• Jelajahi

    Cirebon (74) Kabar Daerah (91) Koran (1)
    Copyright © Fokus Dialog
    Best Viral Premium Blogger Templates

    e-koran

    Bunda El: Pola Asuh Anak di Era Digital Butuh Pendampingan dan Ketahanan Keluarga Kuat

    FOKUS DIALOG
    Rabu, 13 Mei 2026, Mei 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T18:27:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    KUNINGAN,
    fokusdialog.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos atau akrab disapa “Bunda El”, menyoroti pentingnya pola asuh anak di era digital. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Rabu 13 Mei 2026.

    Menurut Bunda El, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mendidik anak. Di tengah situasi itu, peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan dalam membentuk karakter dan ketahanan keluarga.

    “Di era digital saat ini, pola asuh anak menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Anak-anak membutuhkan pendampingan, perhatian, dan lingkungan keluarga yang sehat agar tumbuh dengan baik,” ujar Bunda El dalam sambutannya.

    Ia menegaskan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun generasi masa depan. Karena itu, ketahanan keluarga perlu terus diperkuat melalui pola pengasuhan yang baik, pendidikan yang memadai, serta lingkungan yang sehat dan nyaman bagi anak.

    Selain pola asuh, Bunda El juga mengajak kader PKK untuk terus mendorong pendidikan anak usia dini melalui program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah atau PAUD. Ia menyebut usia dini sebagai masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

    “Jangan sampai ada anak-anak di lingkungan kita yang tidak mendapatkan pendidikan sejak dini. Pada masa itulah anak belajar dasar-dasar kehidupan, mulai dari bersosialisasi hingga membentuk karakter,” katanya.

    Bunda El menekankan pentingnya dukungan terhadap PAUD Holistik Integratif PAUD HI. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara menyeluruh.

    Dalam kesempatan yang sama, ia mengingatkan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu. Kader PKK juga didorong aktif mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga sehat dan berkualitas.

    “Kita harus terus bersinergi dengan camat, kepala desa, puskesmas, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat agar program PKK benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.


    Kegiatan Binwil TP PKK Kabupaten Kuningan di Desa Margamukti diisi dengan pembinaan kesekretariatan serta masing-masing kelompok kerja pokja PKK. Tujuannya memperkuat kapasitas organisasi hingga tingkat desa.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Camat beserta unsur Forkopimcam Kecamatan Cimahi, Ketua TP PKK Kecamatan, para kepala desa se-Kecamatan Cimahi, serta pengurus dan kader PKK desa se-Kecamatan Cimahi.

    Usai kegiatan di Desa Margamukti, rangkaian Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan dilanjutkan ke Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung. Agenda ini merupakan bagian dari pembinaan di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan sepanjang tahun 2026. (Angga P/Adi M)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini