan menjaga ketertiban selama musim libur Lebaran tahun 2024. 


“Bapak Kapolda Jabar turut memastikan bahwa fasilitas Pos Pam 130 A siap digunakan dan mendukung kelancaran serta keamanan para pemudik,” ungkap AKP Saefullah.

Lanjut disampaikan AKP Saefullah bahwa peninjauan Kapolda Jabar di Rest Area Km 130 A juga sebagai langkah strategis dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jalur mudik tersebut. 


“Semua persiapan dan kelengkapan fasilitas menjadi fokus utama guna memastikan bahwa pelaksanaan Ops Ketupat Lodaya 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi semua masyarakat,” tegas AKP Saefullah.

((Rahmat))