Majalengka, Fokus Dialog@com.
Revitalisasi
sekolah dilaksanakan melalui skema swakelola sesuai Intruksi Presiden Nomor 7
Tahun 2025 dan Program Hari Terbaik Cepat (HTC). Program Revitalisasi satuan
pendidikan adalah program peningkatan sarana dan prasarana yang berkualitas
melalui rehabilitasi dan pembangunan prasarana serta penyediaan sarana.
SMPN 3 Jatiwangi optimis, Revitalisasi selesai sesuai target. Program ini melahirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan Nasional.
Fokus Revitalisasi ini mencakup pembangunan 6 ruang kelas, 1 ruang LAB IPA, 1 ruang Musholla, 1 ruang Admin, 3 ruang toilet serta ruang pendukung lainnya.
Kepala
SMPN 3 Jatiwangi Abdul Manan, S.Pd, menyampaikan bahwa pengajuan revitalisasi
berdasarkan pada hasil analisis kondisi bangunan yang tercantum didapodik,
serta legalitas kepemilikan lahan proses verifikasi lapangan dilakukan oleh
Dinas terkait untuk memastikan kesesuaian data.
Pengelolaan
pembangunan secara swakelola, lanjut Abdul Manan, S.Pd, oleh pihak sekolah
dengan pendamping teknis Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2KP) yang
melibatkan masyarakat didampingi tim teknis penerima dan pengawas sekolah ini
kewenangan penuh untuk merancang, mengerjakan membangun dan mempertanggung
jawabkan anggaran secara transparan dan akuntabel dengan dukungan langsung dari
masyarakat dan tenaga profesional sekaligus kerterlibatan didalamnya komite sekolah
Ujang Nurikhsan,S.Pd. Kepala Desa Andir H.Uung Mahrudin.
Ia
menambahkan, dalam pengelolaan bantuan revitalisasi dimulai dari proses
perencanaan dilakukan secara sistematis dan transparan, sebelum dimulai
pembangunan sekolah diwajibkan menyusun Rencana
Anggaran Biaya (RAB) secara rinci dan jelas. Hal ini untuk memastikan, agar
dana penggunaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami
selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana ini yang disusun
secara jelas dan transparan, sesuai pedoman dan juknis dari kementrian. Selain
itu, kami selalu berkoordinasi dengan panitia P2KP agar pembangunan dapat terus
dikawal dengan baik," jelasnya.
Abdul
Manan, S.Pd selaku penanggung jawab menegaskan bahwa revitalisasi tidak hanya
soal membangun fisik, tetapi juga dapat menciptakan ekositem belajar yang
mendukung tumbuh kembang siswa SMPN 3 Jatiwangi membentuk generasi unggul.
“Program
ini juga adalah upaya memberikan layanan pendidikan yang lebih bermutu, aman
dan menyenangkan bagi semua peserta didik. Kami sangat bangga dan terbantu dengan
adanya program ini, semoga kedepan dapat lebih meningkatkan proses pembelajaran
sehingga lebih banyak menciptakan siswa unggul Nasional," harapnya.
Dirinya
tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah atas bantuan
revitalisasi yang diterima.
"Kami
sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang
diterima. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan
fasilitas sekolah, sehingga kami dapat memberikan pendidikan yang lebih baik
bagi siswa-siswi kami," ungkapnya.
Selain
itu, pihaknya juga mengaku bangga kepada pemerintah atas bantuan yang diterima
oleh SMPN 3 Jatiwangi.
"Ini
menunjukkan bahwa pemerintah peduli dengan pendidikan di daerah kami, dan kami
akan menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas
pendidikan," tambahnya.
Ditempat
terpisah, beberapa guru pengajar saat dimintai komentarnya oleh awak media ini
terkait bantuan revitalisasi 2025 dari pemerintah menuturkan bahwa setelah
mendapat bantuan revitalisasi, kondisi sekolah kami terlihat lebih Bersih,
Sehat, Kondusif dan Agamis (BERSEKA).
“Kami
keluarga besar pengajar di SMPN 3 Jatiwangi, juga turut membantu. Dalam
pelaksanaannya pun, disesuaikan dengan RAB yang diamanahkan pemerintah. Dengan
demikian, proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan hasilnya pun sangat baik
sesuai harapan,” tuturnya.
Sementara
itu, tanggapan para siswa yang ditemui saat jam istirahat mengatakan bahwa
setelah beberapa fasilitas sekolah direhab dan dibangun, mereka mengaku sangat
senang juga lebih semangat datang ke sekolah dalam mengikuti KBM. (Ujang AR)




