• Jelajahi

    Cirebon (48) Kabar Daerah (62) Koran (1)
    Copyright © Fokus Dialog
    Best Viral Premium Blogger Templates

    e-koran

    Dengan Bantuan Revitalisasi, SMPN 3 Jatiwangi Ciptakan Lingkungan Belajar Lebih Ideal

    FOKUS DIALOG
    Minggu, 14 Desember 2025, Desember 14, 2025 WIB Last Updated 2025-12-14T21:49:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Majalengka,
    Fokus Dialog@com.

    Revitalisasi sekolah dilaksanakan melalui skema swakelola sesuai Intruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 dan Program Hari Terbaik Cepat (HTC). Program Revitalisasi satuan pendidikan adalah program peningkatan sarana dan prasarana yang berkualitas melalui rehabilitasi dan pembangunan prasarana serta penyediaan sarana.


    SMPN 3 Jatiwangi optimis, Revitalisasi selesai sesuai target. Program ini melahirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan Nasional.


    Fokus Revitalisasi ini mencakup pembangunan 6 ruang kelas, 1 ruang LAB IPA, 1 ruang Musholla, 1 ruang Admin, 3 ruang toilet serta ruang pendukung lainnya.

    Kepala SMPN 3 Jatiwangi Abdul Manan, S.Pd, menyampaikan bahwa pengajuan revitalisasi berdasarkan pada hasil analisis kondisi bangunan yang tercantum didapodik, serta legalitas kepemilikan lahan proses verifikasi lapangan dilakukan oleh Dinas terkait untuk memastikan kesesuaian data.

    Pengelolaan pembangunan secara swakelola, lanjut Abdul Manan, S.Pd, oleh pihak sekolah dengan pendamping teknis Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2KP) yang melibatkan masyarakat didampingi tim teknis penerima dan pengawas sekolah ini kewenangan penuh untuk merancang, mengerjakan membangun dan mempertanggung jawabkan anggaran secara transparan dan akuntabel dengan dukungan langsung dari masyarakat dan tenaga profesional sekaligus kerterlibatan didalamnya komite sekolah Ujang Nurikhsan,S.Pd. Kepala Desa Andir H.Uung Mahrudin.

    Ia menambahkan, dalam pengelolaan bantuan revitalisasi dimulai dari proses perencanaan dilakukan secara sistematis dan transparan, sebelum dimulai pembangunan sekolah diwajibkan menyusun Rencana  Anggaran Biaya (RAB) secara rinci dan jelas. Hal ini untuk memastikan, agar dana penggunaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    “Kami selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana ini yang disusun secara jelas dan transparan, sesuai pedoman dan juknis dari kementrian. Selain itu, kami selalu berkoordinasi dengan panitia P2KP agar pembangunan dapat terus dikawal dengan baik," jelasnya.

    Abdul Manan, S.Pd selaku penanggung jawab menegaskan bahwa revitalisasi tidak hanya soal membangun fisik, tetapi juga dapat menciptakan ekositem belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa SMPN 3 Jatiwangi membentuk generasi unggul. 

    “Program ini juga adalah upaya memberikan layanan pendidikan yang lebih bermutu, aman dan menyenangkan bagi semua peserta didik. Kami sangat bangga dan terbantu dengan adanya program ini, semoga kedepan dapat lebih meningkatkan proses pembelajaran sehingga lebih banyak menciptakan siswa unggul Nasional," harapnya.

    Dirinya tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diterima.

    "Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diterima. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah, sehingga kami dapat memberikan pendidikan yang lebih baik bagi siswa-siswi kami," ungkapnya.

    Selain itu, pihaknya juga mengaku bangga kepada pemerintah atas bantuan yang diterima oleh SMPN 3 Jatiwangi.

    "Ini menunjukkan bahwa pemerintah peduli dengan pendidikan di daerah kami, dan kami akan menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan," tambahnya. 

    Ditempat terpisah, beberapa guru pengajar saat dimintai komentarnya oleh awak media ini terkait bantuan revitalisasi 2025 dari pemerintah menuturkan bahwa setelah mendapat bantuan revitalisasi, kondisi sekolah kami terlihat lebih Bersih, Sehat, Kondusif dan Agamis (BERSEKA).

    “Kami keluarga besar pengajar di SMPN 3 Jatiwangi, juga turut membantu. Dalam pelaksanaannya pun, disesuaikan dengan RAB yang diamanahkan pemerintah. Dengan demikian, proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan hasilnya pun sangat baik sesuai harapan,” tuturnya.

    Sementara itu, tanggapan para siswa yang ditemui saat jam istirahat mengatakan bahwa setelah beberapa fasilitas sekolah direhab dan dibangun, mereka mengaku sangat senang juga lebih semangat datang ke sekolah dalam mengikuti KBM. (Ujang AR)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini