Siap

Berita Terkini

PT. Bakti Artha Mulya Siap Lapor Balik Atas Laporan Kepala Desa Datar Dugaan Pemalsuan Data

Budi selaku Direktur PT Bhakti Artha Mulya Kuningan, fokusdialog.com   - PT Bhakti Artha Mulya memberikan tanggapan atas laporan dugaan pema...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Siap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siap. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2026

PT. Bakti Artha Mulya Siap Lapor Balik Atas Laporan Kepala Desa Datar Dugaan Pemalsuan Data

Budi selaku Direktur PT Bhakti Artha Mulya

Kuningan, fokusdialog.com  - PT Bhakti Artha Mulya memberikan tanggapan atas laporan dugaan pemalsuan dokumen yang dilayangkan Kepala Desa Datar, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, ke Polres Kuningan. Pihak perusahaan menegaskan bahwa seluruh proses pembelian tanah dilakukan sesuai ketentuan hukum dan berdasarkan dokumen yang diterima secara sah dari pihak penjual.


Budi selaku penanggung jawab Direktur PT Bhakti Artha Mulya menyatakan, perusahaan tidak dapat disalahkan  Menurutnya, PT Bhakti Artha Mulya bertindak sebagai pembeli yang telah memenuhi seluruh prosedur dan persyaratan yang berlaku dalam transaksi pembelian tanah.


"Kalau pihak perusahaan sebagai pembeli tidak bisa disalahkan karena kami membeli dengan legalitas yang jelas dan sesuai aturan dari pihak penjual. Kami membeli sesuai aturan yang ada," ujar Budi, Rabu  (5/8/2026).


Ia menjelaskan, proses pembebasan tanah dilakukan berdasarkan dokumen-dokumen yang lengkap dan diterima dari pihak penjual sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh administrasi yang dipersyaratkan telah dipenuhi sebelum dilakukan proses pengurusan hak atas tanah.


Budi juga menegaskan bahwa penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) tidak mungkin dapat diproses apabila ditemukan adanya kejanggalan dalam dokumen maupun administrasi yang diajukan. Pasalnya, penerbitan SHGB memerlukan verifikasi data yang benar serta keabsahan dokumen yang diakui oleh instansi pemerintah, khususnya Badan Pertanahan Nasional (BPN).


"Penerbitan SHGB tentu melalui proses dan verifikasi yang ketat. Tidak mungkin diproses apabila terdapat kejanggalan dalam dokumen. Semua data yang diajukan harus benar dan memiliki keabsahan yang diakui oleh pemerintah, terutama BPN," katanya.


Terkait pelaporan yang telah diajukan ke Polres Kuningan, PT Bhakti Artha Mulya menyatakan menghormati langkah hukum yang ditempuh oleh pelapor. Perusahaan juga siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.


"Kami menghargai adanya pelaporan tersebut. Biarkan fakta dan proses hukum yang akan menjawab apakah ada kesalahan atau tidak. Kami siap mengikuti seluruh proses yang berlaku," tegasnya.


PT Bhakti Artha Mulya menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan demi terciptanya kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.


"Dalam penerbitan SPPT kami punya dokumennya yang di TTD oleh kepala desa. Kami juga akan lapor balik atas tuduhan pemalsuan data karna kami merasa di cemarkan nama baik perusahan kami," pungkasnya.

Penulis:  Asep S

Editor: Adi M

Minggu, 14 Desember 2025

Rakor Percepatan Pembangunan Gedung KDMP Mundu, Stakeholder Siap Dukung


Pemerintah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan gedung KDMP di Aula Kantor Kecamatan Mundu, Rabu (10/12/2025) lalu. Acara ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk Dinas Koperasi dan UKM, Kepolisian, dan TNI.

Camat Mundu, Novi Komalasari, SSTP, menyatakan bahwa rakor ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan gedung kantor dan gerai KDMP.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyelenggarakan Rakor dengan seluruh Stakeholder KDMP, khususnya di Wilayah Kecamatan Mundu yang dijadikan Pilot Projek di Kabupaten Cirebon," ujarnya.


Kapolsek Mundu juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pembangunan KDMP.

"Kami akan selalu siap mendukung terselenggaranya program pembangunan KDMP yang akan membawa percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan," katanya.


Dinkop UKM Kabupaten Cirebon berharap agar seluruh pihak ikut mendukung secara maksimal pembangunan KDMP.

"Tujuan dan Target KDMP adalah untuk Peningkatan Taraf Ekonomi dan Kesejahteraan masyarakat di seluruh Desa," ujar DR. Maharto dari DinKop UKM Kabupaten Cirebon.

Danramil Mundu juga menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal program pembangunan KDMP.

"Kami seluruh jajaran siap dan akan tetap mengawal Program Pembangunan KDMP ini hingga terwujudnya seluruh Bangunan Gedung KDMP," katanya.


Kepala desa dan jajaran pemerintahan desa se-Kecamatan Mundu juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembangunan KDMP.

"Semoga KDMP segera dapat terwujud dan seirama dengan Visi, Misi dan Program Pemerintahan Desa dalam meningkatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kami," ujar Ketua FKKC Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan percepatan pembangunan gedung KDMP dapat terlaksana dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Makmud Mansyur

Editor: Adi M

Jumat, 10 Oktober 2025

Kuwu Kalisapu Kecamatan Gunung Jati Siap Sukseskan Tanam Jagung Serentak


CIREBON, Fokus Dialog.

Dalam upaya mensukseskan program pemerintah dibidang penanaman jagung serentak di wilayah Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Kuwu (Kades) Kalisapu Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, Suhana siap turun ke-area kebun jagung yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. 

Kuwu Suhana, hampir setiap pagi tidak mengenal lelah untuk meluangkan waktu mengamati kebun jagung bersama tiga orang pembantunya untuk menyirami, memupuk dan menyemprot hama tanaman jagung yang baru saja berumur 1,5 bulan lebih, sehingga tumbuh dengan baik.

“Walapun airnya harus menyedot dulu dengan pompa air dari sumur buatan, untuk ditampung pada bak air buatan yang terbuat dari terpal. Kemudian setelah ditampung baru disemprotkan pada tanaman jagung, agar bisa tumbuh dengan bagus,” ucap Kuwu Suhana.

Lebih lanjut Kuwu Suhana mengungkapkan, jika pasokan air pertanian dari Dam Sawit bisa dialirkan sampai areal tanaman jagung di desa Kalisapu, tentunya tidak perlu repot membuat sumber mata air (sumur) tinggal mengalirkan saja untuk mengisi parit.

“Mengingat Dam Sawit yang letaknya cukup jauh belum bisa mengairi areal tanaman jagung yang ada di desa Kalisapu. Apalagi saat ini para petani padi yang ada di wilayah Barat desa Kalisapu, masih banyak yang membutuhkan pasokan air,” terangnya.

Tentunya, lanjut Kuwu Suhana, kita harus mengutamakan kepentingan masyarakat petani padi dulu. Sedangkan sepanjang areal tanaman jagung yang ada, masih bisa diupayakan menggunakan mata air buatan atau dari sumber mata air sumur gali.

tempat penampungan air

“Dengan upaya dan usaha yang maksimal ini, semoga mendapatkan hasil panen yang sesuai dengan apa yang kita  diharapkan,” ungkapnya dalam percakapannya dengan awak media diarea tanaman jagung. (Muhaimin)

Jumat, 18 Juli 2025

Dengan Semangat Tinggi 31 Atlit Muda Kuningan Siap Rebut Mendali di Kejurda Tarung Drajat Jabar Tanpa di Biayai APBD


Kuningan,
fokusdialog.com
Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan secara resmi memberangkatkan kontingen atlet pelajarnya untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Derajat Antar Pelajar se-Jawa Barat Tahun 2025. Pelepasan dilakukan pada Selasa malam, 15 Juli 2025 pukul 20.00 WIB bertempat di halaman sekretariat Pengcab, dengan suasana penuh semangat dan harapan tinggi.

Sebanyak 31 orang yang terdiri dari atlet dan official dilepas langsung oleh pengurus cabang olahraga Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan. Mereka akan berlaga di berbagai kategori pertandingan mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam ajang yang digelar di GOR Tri Lomba Juang Bandung pada 17 hingga 20 Juli 2025 mendatang.


Ketua Umum Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan, Agus, SH., MH., dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas semangat juang para atlet muda Kuningan yang siap berlaga meski seluruh biaya keberangkatan ditanggung secara pribadi mandiri.

“Pada hari Selasa, 15 Juli pukul 20.00 WIB, Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan melepas atlet dan official sebanyak 31 orang untuk mengikuti Kejurda Tarung Derajat Antar Pelajar se-Jawa Barat Tahun 2025. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus hadir membina dan mendukung atlet-atlet pelajar di Kuningan,” ujar Agus.

Agus menegaskan, keikutsertaan kontingen Kuningan pada event ini sepenuhnya dibiayai secara mandiri tanpa bantuan dana APBD maupun sponsor utama. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet dan official untuk tetap berangkat membawa nama baik daerah.

“Walaupun berangkat dengan biaya pribadi, semangat anak-anak dan official luar biasa. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal, mengharumkan nama baik Kabupaten Kuningan, dan mencapai perolehan medali yang maksimal di ajang ini,” tambahnya.

Menurut Agus, atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai satuan latihan (satlat) yang ada di wilayah Kuningan. Mereka akan bertanding di nomor Tarung Bebas dan Seni Gerak di berbagai kelas berat, baik putra maupun putri.

Pihaknya berharap para atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, jiwa ksatria, dan persaudaraan selama berada di arena pertandingan. Agus berpesan kepada seluruh kontingen untuk menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi etika bertanding, serta tampil penuh semangat.

“Jaga kekompakan, jaga sportivitas, dan tetap percaya diri. Kita buktikan bahwa atlet pelajar Kuningan juga bisa bersaing di level provinsi dan bisa berbicara banyak di arena,” pesan Agus penuh motivasi.

Kontingen Tarung Derajat Pelajar Kuningan berangkat menggunakan satu unit bus penuh ke Kota Bandung, didampingi pelatih, official, dan tim pendukung. Keberangkatan ini menjadi bagian dari komitmen Pengcab AA Boxer Kuningan dalam terus melahirkan atlet-atlet muda berbakat dan siap bersaing di kancah Jawa Barat maupun nasional. (Asep S)