Komitmen

Berita Terkini

Polsek Kedawung Bersama Warga Amankan Pelaku Penusukan Dua Perempuan di Sutawinangun

CIREBON KOTA, Fokus Dialog@com .-- Warga bersama anggota Polsek Kedawung berhasil mengamankan seorang pria berinisial SM alias D yang diduga...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Komitmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komitmen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juli 2026

Bupati Majalengka Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan BAZNAS RI, Lahirkan Program Nyata untuk Umat


JAKARTA, fokusdialog.com
– Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya memperkuat sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Komitmen itu disampaikan langsung Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. saat beraudiensi dengan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. di Gedung BAZNAS RI, Jalan Matraman Raya No.134, Jakarta Timur, Kamis 16 Juli 2026.

Pertemuan dihadiri Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta jajaran Pemkab dan pengurus BAZNAS Majalengka.

Bupati Majalengka memaparkan capaian dan komitmen Pemkab dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah ZIS, dan dana sosial keagamaan lainnya DSKL. Ia menegaskan Pemkab akan terus memberi dukungan penuh terhadap program sosial, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan kegiatan keagamaan BAZNAS.

Menurut Bupati Eman, BAZNAS adalah mitra strategis mewujudkan kesejahteraan masyarakat lewat optimalisasi ZIS-DSKL. Sinergi ini sudah diwujudkan lewat kebijakan dan program nyata, bukan sekadar komitmen.

“Pemerintah Kabupaten Majalengka akan terus bersinergi dengan BAZNAS dan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program sosial, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, serta kegiatan keagamaan yang dijalankan BAZNAS,” tegas Bupati.6. How - Bagaimana Wujud Nyatanya?  Payung Hukum Kuat: Pemkab Majalengka menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan ZIS serta DSKL. Regulasi ini memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Koordinasi Pemkab, BAZNAS, UPZ, dan pemangku kepentingan jadi lebih terarah.

BAZNAS Majalengka bersama Pemkab menyalurkan bantuan Rp1.372.000.000 kepada 1.372 pejuang keagamaan se-Kabupaten Majalengka. Masing-masing Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot, dan Petugas Pemulasaraan Jenazah di 343 desa/kelurahan menerima Rp1.000.000 sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka membina kehidupan religius warga.

Pada 25 Juni 2026, kolaborasi Pemkab, BAZNAS Majalengka, dan mitra swasta menyantuni 424 anak yatim. Setiap anak mendapat santunan dan voucher belanja Rp500.000. BAZNAS Majalengka bahkan meluncurkan lagu dan video klip “Lebaran Anak Yatim” sebagai media edukasi dan kampanye kepedulian sosial.

Bupati berharap BAZNAS RI terus mendukung program strategis BAZNAS Majalengka. Sinergi ini diyakini akan mempercepat pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi umat, pembangunan rumah layak huni, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan desa.

“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak program BAZNAS RI yang dapat hadir di Kabupaten Majalengka untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya saing, religius, dan Majalengka Langkung Sae,” tutup Bupati.

Ketua BAZNAS RI Dr. Sodik Mudjahid mengapresiasi keseriusan Pemkab Majalengka. Ia menilai lahirnya regulasi daerah dan program kolaboratif adalah langkah maju yang layak jadi inspirasi daerah lain di Indonesia.

“Dengan sinergi Pemkab-BAZNAS, Majalengka optimistis jadi daerah percontohan nasional dalam pengelolaan zakat yang berdampak nyata,” pungkasnya. (Kom/Uj.Ar)

Editor: Adi M

Jumat, 08 Mei 2026

UPTD SDN 2 Lombang Indramayu Terpilih Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional, Komitmen Nyata Tingkatkan Literasi Siswa


INDRAMAYU, Fokus Dialog@com
– UPTD SDN 2 Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu resmi dinobatkan sebagai sekolah penerima Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional. Peresmian program digelar Senin, 4 Mei 2026, di lingkungan sekolah dan menjadi bukti nyata komitmen SDN 2 Lombang dalam menguatkan budaya literasi.


Kepala UPTD SDN 2 Lombang, Eulis Sulistinuari, M.Pd.Gr., saat ditemui Fokus Dialog di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya bersama para guru menyambut positif program yang digagas pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, program ini lahir dari instruksi agar bantuan buku tahun 2024 benar-benar dimanfaatkan siswa secara maksimal.


"Oleh karena itu, tercetuslah program Perpustakaan Ramah Anak Nasional sehingga sekolah kami terpilih secara langsung. Jadi tidak mendaftarkan programnya, tapi langsung dipilih sebagai sekolah Perpustakaan Ramah Anak Nasional, karena sudah ada perintah dari pemerintah dan dukungan dari Disdik Kabupaten Indramayu," ujar Eulis, Senin (4/5/2026).


Eulis menambahkan, seluruh guru dan siswa sangat merespons positif program ini. Dukungan juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu yang turut mendorong penguatan literasi di tingkat sekolah dasar.


Semangat yang sama dirasakan siswa kelas 6, Alifah dan Arlan Saputra mewakili teman-teman sekelas dan adik kelasnya mengaku senang dengan hadirnya perpustakaan ramah anak. 


“Program ini bisa menambah semangat belajar dan membaca dengan baik dan benar,” kata Alifah.



Peresmian pada 4 Mei 2026 berlangsung meriah dan formal. Acara dihadiri Komite Sekolah H. Duladi, Pengawas Bina Kecamatan Hj. Unifah, Pengawas Pendamping Kecamatan Perpustakaan Ramah Anak Nasional Lilis Julianti, Ketua Forum Kepala sekolah Nano, para kepala sekolah Gugus 1 Lombang & Limbangan, guru, siswa, serta wali murid. Kegiatan dibuka dengan penyambutan berupa pegelaran tarian tradisional dari siswa.


Di luar program literasi, Eulis Sulistinuari mengungkapkan UPTD SDN 2 Lombang yang memiliki 173 siswa saat ini tengah fokus mengembangkan potensi anak melalui ekstrakurikuler. Salah satunya ekskul kesenian tari yang digelar di luar jam pelajaran formal untuk mengasah bakat, minat, karakter, dan kreativitas siswa.


"Untuk prestasi lomba tari kami juara 1 tingkat kecamatan. Ketika kualifikasi di tingkat kabupaten memang belum lolos, tapi ini jadi motivasi kami untuk terus membina," jelas Eulis.


Ia menegaskan, hadirnya Perpustakaan Ramah Anak menjadi salah satu strategi sekolah agar anak-anak lebih baik dalam meningkatkan kompetensi dan semangat belajar, terutama dalam hal membaca.


 “Kami ingin memastikan buku bantuan pemerintah tidak hanya jadi pajangan, tapi benar-benar jadi jendela dunia bagi siswa,” tutupnya. 

Penulis: Jaya

Editor: Adi M

Rabu, 09 Juli 2025

Pemkab Cirebon Komitmen Kawal Pengajuan KH Abbas sebagai Pahlawan Nasional


CIREBON,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh proses pengajuan KH Abbas Abdul Jamil sebagai pahlawan nasional.

Bupati Cirebon, Imron, menyatakan bahwa ulama kharismatik asal Cirebon itu memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan layak mendapat pengakuan Negara.

“Pengajuan KH Abbas sebagai pahlawan nasional merupakan harapan bersama warga Kabupaten Cirebon. Penetapan tersebut akan menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bagi generasi muda akan pentingnya nilai perjuangan, kebangsaan, dan pendidikan yang diwariskan para ulama,” ucap Imron.

Ia mengatakan bahwa pengajuan ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat.

Bupati Imron mendampingi kunjungan tim TP2GP Kemensos RI bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani.

Proses pengajuan ini sedang berlangsung di Kabupaten Cirebon, dengan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang melakukan verifikasi lapangan.

Kunjungan TP2GP dilakukan pada Jumat (4/7/2025) untuk memastikan keabsahan sejarah perjuangan KH Abbas.

Pemkab Cirebon menganggap KH Abbas bukan hanya tokoh agama, tapi juga pejuang yang kontribusinya nyata dalam kemerdekaan Indonesia. Penetapan sebagai pahlawan nasional akan menjadi tonggak sejarah bagi Kabupaten Cirebon dan penghormatan terhadap peran ulama dalam perjuangan kemerdekaan.

TP2GP melakukan verifikasi lapangan, termasuk peninjauan situs-situs bersejarah, arsip, dan dialog dengan pihak keluarga serta masyarakat. Proses pengajuan sudah memasuki tahap akhir, dengan laporan akhir yang akan disusun sebelum nama KH Abbas diusulkan secara resmi ke Presiden. (Diding/Muh)