Majalengka, fokusdialog@com.
Kondisi
bangunan SDN II Gandawesi yang kontras antara ruang kelas rusak dan Dapur MBG
yang baru dan mentereng sempat menjadi viral di media sosial.
Kepala
SDN II Gandawesi, Nina Sophia, menanggapi hal tersebut dengan bijak. Ia juga meminta
masyarakat, untuk melihat dari sisi positifnya.
"Saya
ambil sisi positifnya saja. Mungkin karena berdampingan dengan bangunan yang
terlihat baru dan bagus, jadi perbandingannya cukup mencolok," ujarnya,
Senin (13/4/2026) kepada wartawan.
Ia
juga menjelaskan barwa pengajuan perbaikan ruang kelas, sudah disampaikan dan
direspons oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.
“Bahkan,
sebelum libur Lebaran, Dinas Pendidikan telah melakukan pengukuran terhadap
tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan,” terangnya.
Sementara
itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan
bahwa SDN II Gandawesi telah masuk dalam program prioritas perbaikan tahun ini.
Ia
menambahkan, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola ke pemerintah pusat
guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka.
“Kami
terus berusaha jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan
di Kabupaten Majalengka agar langkung sae,” katanya.
Umar
Ma’ruf menambahkan bahwa pihaknya juga mendapatkan dukungan program dari
pemerintah pusat, berupa revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang akan
dialokasikan pada tahun 2026.
“Alhamdulillah
kita dapat program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang
dialokasikan tahun 2026. Ini merupakan langkah konkret Bapak Bupati dalam
peningkatan sarana pendidikan,” pungkasnya. (Kom/Ujang AR/Adi M)


