Kuningan, Fokus Dialog@com. - Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XVII DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan Tahun 2026, di Meeting Room Ipukan Highland, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Senin (16/2/2026).
Kehadiran Bupati menjadi bentuk komitmen
Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung penguatan peran pemuda sebagai
mitra strategis pembangunan daerah. Musda XVII mengusung tema “KNPI Bersatu,
Satu Tujuan, Satu Semangat untuk Kuningan Melesat” dan menjadi momentum penting
konsolidasi organisasi serta regenerasi kepemimpinan.
Dalam arahannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan forum evaluasi program dan perumusan arah strategis organisasi ke depan.
"Musda
bukan hanya soal siapa yang terpilih menjadi ketua, tetapi bagaimana KNPI mampu
menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat," tegasnya.
Bupati juga menekankan komitmen pemerintah daerah
untuk terus bersinergi dengan KNPI dalam mendorong pembangunan daerah yang
inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, KNPI merupakan laboratorium kader dan
ruang pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda. Oleh karena itu, ketua
terpilih harus memiliki integritas, moralitas, serta kecerdasan intelektual,
emosional, spiritual, dan sosial yang seimbang.
Bupati berharap KNPI terus memperkuat peran
strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam memajukan pembangunan daerah. KNPI juga
memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memberikan masukan
konstruktif terhadap kebijakan publik.
Sementara dikesempatan yang sama Ketua DPD KNPI Kabupaten
Kuningan, Ahmad Jayadi, dalam sambutannya menyampaikan laporan
pertanggungjawaban sekaligus refleksi akhir masa kepemimpinannya.
Ia menjelaskan bahwa pada Musda ke-16 KNPI
Kuningan membawahi 62 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Namun berdasarkan
proses verifikasi dan validasi sesuai AD/ART Tahun 2022, sekitar 30 OKP
dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta penuh dengan hak suara.
“Lebih baik sedikit tetapi berkualitas, daripada
banyak tetapi tidak jelas,” ungkapnya.
OKP yang Surat Keputusannya tidak aktif
ditempatkan sebagai peninjau. Sementara OKP baru yang terdaftar akan melalui
tahapan sebagai peninjau sebelum menjadi peserta penuh pada Musda berikutnya,
dengan ketentuan administrasi yang lengkap dan aktif.
Ahmad Jayadi juga menyampaikan apresiasi kepada
Pemerintah Kabupaten Kuningan atas dukungan terhadap berbagai kegiatan KNPI,
mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, hingga forum konsolidasi organisasi. Ia
berharap dukungan tersebut dapat terus ditingkatkan guna memperkuat sinergi
bersama 30 OKP dan 32 Pengurus Kecamatan (PK).
Sementara itu, perwakilan DPD KNPI Jawa Barat,
Wakil Ketua OKK Budi Miftahudin, menegaskan bahwa KNPI harus mampu menempatkan
diri sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah daerah.
“Momentum
Musda ke-17 ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang semakin dewasa, solid,
dan mampu menjaga persatuan pemuda di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Musda XVII DPD KNPI Kabupaten Kuningan diharapkan
menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat soliditas organisasi,
memperjelas arah program kerja, serta menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten
Kuningan dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Sumber Diskominfo Kng. (Angga P)
Editor:
Adi M




