Program

Berita Terkini

Polsek Kedawung Bersama Warga Amankan Pelaku Penusukan Dua Perempuan di Sutawinangun

CIREBON KOTA, Fokus Dialog@com .-- Warga bersama anggota Polsek Kedawung berhasil mengamankan seorang pria berinisial SM alias D yang diduga...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2026

UPTD SDN 2 Lombang Indramayu Terpilih Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional, Komitmen Nyata Tingkatkan Literasi Siswa


INDRAMAYU, Fokus Dialog@com
– UPTD SDN 2 Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu resmi dinobatkan sebagai sekolah penerima Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional. Peresmian program digelar Senin, 4 Mei 2026, di lingkungan sekolah dan menjadi bukti nyata komitmen SDN 2 Lombang dalam menguatkan budaya literasi.


Kepala UPTD SDN 2 Lombang, Eulis Sulistinuari, M.Pd.Gr., saat ditemui Fokus Dialog di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya bersama para guru menyambut positif program yang digagas pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, program ini lahir dari instruksi agar bantuan buku tahun 2024 benar-benar dimanfaatkan siswa secara maksimal.


"Oleh karena itu, tercetuslah program Perpustakaan Ramah Anak Nasional sehingga sekolah kami terpilih secara langsung. Jadi tidak mendaftarkan programnya, tapi langsung dipilih sebagai sekolah Perpustakaan Ramah Anak Nasional, karena sudah ada perintah dari pemerintah dan dukungan dari Disdik Kabupaten Indramayu," ujar Eulis, Senin (4/5/2026).


Eulis menambahkan, seluruh guru dan siswa sangat merespons positif program ini. Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu yang turut mendorong penguatan literasi di tingkat sekolah dasar.


Semangat yang sama dirasakan siswa kelas 6, Alifah dan Arlan Saputra mewakili teman-teman sekelas dan adik kelasnya mengaku senang dengan hadirnya perpustakaan ramah anak. 


“Program ini bisa menambah semangat belajar dan membaca dengan baik dan benar,” kata Alifah.



Peresmian pada 4 Mei 2026 berlangsung meriah dan formal. Acara dihadiri Komite Sekolah H. Duladi, Pengawas Bina Kecamatan Hj. Unifah, Pengawas Pendamping Kecamatan Perpustakaan Ramah Anak Nasional Lilis Julianti, Ketua Forum Kepala sekolah Nano, para kepala sekolah Gugus 1 Lombang & Limbangan, guru, siswa, serta wali murid. Kegiatan dibuka dengan penyambutan berupa pegelaran tarian tradisional dari siswa.


Di luar program literasi, Eulis Sulistinuari mengungkapkan UPTD SDN 2 Lombang yang memiliki 173 siswa saat ini tengah fokus mengembangkan potensi anak melalui ekstrakurikuler. Salah satunya ekskul kesenian tari yang digelar di luar jam pelajaran formal untuk mengasah bakat, minat, karakter, dan kreativitas siswa.


"Untuk prestasi lomba tari kami juara 1 tingkat kecamatan. Ketika kualifikasi di tingkat kabupaten memang belum lolos, tapi ini jadi motivasi kami untuk terus membina," jelas Eulis.


Ia menegaskan, hadirnya Perpustakaan Ramah Anak menjadi salah satu strategi sekolah agar anak-anak lebih baik dalam meningkatkan kompetensi dan semangat belajar, terutama dalam hal membaca.


 “Kami ingin memastikan buku bantuan pemerintah tidak hanya jadi pajangan, tapi benar-benar jadi jendela dunia bagi siswa,” tutupnya. 

Penulis: Jaya

Editor: Adi M

Senin, 13 April 2026

Viral! Kontrasnya SDN II Gandawesi, Ruang Kelas Rusak, Dapur MBG Mentereng, Disdik Majalengka Memastikan Masuk Program Prioritas Perbaikan Tahun 2026 Ini


Majalengka,
fokusdialog@com.

Kondisi bangunan SDN II Gandawesi yang kontras antara ruang kelas rusak dan Dapur MBG yang baru dan mentereng sempat menjadi viral di media sosial.

Kepala SDN II Gandawesi, Nina Sophia, menanggapi hal tersebut dengan bijak. Ia juga meminta masyarakat, untuk melihat dari sisi positifnya.

"Saya ambil sisi positifnya saja. Mungkin karena berdampingan dengan bangunan yang terlihat baru dan bagus, jadi perbandingannya cukup mencolok," ujarnya, Senin (13/4/2026) kepada wartawan.

Ia juga menjelaskan barwa pengajuan perbaikan ruang kelas, sudah disampaikan dan direspons oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.

“Bahkan, sebelum libur Lebaran, Dinas Pendidikan telah melakukan pengukuran terhadap tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan bahwa SDN II Gandawesi telah masuk dalam program prioritas perbaikan tahun ini.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola ke pemerintah pusat guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka.

“Kami terus berusaha jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka agar langkung sae,” katanya.

Umar Ma’ruf menambahkan bahwa pihaknya juga mendapatkan dukungan program dari pemerintah pusat, berupa revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang akan dialokasikan pada tahun 2026.

“Alhamdulillah kita dapat program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang dialokasikan tahun 2026. Ini merupakan langkah konkret Bapak Bupati dalam peningkatan sarana pendidikan,” pungkasnya. (Kom/Ujang AR)

 

Editor: Adi Mukti

Viral! Kontrasnya SDN II Gandawesi, Ruang Kelas Rusak, Dapur MBG Mentereng, Disdik Majalengka Memastikan Masuk Program Prioritas Perbaikan Tahun 2026 Ini


Majalengka,
fokusdialog@com.

Kondisi bangunan SDN II Gandawesi yang kontras antara ruang kelas rusak dan Dapur MBG yang baru dan mentereng sempat menjadi viral di media sosial.

Kepala SDN II Gandawesi, Nina Sophia, menanggapi hal tersebut dengan bijak. Ia juga meminta masyarakat, untuk melihat dari sisi positifnya.

"Saya ambil sisi positifnya saja. Mungkin karena berdampingan dengan bangunan yang terlihat baru dan bagus, jadi perbandingannya cukup mencolok," ujarnya, Senin (13/4/2026) kepada wartawan.

Ia juga menjelaskan barwa pengajuan perbaikan ruang kelas, sudah disampaikan dan direspons oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.

“Bahkan, sebelum libur Lebaran, Dinas Pendidikan telah melakukan pengukuran terhadap tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan bahwa SDN II Gandawesi telah masuk dalam program prioritas perbaikan tahun ini.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola ke pemerintah pusat guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka.

“Kami terus berusaha jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka agar langkung sae,” katanya.

Umar Ma’ruf menambahkan bahwa pihaknya juga mendapatkan dukungan program dari pemerintah pusat, berupa revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang akan dialokasikan pada tahun 2026.

“Alhamdulillah kita dapat program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang dialokasikan tahun 2026. Ini merupakan langkah konkret Bapak Bupati dalam peningkatan sarana pendidikan,” pungkasnya. (Kom/Ujang AR/Adi M)

Minggu, 14 Desember 2025

Pemkab Kuningan Dorong UMKM Naik Kelas melalui Program "Level Up UMKM"


Kuningan,
Fokus Dialog@com.

Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat komitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dan bertransformasi menjadi pebisnis profesional. 


Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan "Level Up UMKM Kuningan: Dari Pedagang ke Pebisnis Profesional" yang digelar di Teras Pendopo, Minggu (14/12/2025), hasil kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya melalui Program Kewirausahaan Masyarakat. Kegiatan ini menyasar pengusaha UMKM serta perwakilan RT dan RW, dengan melibatkan 200 peserta seminar dan 20 pelaku UMKM yang mengikuti gelar produk atau bazar.


Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, di antaranya Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan yang diwakili oleh  Kepala Bidang UMKM Perindustrian, Alvin Fitranda, ST., M.Si., Koordinator PPUK Universitas Prasetiya Mulya Faizal Ahmad, para mahasiswa pendamping, pelaku UMKM, serta Kepala Desa Kadugede dan Kepala Desa Cipasung.


Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana., S.Sos., M.Si, mewakili Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut.


Sambutan Bupati yang dibacakan Sekda U. Kusmana., S.Sos., M.Si, menyampaikan  apresiasi atas antusiasme para peserta yang merupakan UMKM terpilih dalam program community development Universitas Prasetiya Mulya.


“Majunya UMKM adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Kami mengapresiasi peran Universitas Prasetiya Mulya beserta mahasiswa yang bersinergi dengan Pemkab Kuningan melalui program kewirausahaan kemasyarakatan sebagai upaya peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia UMKM di era digital,” ungkapnya.


Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran strategis sebagai penopang ekonomi kerakyatan, baik di tingkat daerah hingga nasional. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memperkuat daya saing di tengah tantangan digitalisasi.


Dijelaskannya bahwa kegiatan Level Up UMKM dikemas dalam bentuk seminar kewirausahaan dan pameran produk. Seminar diikuti oleh 200 peserta, sementara bazar produk menampilkan 20 UMKM unggulan. Program ini dinilai memberi manfaat nyata bagi pelaku usaha dalam memahami langkah-langkah pengembangan bisnis agar tetap relevan dan berkelanjutan.


Dalam kesempatan tersebut, U. Kusmana juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran akademik Universitas Prasetiya Mulya yang telah melakukan pendampingan terhadap 75 pelaku UMKM yang tersebar di 10 desa pada 5 kecamatan di Kabupaten Kuningan. Pendampingan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian.


“Pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus hadir mendukung UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan siap melesat menuju pasar global,” terangnya.


Diakhir penyampiannya, U. Kusmana berharap para peserta dapat memanfaatkan seminar dan gelar produk ini secara optimal sebagai bekal untuk menumbuhkan usaha yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Kuningan Melesat menuju kesejahteraan ekonomi masyarakat. (Asep S/Angga P)

Jumat, 15 Agustus 2025

Arahan Presiden RI, Wabup Sukirman: Sejalan Deengan Program Pemda Pekalongan


Pekalongan,
fokusdialog.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jumat (15/08).

Acara ini diawali dengan penyampaian Arah Kebijakan Umum oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, dilanjutkan dengan pidato Ketua DPR RI, dan diakhiri dengan Pidato Kenegaraan oleh Presiden RI dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa banyak poin penting yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan sejalan dengan program-program yang telah dijalankan di Kabupaten Pekalongan.

“Komitmen Presiden dalam bidang pendidikan sangat sejalan dengan arah pembangunan di Kabupaten Pekalongan, termasuk peningkatan kualitas SDM melalui program makan bergizi gratis. Ini juga ditunjang dengan kemudahan akses layanan kesehatan yang telah kita laksanakan,” ujar Wabup.

Selain itu, Wabup Sukirman juga menyoroti penekanan Presiden dalam penurunan angka kemiskinan dan penguatan sektor ekonomi, yang akan menjadi kerangka acuan pembangunan nasional ke depan.

“Arahan Presiden menjadi pedoman bersama dalam menyusun kebijakan daerah. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen menindaklanjuti instruksi pusat, dan hal ini telah dijalankan oleh Ibu Bupati Dr. Hj. Fadia Arafiq, S.E., M.M., sejak awal periode kedua kepemimpinan beliau,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun bangsa yang berdaulat, sejahtera, dan berkeadilan sosial.***

Editor: Adi M

Wakil Bupati Kuningan Luncurkan Program "Sadulur Disabilitas"


Kuningan,
fokusdialog.com

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mencanangkan secara resmi Pelayanan Bagi Penyandang Disabilitas bertajuk "Sadulur Disabilitas" di Kabupaten Kuningan. Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang sama bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Puluhan siswa penyandang disabilitas dari berbagai Sekolah Luar Biasa se-Kabupaten Kuningan sumringah ketika menerima administrasi kependudukan, baik kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta lahir. Kegiatan berlangsung di SLB Negeri Taruna Mandiri, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Kamis (14 /8/2025).

Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menekankan bahwa semua masyarakat memiliki hak yang sama terkait administrasi kependudukan dan bahwa negara harus hadir dalam pemenuhan hak sipil setiap warga negara.

“Jadi anak-anaku, semua punya hak yang sama dalam berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Negara harus hadir dalam rangka pemenuhan hak sipil setiap warga negara. Untuk itu apa yang dilakukan dukcapil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ada diskriminasi, semua penduduk memiliki hak yang sama tak terkecuali bagi penyandang disabilitas” Papar Amih.

Amih menegaskan kepada para orang tua siswa disabilitas agar jangan ragu dan jangan malu ketika mengurus dokumen kependudukan.

“Jangan ragu dan jangan malu ya, bapak ibu. Selalu berikan data yang lengkap termasuk data anak-anak bapak/ibu penyandang disabilitas, karena data tersebut akan dijadikan acuan dalam rangka membuat kebijakan dalam proses pembangunan” tutup Amih.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuningan, Drs. Yudi Nugraha,  mengatakan pihaknya akan berkeliling ke setiap Sekolah SLB untuk melayani administrasi kependudukan, termasuk penerbitan KK, KTP, KIA, dan akta lahir.

 “Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan kepastian administrasi kependudukan bagi seluruh warga masyarakat Kuningan, termasuk adik-adik penyandang disabilitas. Nanti setiap bulan kami akan menyapa setiap SLB di Kuningan (yang jumlahnya 15) untuk melakukan pelayanan, baik penerbitan KK, KTP, KIA maupun akta lahir,” ucapnya.

Dengan demikian, diharapkan seluruh masyarakat Jawa Barat, terkhusus penyandang disabilitas, dapat memiliki hak yang sama terhadap pelayanan administrasi kependudukan. 

Rabu, 09 Juli 2025

Bupati Kuningan Gelar Program NGOPI PAGI untuk Sinergikan Pembangunan Desa


KUNINGAN,
fokusdialog.com

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, kembali menggelar Program NGOPI PAGI (Ngobrol Bareng Bupati Untuk Gali Informasi) pada Selasa, 8 Juli 2025, di Teras Pendopo Kuningan. 

Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi, potensi, dan permasalahan yang terjadi di berbagai desa di wilayah Kuningan Timur, khususnya di Kecamatan Luragung, Cibeureum, Cibingbin, Ciwaru, Karangkancana, dan Cimahi

Program NGOPI PAGI merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bupati Kuningan untuk menyerap aspirasi dan potensi desa, serta menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah desa. Kegiatan ini dihadiri oleh para camat, kepala desa, dan ketua BPD, serta berbagai kepala dinas teknis terkait.

Bupati Dian menyampaikan bahwa para aparatur pemerintahan daerah, kecamatan, maupun desa harus memiliki semangat yang tinggi untuk berkontribusi dalam menorehkan sejarah berdampak, meskipun dihadapkan pada kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara visi pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mensukseskan pembangunan yang berdampak.

Bupati Dian menyebutkan bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan tunda bayar APBD telah dicapai melalui bantuan pemerintah pusat dan swasta. Beberapa program berdampak yang telah dilaksanakan antara lain bantuan rutilahu, gelaran pangan murah, bantuan alsintan untuk para petani, serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Bupati Dian juga menyampaikan bahwa para camat dan desa harus tegak lurus terhadap Visi Pemerintah Kabupaten Kuningan Melesat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa untuk mensukseskan visi tersebut.

Program NGOPI PAGI telah selesai menyasar seluruh desa dan wilayah kecamatan di Kabupaten Kuningan yang dibagi dalam lima waktu yang berbeda. Bupati Dian berkomitmen bahwa program ini akan terus berlangsung selama masa pemerintahannya untuk meningkatkan sinergitas pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Angga P)