Indramayu, fokusdialog.com - UPTD SDN 2 Bangkaloa, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu Jawa Barat menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas VI di halaman sekolah, Sabtu (27/6/2026) siang.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala sekolah
UPTD SDN 2 Bangkaloa, Kusniah,S.Pd.SD yang sekaligus menyampaikan rasa syukur
atas kelulusan seluruh siswa kelas VI tahun ini.
Turut hadir Ketua komite UPTD SDN 2 Bangkaloa Jubaedah S.Pd, Bendahara komite Indah Komalasari, Babinkamtibmas Desa Bangkaloa Polsek Widasari, AIPDA Azis SE, para guru, orang tua siswa, para tamu undangan dan seluruh siswa-siswi kelas I – VI.
“Alhamdulillah untuk tahun sekarang semuanya lulus.
Antusias para wali murid, guru, Dewan Sekolah, dan rekan-rekan kerja sangat
baik,” ujarnya saat ditemui media.
Tahun ini sebanyak 22 siswa kelas VI dinyatakan
lulus, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 6 siswi perempuan. Total peserta
didik UPTD SDN 2 Bangkaloa dari kelas 1 sampai kelas 6 berjumlah 141 siswa.
Kusniah,S.Pd.SD berharap para lulusan menjadi anak
yang lebih baik, berakhlak, dan beradab.
“Untuk itu kami menyarankan agar anak-anak yang
sudah lulus tidak terlepas dari pengawasan orang tua dan menghindari pergaulan
bebas,” pesannya.
Ia menjelaskan kegiatan pelepasan ini atas dasar
insiatif orang tua wali murid dan mendapat dukungan penuh dari Dewan Sekolah
serta Komite Sekolah. Pihak sekolah dan para guru hanya memfasilitasi serta
menyetujui setelah sebelumnya dilakukan rapat bersama orang tua wali murid,
komite sekolah, dan bendahara komite.
Ketua Komite UPTD SDN 2 Bangkaloa, Jubaedah S.Pd,
saat dimintai keterangan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah keinginan semua
orang tua wali siswa sebagai bentuk rasa syukur atas kenaikan dan kelulusan
putra-putrinya.
“Kegiatan ini juga, murni inisiatif dari para orang
tua siswa dari mulai kelas I hingga kelas VI. Mereka juga saat rapat dengan
kami menyatakan sepakat dan sukarela menyumbang dana Rp.40 ribu per siswa,
agar acara kenaikan dan pelepasan ini dapat terselenggara. Dana yang terkumpul
tersebut digunakan untuk sewa panggung, tenda, sound system serta snack untuk
semua siswa. Semuanya sudah kami koordinasikan dengan para orang tua siswa,”
terangnya.
Jubaedah S.Pd menambahkan, dari awal penyusunan
rencana kegiatan kenaikan kelas 1-kelas 5 dan pelepasan siswa kelas 6 hingga
rapat Kepala sekolah dan guru tidak dilibatkan. Meski begitu, pihak sekolah tetap
memberikan fasilitas tempat untuk kegiatan tersebut.
“Y, pihak sekolah memang tidak dilibatkan. Jadi tidak
tahu menahu, hanya memberikan fasilitas tempat saja. Kegiatan ini terwujud, berkat
dukungan dan dorongan dari para orang tua siswa yang mempercayakan
pelaksaaannya kepada komite,” imbuhnya.
Indah Komalasari selaku Bendahara komite sekolah
juga menyampaikan, tahun sebelumnya memang tidak ada kegiatan seperti ini. Namun
karena para orang tua siswa yang mengingikan adanya kegiatan ini, maka kegiatan
ini pun dilaksanakan.
Menurutnya, untuk acara kenaikan dan perpisahan tiap
siswa Rp. 40 ribu. Sedangkan biaya Rp.100 ribu itu untuk make up dan aksesoris
bagi siswa yang ingin tampil menunjukan bakat dan kreativitasnya diatas
panggung.
“Untuk acara kenaikan dan perpisahan itu hanya Rp.40
ribu. Kalau yang Rp. 100 ribu itu, khusus bagi siswa yang ikut nari serta ingin
di make up ketukang rias, itupun kita tidak memaksa. Jadi kalau ada yang mau
make up sendiri ya silahkan, tapi kalua mau di make up ketukang rias ya siswa
harus bayar sendiri,” tuturnya.
Sementara tanggapan dari orang tua siswa kelas 6,
Cucu Cuerni, kepada awak media mengaku sangat bangga terhadap UPTD SDN 2
Bangkaloa dan mengapresiasi kinerja para guru dalam mendidik dan membekali
siswa-siswinya dengan ilmu termasuk terhadap anaknya yang duduk di kelas 6 dan
lulus dengan nilai sempurna sehingga menjadi modal berharga saat melangkah
kejenjang pendidikan selanjutnya.
Hal senada juga disampaikan, Rismiana Ranti selaku
orang tua siswa kelas 3. Ia menyebut kegiatan ini dinilai sangat baik dan
mengaku senang dapat hadir mendampingi anaknya yang duduk dikelas 3 naik ke
kelas 4.
“Senang bisa hadir dan mendampingi anak di acara
ini. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada para guru di sekolah ini yang
telah mendidik anak saya dengan baik. Semoga kedepan sekolah ini lebih maju,
serta kegiatan ekstrakuliluer lebih ditingkatkan lagi,” ucapnya.
Tika dan Kailah yang merupakan siswi kelas 6
disela-sela kegiatan mengutarakan rasa bangga dan bahagia bisa turut serta memeriahkan
kegiatan kenaikan dan kelulusan bersama teman-teman sekelas maupun adik kelasnya.
“Terimakasih atas jasa Bapak dan Ibu guru yang telah
mendidik serta membina kami untuk menjadi generasi penerus yang tangguh,
cerdas, disiplin dan berkepribadian. Bapak dan Ibu Guru, mohon doakan kami agar
di jenjang pendidikan selanjutnya dapat meraih prestasi gemilang,” harap Tika
dan Kailah.
Masih dilokasi yang sama petugas dari Polsek
Widasari, AIPDA. Azis, SE selaku Babinkamtibmas Desa Bangkaloa yang kebetulan
hadir memenuhi undangan pihak sekolah, menyatakan bahwa kegiatan yang
dilaksanakan oleh SDN 2 Bangkaloa memiliki makna mendalam bagi para guru, orang
tua wali murid maupun para siswa itu sendiri.
“Pentas seni dalam kegiatan pelepasan ini dapat
menambah kreativitas siswa. Hal positif lainnya dari kegiatan ini, dapat dijadikan
sebagai pemersatu dan mempererat hubungan baik antar warga Bangkaloa.
Alhamduliilah sejak awal sampai dipenghujung acara, semua berjalan lancar aman
dan kondusif,” pungkasnya kepada awak media ini.
Acara syukuran kenaikan kelas dan pelepasan siswa di
UPTD SDN 2 Bangkaloa berlangsung meriah dengan dibalut serangkaian pagelaran pentas
seni dan kreativitas oleh siswa dan siswi. Suasana penuh keceriaan dan kegembiraan
juga nampak terpancar dari raut wajah seluruh siswa-siswi dari mulai kelas 1
hingga kelas 6, para guru, komite, orang tua siswa serta para tamu undangan
lainnya.
Penulis: Jaya


.jpeg)
