Pembangunan

Berita Terkini

Meriahkan Final Piala Presiden 2026, Polresta Cirebon Gelar Nobar Persib vs Persebaya dan Bagi-Bagi Motor Listrik

Cirebon, Fokus Dialog@com.-- Polresta Cirebon menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Presiden 2026 yang mempe...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Desember 2025

Rakor Percepatan Pembangunan Gedung KDMP Mundu, Stakeholder Siap Dukung


Pemerintah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan gedung KDMP di Aula Kantor Kecamatan Mundu, Rabu (10/12/2025) lalu. Acara ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk Dinas Koperasi dan UKM, Kepolisian, dan TNI.

Camat Mundu, Novi Komalasari, SSTP, menyatakan bahwa rakor ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan gedung kantor dan gerai KDMP.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyelenggarakan Rakor dengan seluruh Stakeholder KDMP, khususnya di Wilayah Kecamatan Mundu yang dijadikan Pilot Projek di Kabupaten Cirebon," ujarnya.


Kapolsek Mundu juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pembangunan KDMP.

"Kami akan selalu siap mendukung terselenggaranya program pembangunan KDMP yang akan membawa percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan," katanya.


Dinkop UKM Kabupaten Cirebon berharap agar seluruh pihak ikut mendukung secara maksimal pembangunan KDMP.

"Tujuan dan Target KDMP adalah untuk Peningkatan Taraf Ekonomi dan Kesejahteraan masyarakat di seluruh Desa," ujar DR. Maharto dari DinKop UKM Kabupaten Cirebon.

Danramil Mundu juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal program pembangunan KDMP.

"Kami seluruh jajaran siap dan akan tetap mengawal Program Pembangunan KDMP ini hingga terwujudnya seluruh Bangunan Gedung KDMP," katanya.


Kepala desa dan jajaran pemerintahan desa se-Kecamatan Mundu juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembangunan KDMP.

"Semoga KDMP segera dapat terwujud dan seirama dengan Visi, Misi dan Program Pemerintahan Desa dalam meningkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kami," ujar Ketua FKKC Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan percepatan pembangunan gedung KDMP dapat terlaksana dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Makmud Mansyur

Editor: Adi M

Kamis, 10 Juli 2025

Pemkab Majalengka Susun Arah Pembangunan Wilayah untuk Pemerataan Ekonomi


Majalengka,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Majalengka tengah menyusun ulang arah pembangunan wilayah demi pemerataan pertumbuhan ekonomi. Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan, menyebutkan bahwa kebijakan ini disesuaikan dengan kondisi geografis Kabupaten Majalengka yang lengkap, dari dataran rendah hingga pegunungan.

Wabup Dena mengatakan, wilayah utara Majalengka akan diarahkan sebagai kawasan industri, sementara wilayah selatan diproyeksikan menjadi pusat wisata berbasis alam. Pengembangan wilayah selatan didukung oleh percepatan pembangunan Jalur Lingkar Selatan Majalengka (Jalisma) yang akan menghubungkan Cibodas hingga Lemahsugih.

“Wilayah selatan punya daya tarik besar untuk wisata keluarga, fotografi alam, hingga ekowisata. Kalau akses jalannya lancar, wisatawan akan semakin banyak datang,” ujarnya baru-baru ini.

Pemerintah Kabupaten Majalengka, yang dipimpin oleh Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena M. Ramdhan, tengah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menuntaskan proyek Jalisma.

“Pembangunan wilayah ini akan dilakukan di Kabupaten Majalengka, dengan fokus pada wilayah utara sebagai kawasan industri dan wilayah selatan sebagai pusat wisata alam,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Bupati Majalengka, Eman Suherman, Pemkab Majalengka telah mengusulkan anggaran sebesar Rp26 miliar ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menuntaskan jalur Jalisma sepanjang hampir 30 kilometer.

“Kalau Jalisma rampung, waktu tempuh dari kota Majalengka ke Lemahsugih bisa dipangkas jadi hanya 45 menit. Ini akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan,” jelas Eman.

Ia menambahkan, pengembangan wilayah selatan sebagai pusat wisata alam didasarkan pada potensi wisata alam yang luar biasa di wilayah tersebut. Sementara itu, wilayah utara cocok untuk kawasan industri karena dekat dengan Bandara Kertajati dan akses jalan nasional.

“Pemkab Majalengka akan menyiapkan pengelolaan wisata yang lebih terencana, termasuk penataan jalur alternatif, penambahan tempat parkir, dan pengamanan lalu lintas. Dengan demikian, wisatawan dapat merasa nyaman dan betah saat berkunjung ke destinasi wisata unggulan Majalengka,” terangnya.

“Konektivitas yang baik akan mendorong geliat ekonomi masyarakat seperti warung, homestay, serta pemasaran produk UMKM di wilayah seperti Bantarujeg, Lemahsugih, Cikawuan, hingga Kadut,” pungkasnya. (Ujang AR)