Bangunan ini menjadi sekolah pertama di Majalengka
yang mendapat alokasi langsung dari program Bantuan Presiden Banpres Tahun
Anggaran 2026. Total anggaran Rp1,1 miliar untuk 7 ruang kelas baru.
Proyek dikerjakan swakelola melibatkan kepala
sekolah, komite, dan masyarakat. Hasilnya dinilai kokoh, aman, dan berkualitas
baik untuk kegiatan belajar mengajar.
Banpres tahap awal ini menyasar empat sekolah: dua
SD dan dua SMP. Selain Leuwimunding, tiga sekolah lain berada di Kecamatan
Maja, Dawuan, dan Majalengka Kota.
Bupati menyampaikan rasa syukur atas dukungan pusat
terhadap peningkatan sarpras pendidikan daerah. Ini kali pertama Majalengka
mendapat perhatian langsung Presiden lewat Banpres untuk renovasi sekolah.
"Syukur alhamdulillah, pada hari ini saya bisa
hadir langsung untuk meresmikan penggunaan bangunan sekolah baru dari program
Bapak Presiden melalui Bantuan Presiden. Dan ini merupakan kali pertama, atau
yang paling awal, kita mendapatkan perhatian dari Bapak Presiden melalui
program Banpres untuk melakukan renovasi di SMPN 1 Leuwimunding," ujar
Bupati.
Bupati memuji model swakelola yang melibatkan
ekosistem sekolah dan warga. "Berdasarkan laporan dari teman-teman,
program ini pelaksanaannya dilaksanakan secara swakelola, bekerja sama antara
Kepala Sekolah, masyarakat, dan juga Komite Sekolah. Kita bisa buktikan bersama
dan melihat bangunannya, alhamdulillah hasilnya cukup bagus," tambahnya.
Bupati menitipkan pesan agar gedung harus dirawat
konsisten. "Saya titipkan pesan,
karena bagaimanapun seperti yang saya sampaikan tadi, membangun itu lebih
mudah. Yang lebih susah dan membutuhkan konsistensi waktu adalah merawatnya.
Oleh karena itu, saya titip kepada Kepala Sekolah dan Ketua Komite agar
bangunan ini betul-betul dirawat demi anak-anak kita. Kalau ada kotor sedikit
segera diperbaiki, jika ada ramat—atau sarang laba-laba—tolong segera
dibersihkan," tegasnya.
Menurut Bupati, sekolah bersih dan terawat akan
mendongkrak motivasi belajar siswa dan semangat guru. Sebaliknya, sekolah kotor
mengganggu kenyamanan KBM.Instruksi Disiplin Guru
Bupati meminta Dinas Pendidikan memantau kehadiran
dan kedisiplinan guru sejak hari pertama gedung dipakai. Sanksi mulai Surat
Peringatan SP hingga sanksi berat tetap berlaku bagi yang melanggar.
Kadisdik H. Muhamad Umar Ma'ruf menambahkan, Banpres
tahap awal menyasar 4 sekolah dengan anggaran berbeda. Untuk SMPN 1
Leuwimunding Rp1,1 miliar untuk 7 lokal.
Dengan gedung baru yang kokoh dan pesan perawatan
yang kuat, Pemkab Majalengka berharap SMPN 1 Leuwimunding jadi contoh sekolah
yang tak hanya bagus dibangun, tapi juga terawat untuk generasi mendatang.
Kepala SMPN 1 Leuwimunding Warya, M.Pd dalam
kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih.
"Kami atas nama seluruh warga sekolah
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan ini. Bangunan yang
representatif ini sudah lama dinantikan demi kenyamanan anak didik kami. Kami
berjanji akan merawat sarana prasarana ini sebaik mungkin sesuai amanat yang
disampaikan, serta menjadikannya pemacu dalam meningkatkan mutu pendidikan di
SMPN 1 Leuwimunding," tegasnya.
Acara peresmian ditutup dengan gunting pita dan peninjauan
langsung bangunan baru oleh Bupati Majalengka didampingi Kadisdik, Kepala SMPN
1 Leuwimunding, Komite sekolah beserta para guru. (Kom/Uj. Ar)
Editor: Adi M


