Di

Berita Terkini

PT. Bakti Artha Mulya Siap Lapor Balik Atas Laporan Kepala Desa Datar Dugaan Pemalsuan Data

Budi selaku Direktur PT Bhakti Artha Mulya Kuningan, fokusdialog.com   - PT Bhakti Artha Mulya memberikan tanggapan atas laporan dugaan pema...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Di. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Di. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juli 2026

Bupati Dian Gelorakan BERSEPEDA di Garawangi: Bersih, Sehat, Peduli, Damai


Kuningan,
fokusdialog.com - Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn dan Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si mengikuti Gerakan Jumat BERSEPEDA di Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang diikuti jajaran perangkat daerah, camat, pemerintah desa, hingga masyarakat itu menjadi momentum menguatkan budaya hidup bersih, sehat, peduli, dan damai.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan BERSEPEDA bukan sekadar bersepeda.

"Yang ingin kita gelorakan hari ini adalah kebersihan, hidup sehat, serta kepedulian untuk saling berbagi kepada sesama. Jangan menyerahkan semuanya kepada pemerintah. Kepedulian adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Ia mengapresiasi kondisi Desa Garawangi yang sudah cukup tertata. Namun ia tetap mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten, termasuk membiasakan pengelolaan sampah dan kerapian sekitar rumah.Bupati juga mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup.

"Jangan hanya sibuk bekerja. Luangkan waktu untuk berolahraga. Tubuh yang sehat akan membuat kita lebih semangat, lebih produktif, dan mampu memberikan pelayanan maupun aktivitas terbaik," katanya.

Dalam kesempatan itu, Dian menekankan pentingnya kepedulian sosial. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah dari kecamatan hingga desa lebih peka terhadap warga yang membutuhkan.

 "Saya tidak ingin ada warga lanjut usia terlantar, rumah yang roboh, anak putus sekolah, atau masyarakat yang tidak mampu berobat tanpa perhatian. Kita harus saling membantu dan bergotong royong agar tidak ada warga yang tertinggal dari hasil pembangunan," tegasnya.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, kegiatan diisi penyerahan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Badan Amil Zakat Nasional Baznas Kabupaten Kuningan dan berbagai pihak.

Kuwu Garawangi, Hasmidi, menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya desanya sebagai lokasi Gerakan Jumat BERSEPEDA.

Menurutnya, program ini sejalan dengan kegiatan rutin Jumat Bersih yang sudah dilaksanakan di Kecamatan Garawangi.

Ia berharap kehadiran Bupati beserta jajaran semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memotivasi desa untuk terus mendukung program pembangunan daerah. (Angga p/Asep S)

Rabu, 13 Mei 2026

Bunda El: Pola Asuh Anak di Era Digital Butuh Pendampingan dan Ketahanan Keluarga Kuat


KUNINGAN,
fokusdialog.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos atau akrab disapa “Bunda El”, menyoroti pentingnya pola asuh anak di era digital. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Rabu 13 Mei 2026.

Menurut Bunda El, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mendidik anak. Di tengah situasi itu, peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan dalam membentuk karakter dan ketahanan keluarga.

“Di era digital saat ini, pola asuh anak menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Anak-anak membutuhkan pendampingan, perhatian, dan lingkungan keluarga yang sehat agar tumbuh dengan baik,” ujar Bunda El dalam sambutannya.

Ia menegaskan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun generasi masa depan. Karena itu, ketahanan keluarga perlu terus diperkuat melalui pola pengasuhan yang baik, pendidikan yang memadai, serta lingkungan yang sehat dan nyaman bagi anak.

Selain pola asuh, Bunda El juga mengajak kader PKK untuk terus mendorong pendidikan anak usia dini melalui program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah atau PAUD. Ia menyebut usia dini sebagai masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

“Jangan sampai ada anak-anak di lingkungan kita yang tidak mendapatkan pendidikan sejak dini. Pada masa itulah anak belajar dasar-dasar kehidupan, mulai dari bersosialisasi hingga membentuk karakter,” katanya.

Bunda El menekankan pentingnya dukungan terhadap PAUD Holistik Integratif PAUD HI. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara menyeluruh.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengingatkan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu. Kader PKK juga didorong aktif mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga sehat dan berkualitas.

“Kita harus terus bersinergi dengan camat, kepala desa, puskesmas, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat agar program PKK benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.


Kegiatan Binwil TP PKK Kabupaten Kuningan di Desa Margamukti diisi dengan pembinaan kesekretariatan serta masing-masing kelompok kerja pokja PKK. Tujuannya memperkuat kapasitas organisasi hingga tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat beserta unsur Forkopimcam Kecamatan Cimahi, Ketua TP PKK Kecamatan, para kepala desa se-Kecamatan Cimahi, serta pengurus dan kader PKK desa se-Kecamatan Cimahi.

Usai kegiatan di Desa Margamukti, rangkaian Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan dilanjutkan ke Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung. Agenda ini merupakan bagian dari pembinaan di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan sepanjang tahun 2026. (Angga P/Adi M)

BAZNAS Berbagi Bersama 1.000 Mustahik di Cigugur, Bupati Kuningan Apresiasi Kolaborasi Sosial


KUNINGAN,
fokusdialog.com – Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Kuningan, dan Rumah Sakit Juanda dalam kegiatan “BAZNAS Berbagi Bersama Mustahik” yang digelar di Kelurahan Cigugur, Rabu 13 Mei 2026. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kuningan, jajaran pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, para mustahik, mualaf, relawan, serta warga Cigugur dan sekitarnya. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Drs. H.R. Yayan Sofyan, MM, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong melalui penguatan program zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan menyentuh langsung kebutuhan warga. Mulai dari program Sajian Berkah BAZNAS dengan makan bersama bagi 1.000 mustahik, tausiyah dan pemberian paket sembako kepada 100 mualaf, hingga pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dari Rumah Sakit Juanda. Tak ketinggalan, dilakukan juga peninjauan Kendaraan Dapur Umum Baznas Tanggap Bencana. 


Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Kuningan dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. 

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus media sosial, kepedulian sosial dan semangat berbagi harus terus dijaga sebagai bagian dari nilai luhur masyarakat Kabupaten Kuningan. 

“Yang saya harapkan, di tengah hiruk-pikuk kemajuan teknologi informasi dan media sosial, masih ada rasa empati, masih ada keinginan berbagi, masih ada sifat gotong royong di Kabupaten Kuningan,” ujarnya. 

Bupati juga menilai BAZNAS memiliki peran penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah terus meningkat, disertai pengelolaan yang transparan dan akuntabel. 

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai kebersamaan, kepedulian, dan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan, termasuk para mualaf dan warga kurang mampu. 

Dalam kesempatan itu, Bupati bersama tamu undangan turut meninjau Kendaraan Dapur Umum Baznas Tanggap Bencana dan mencicipi masakan hasil dapur umum bersama masyarakat.  

Kehadiran langsung para pejabat di tengah warga menambah suasana akrab dan penuh kekeluargaan. 

Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kolaborasi program sosial seperti ini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat yang harmonis, berkeadilan, dan berlandaskan semangat gotong royong. (Angga P)

Senin, 13 April 2026

Pekerjaan Bronjong di Desa Cisuru Mendapat Apresiasi Warga, BBWS Citanduy Tuai Ucapan Terimakasih


Cilacap,
fokusdialog@com.

Pekerjaaan bronjong yang tengah dikerjakan di Desa Cisuru, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap,Jawa Tengah mendapat sambutan positif dan apresiasi dari warga setempat. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pengamanan tebing sungai yang tergerus akibat arus air, dan pelaksanaannya dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melalui OP SDA II.

Salah seorang pelaksanaan pekerjaan di lapangan Bapak Surtim ketika di temui di lapangan. Dia memastikan seluruh tahapan kegiatan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh pihak BBWS Citanduy.

“Kami selaku pelaksana kerja betul-betul mengikuti spesifikasi dan arahan dari pihak BBWS Citanduy. Mulai dari proses perencanaan, pengadaan material, hingga pemasangan bronjong, semua dilakukan sesuai standar teknis yang berlaku,” ucap Bapak Wagiman. Sabtu, (11/04/2026).

Pekerjaan bronjong ini sangat krusial karena bertujuan untuk menahan tebing sungai yang sebelumnya mengalami erosi dan mulai mendekati permukiman warga, ujarnya.

Warga Desa Cisuru merasa lega karena kondisi tersebut kini telah ditangani secara sigap oleh pihak terkait dari BBWS Citanduy.

Salah satu warga, Pak kasiman, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat berterima kasih kepada BBWS Citanduy dan seluruh tim pelaksana di lapangan. Bantaran sungai sebelumnya terkikis sekarang kami merasa aman dan kami merasa lebih tenang karena sedang ditangani, tandasnya.

Masih di tempat yang sama Kepala Desa Cisuru yang turut hadir meninjau dilapangan, Bapak Kirman Kusdiyanto juga turut memberikan apresiasi dan berharap agar perhatian terhadap infrastruktur desa, khususnya pengamanan sungai, terus menjadi prioritas dalam rangka menjaga keselamatan warga.

“Kerja sama ini sangat kami apresiasi. BBWS Citanduy telah merespons dengan cepat keluhan masyarakat. Kami berharap ke depan terus ada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk penanganan infrastruktur di desa,” ujar Kepala Desa.

Dengan adanya pekerjaan ini, warga Desa Cisuru kini bisa merasa lebih aman dari risiko bencana longsor akibat erosi sungai. Proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah pusat melalui BBWS dan pelaksana di lapangan dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat. (Uus)

Cegah Abrasi, Pemasangan Bronjong di Desa Boja Diharapkan Bisa Menjaga Akses Jalan Warga


Cilacap,
fokusdialog@com.

Pekerjaan pemasangan bronjong di Desa Boja, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Warga menilai pembangunan tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi lingkungan sekaligus mempertahankan akses jalan yang kerap digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga, Herman, mengungkapkan harapannya agar pemasangan bronjong tidak berhenti di titik saat ini, melainkan dapat terus dilanjutkan hingga ke tepi jalan. Menurutnya, hal tersebut penting guna mencegah terputusnya akses jalan akibat longsor atau erosi.

“Harapannya bisa dilanjutkan sampai ke tepi jalan supaya akses warga tetap aman dan tidak terputus,” ujarnya.Sabtu, (04/04/2026) lalu.

Pekerjaan pemasangan bronjong ini dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS Citanduy) melalui OP SDA 2 yang bekerja sama dengan kontraktor lokal, H. Juanda. Di lapangan, pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengedepankan standar kualitas dan kuantitas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

H. Juanda saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari BBWS Citanduy. Ia juga berharap proyek tersebut dapat terus berlanjut mengingat pentingnya akses jalan bagi warga.

“Kami mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai SOP, dan berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi bibir sungai di wilayah tersebut sebelumnya mengalami pengikisan akibat derasnya arus air, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pemasangan bronjong, diharapkan dapat menahan laju air dan mengurangi risiko erosi.

“Dengan adanya bronjong ini, diharapkan dapat mencegah erosi yang bisa menyebabkan longsor, terutama di sekitar jalan yang sering dilalui warga,” ungkapnya.

Pemasangan bronjong ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga stabilitas tebing sungai serta melindungi infrastruktur jalan desa, sehingga aktivitas masyarakat di Desa Boja dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar. (Uus)

Sabtu, 14 Februari 2026

Upacara Pembukaan TMMD ke-127 Tahun 2026 Digelar di Majalengka


Majalengka,
Fokus Dialog@com.

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Selasa (10/2/2026) pekan lalu. Kegiatan ini mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa."

Bupati Majalengka H. Eman Suherman dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat desa guna meningkatkan kesejahteraan.

"TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kebersamaan, persatuan, dan budaya gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan TNI selama ini telah berjalan dengan baik melalui berbagai program.

“Dengan pelaksanaan TMMD ke-127 ini, diharapkan percepatan pembangunan desa dapat terus terwujud seiring meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” harapnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga Desa Sindangwangi.

Sementara itu, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf. Fahmi Guruh Rahayu, S.I.P., M.I.P menegaskan komitmen TNI dalam mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah, khususnya di daerah perdesaan.

Dandim juga menyampaikan bahwa sasaran kegiatan TMMD ke-127 meliputi kegiatan fisik berupa pembukaan dan pembangunan jalan penghubung Desa Sindangwangi menuju Desa Bantaragung, pengerasan badan jalan, pembuatan gorong-gorong, tembok penahan tanah, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), pembuatan sumur bor, serta pembangunan pos keamanan lingkungan.

“Selain kegiatan fisik TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan pertanian, perkebunan dan peternakan, kesehatan, pertahanan negara, penanggulangan bencana, serta penyuluhan bahaya narkoba dan judi online,” tegasnya.


Sementara dalam kesempatan tersebut Bupati didampingi Dandim menyematan tanda peserta dan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan.

Upacara pembukaan TMMD ke-127 ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Majalengka, Ketua DPRD, Kapolres Majalengka, Danlanud Sukani, Kepala Kejaksaan Negeri, Denpom, para kepala OPD, Camat Sindangwangi, serta tamu undangan lainnya. (Kom/Ujang AR/Adi M)

Selasa, 20 Januari 2026

Disnaker Kabupaten Cirebon di 2025 Berangkatkan 2.864 TKI, TKW Indonesia Kerja serta Magang ke Jepang dan Taiwan

Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda. (foto dok M.Toip)

Cirebon, Fokus Dialog.

TKI dan TKW Indonesia dari Kabupaten Cirebon yang kerja dan magang ke Jepang dan Taiwan pada 2025 tercatat mencapai 2.864 orang. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Agus melalui Staffnya Henda, bahwa penetapan untuk negara Jepang dan Taiwan skema penempatan kerja dan magang dibuka oleh Disnaker Kabupaten Cirebon.

Ia juga menjelaskan bahwa skema magang penempatan ke negara Jepang dan Taiwan untuk peluang tahun 2025 TKW, TKI yang telah sesuai dengan Peraturan Migran Indonesia (PMI) yang telah diberangkatkan oleh Disnaker Kabupaten Cirebon mencapai 2.864 orang. Informasi ini disampaikan Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda, kepada wartawan pada Senin (19/01/2026), di ruang kerjanya.

Sementara itu, Henda juga menambahkan bahwa dibulan Januari 2026 sudah banyak pendaftar sebagai TKI dan TKW ke Jepang maupun Taiwan.  “Jumlah pendaftar di hari Senin ini (19/01/2026-red) mencapai puluhan orang. Tidak menutup kemungkinan dihari berikutnya, jumlahnya terus bertambah. Antusias masyarakat khususnya calon TKI dan TKW Indonesia asal Kabupaten Cirebon yang ingin bekerja dan magang ke Jepang dan Taiwan cukup tinggi,” terangnya.

Masih menurut Henda, ini berkat kinerja segenap pegawai Disnaker Kabupaten Cirebon yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Hal tersebut sesuai intruksi dari pimpinan, berikan pelayanan cepat, mudah dan tepat kepada masyarakat,” pungkasnya. 

Penulis: M.Toip

Editor: Adi M

Sabtu, 13 Desember 2025

Polres Grobogan Tangkap Dua Pelaku Pembacokan di Wirosari


Grobogan,
fokusdialog.com  - Sat Reskrim Polres Grobogan berhasil mengamankan dua pelaku pembacokan yang terjadi di depan Pasar Hewan Kliwonan, Wirosari, Grobogan. Aksi kekerasan itu diduga kuat dilatarbelakangi oleh dendam lama dan ketidaksenangan pelaku terhadap korban.

Pengungkapan kasus itu disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, di Aula Jananuraga Polres Grobogan, Kamis (11/12/2025).

Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, menjelaskan bahwa konflik personal menjadi pemicu tindakan nekat para pelaku. 

“Kronologi kejadian, pelaku menyerang korban secara tiba-tiba di jalan dengan menggunakan senjata tajam jenis corbek tanpa memberikan kesempatan untuk menghindar. Akibatnya, jari kaki kanan korban putus akibat sabetan senjata tajam tersebut,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, lanjut Kapolres, Sat Reskrim Polres Grobogan bersama Polsek Wirosari segera melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil menangkap kedua pelaku yang merupakan warga Desa Sambirejo.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami motif lengkap kedua pelaku serta keterkaitan masing-masing dalam aksi pembacokan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan akan dijerat dengan Pasal 354 KUHP atau Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara,” pungkasnya. (Humas Polres Grobogan/Syamsuri)

Editor: Adi M

Jumat, 12 Desember 2025

Pemkab Majalengka Tutup Galian Ilegal di Jatimulya, Kasokandel

Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan penanganan serius terhadap aktivitas galian illegal dengan responsif Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka bersama Dinas Lingkungan Hidup, PUTR, Dinas Perhubungan, serta Sub Denpom menutup kegiatan galian ilegal yang berada di wilayah Desa Jatimulya, Blok Bodas, Kecamatan Kasokandel, pada Jum'at (12/12/2025).

Pemerintah Daerah menilai keberadaan galian ilegal tidak hanya merusak tata ruang wilayah, tetapi juga dapat menimbulkan dampak keselamatan dan menurunkan kualitas lingkungan. Langkah penertiban ini dilakukan setelah petugas menemukan aktivitas penambangan tanah yang dilakukan tanpa izin resmi dan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serta gangguan terhadap masyarakat sekitar, bahkan beberapa kali petugas pernah mendatangi dan mengingatkan untuk menghentikan aktif tersebut.


Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Majalengka, Rachmat Kartono menegaskan bahwa pihaknya mengajak seluruh OPD-OPD terkait, seperti DLH, PUTR, Dishub terus melakukan langkah pengawasan sesuai dengan prosedur ketentuan kewenangan masing-masing.

"Penindakan hari ini membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan melindungi lingkungan. Ke depan, pengawasan dan penertiban terus akan dilakukan sesuai kewenangan kami dari aspek tibumtranmas, kamipun selalu melaporkan semua langkah tindakan kepada Bapak Bupati," ujarnya.

Masyarakat setempat menyambut positif penutupan ini, karena kegiatan galian ilegal telah menimbulkan keresahan dan kerusakan lingkungan.

"Galian itu menyebabkan debu dan merusak jalan. Kami sangat mendukung penutupan ini karena membawa dampak baik bagi lingkungan dan keamanan kami," kata Wildan, seorang warga.

Dengan penutupan ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjaga ketentraman, ketertiban umum, serta kelestarian lingkungan, sekaligus memastikan setiap aktivitas pertambangan di wilayah Majalengka berjalan sesuai aturan yang berlaku.. (Kom/Ujang AR)

Editor: Adi M

Jumat, 12 September 2025

BMKG Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Bali


Jakarta,
FD.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengungkapkan penyebab banjir bandang yang melanda Bali pada 9 September 2025 lalu.

Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa masa peralihan musim dapat memicu kondisi ekstrem akibat dinamika atmosfer yang kompleks.

"Jadi ini sudah menjadi suatu empiris ya, fakta empiris. Biasanya masa peralihan itu justru juga bisa terjadi kondisi ekstrem. Kenapa bisa begitu? Nah karena tadi dikatakan dinamika atmosfer yang terjadi saat itu, itu merupakan fenomena, beberapa fenomena yang terjadinya itu bersamaan,” ujar Dwikorita saat Prakiraan Musim Hujan 2025 dan Update Kondisi Cuaca, Jumat (12/9/2025).

Apa Penyebabnya? Beberapa fenomena atmosfer yang muncul bersamaan menjadi penyebab banjir bandang di Bali, antara lain:

- Madden Julian Oscillation (MJO): pergerakan arak-arakan awan hujan dari Samudra Hindia sebelah barat Indonesia

- Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator: gelombang atmosfer yang dapat menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan

- Bibit Siklon: fenomena yang memperkuat hujan ekstrem.

Dwikorita menjelaskan bahwa fenomena-fenomena tersebut sebelumnya diperkirakan hanya terjadi saat musim hujan, namun faktanya juga bisa muncul di musim kemarau maupun masa peralihan. BMKG masih mengkaji kemungkinan adanya anomali cuaca yang tidak sesuai teori.

Dwikorita mengingatkan kembali fenomena Badai Tropis Seroja yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2021 sebagai contoh anomali cuaca yang tidak sesuai teori.

“Badai tropis tersebut seharusnya tidak terjadi di lintang ekuator, namun faktanya terjadi anomali yang perlu diwaspadai,” pungkasnya. *(Red)

Disdik Majalengka Apresiasi Siswa Berbrestasi Veri Azzam Arrasyid Menjadi Perwakilan Provinsi Jabar di Tingkat Nasional Ajang OSN Jenjang SD

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhammad Umar Ma'ruf menyampaikan Apresisai pada siswa berprestasi Veri Azzam Arrasyid  kelas VI SD Negeri Mekarwangi 1

Majalengka, Fokus Dialog.

Veri Azzam Arrasyid siswa kelas VI SD Negeri Mekarwangi 1 Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, baru saja mengharumkan nama sekolah dan daerahnya dengan menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional dalam ajang OSN cabang IPS jenjang sekolah dasar tahun 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhammad Umar Ma'ruf, memberikan apresiasi atas prestasinya.

Ia berharap, Veri Azzam Arrasyid dapat menjadi contoh bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah serta daerahnya.

“Semoga prestasinya ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya, untuk terus belajar dan berkembang,” ucapnya. (Ujang AR)

Sabtu, 23 Agustus 2025

Meriahnya Peringatan HUT RI ke-80 di Blok Kedung Dringo, Cirebon



Cirebon, 
fokusdialog.com 

Kabupaten Cirebon - Peringatan HUT RI ke-80 tahun 2025 di Blok Kedung Dringo, RT 2 dan 1 RW 1, Desa Palimanan Barat, Kabupaten Cirebon, berlangsung meriah. Berbagai kegiatan dan hiburan digelar untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.


Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu-Minggu, 16-17 Agustus 2025, dengan berbagai lomba seperti panjat pinang dan sepak bola usia 12-15 dan dewasa. Sementara itu, malam puncak acara peringatan HUT RI ke-80 tahun 2025 digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025, dengan panggung gembira dan penampilan berbagai kesenian dan atraksi tradisional khas Cirebon.


Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung sukses dan diramaikan oleh ratusan masyarakat setempat dan warga sekitar. Panitia pelaksana kegiatan dipimpin oleh Abdul Halim sebagai ketua, Fahad Apandi sebagai sekretaris, dan Dwi Cahya sebagai bendahara.


Kegiatan hiburan kembali digelar pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, dengan penampilan grup musik organ tunggal yang cukup dikenal di wilayah Kabupaten Cirebon.

Jurnalis: Adi Mukti


Jumat, 15 Agustus 2025

2.000 Keluarga Penerima Manfaat di Brebes Graduasi dari PKH


Brebes,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar acara Graduasi Sukses Brebes Beres, yang menjadi momentum penting bagi 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinyatakan lulus dari kepesertaan PKH karena telah mandiri secara ekonomi.

2.000 KPM diwisuda Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, di Gedung Islamic Center Brebes, Kamis (14/8/2025).

Paramitha mengatakan, graduasi bukan akhir dari perjuangan memerangi kemiskinan, tetapi ini adalah awal yang nantinya akan terus berjalan graduasi kemiskinan di Brebes.
"Kita tidak serta-merta lepaskan akan terus kita pantau dan latih, sehingga perekonomian keluarganya bisa terus tumbuh dan sejahtera selamanya melalui pemberdayaan UMKM," tuturnya.
Ia menambahkan, Graduasi ini menjadi momentum penting dalam upaya memerangi kemiskinan di Brebes dan Jawa Tengah, serta menjadi contoh bagi kabupaten lain untuk melakukan hal yang sama.

Lanjut Paramitha, Graduasi ini merupakan hasil kerja keras dari semua stakeholder, termasuk kementerian, provinsi, pemda, dan pendampingan PKH. Pemerintah Kabupaten Brebes akan terus memantau dan melatih KPM yang telah graduasi untuk memastikan bahwa perekonomian mereka terus tumbuh dan sejahtera.

"Alhamdulillah Brebes bisa graduasi sebagai 2.000 KPM, ini sangat luar biasa dan ini adalah hasil kerja keras dari semua stakeholder, mulai dari kementerian, Provinsi, Pemda dan pendampingan PKH," ucap Bupati Brebes.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kabupaten untuk memerangi kemiskinan dan telah meluncurkan program percepatan pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah.

“Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi dorongan semangat KPM lainnya untuk mengejar kemandirian dan menjadi teladan di lingkungan mereka masing-masing,” harapnya.

Selain acara wisuda KPM, juga dimeriahkan oleh pameran produk KPM PKH, yang menampilkan hasil usaha kreatif mereka. Puncak kegiatan ini ditutup dengan PKH Award 2025 sebagai bentuk apresiasi KPM yang dinilai paling inpiratif dan berprestasi.
Dengan tema Graduasi Sukses Brebes Beres, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi dorongan semangat KPM lainnya untuk mengejar kemandirian menjadi teladan di lingkungan mereka masing masing.

Editor: Adi M

Jumat, 18 Juli 2025

Dengan Semangat Tinggi 31 Atlit Muda Kuningan Siap Rebut Mendali di Kejurda Tarung Drajat Jabar Tanpa di Biayai APBD


Kuningan,
fokusdialog.com
Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan secara resmi memberangkatkan kontingen atlet pelajarnya untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Derajat Antar Pelajar se-Jawa Barat Tahun 2025. Pelepasan dilakukan pada Selasa malam, 15 Juli 2025 pukul 20.00 WIB bertempat di halaman sekretariat Pengcab, dengan suasana penuh semangat dan harapan tinggi.

Sebanyak 31 orang yang terdiri dari atlet dan official dilepas langsung oleh pengurus cabang olahraga Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan. Mereka akan berlaga di berbagai kategori pertandingan mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam ajang yang digelar di GOR Tri Lomba Juang Bandung pada 17 hingga 20 Juli 2025 mendatang.


Ketua Umum Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan, Agus, SH., MH., dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas semangat juang para atlet muda Kuningan yang siap berlaga meski seluruh biaya keberangkatan ditanggung secara pribadi mandiri.

“Pada hari Selasa, 15 Juli pukul 20.00 WIB, Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan melepas atlet dan official sebanyak 31 orang untuk mengikuti Kejurda Tarung Derajat Antar Pelajar se-Jawa Barat Tahun 2025. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus hadir membina dan mendukung atlet-atlet pelajar di Kuningan,” ujar Agus.

Agus menegaskan, keikutsertaan kontingen Kuningan pada event ini sepenuhnya dibiayai secara mandiri tanpa bantuan dana APBD maupun sponsor utama. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet dan official untuk tetap berangkat membawa nama baik daerah.

“Walaupun berangkat dengan biaya pribadi, semangat anak-anak dan official luar biasa. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal, mengharumkan nama baik Kabupaten Kuningan, dan mencapai perolehan medali yang maksimal di ajang ini,” tambahnya.

Menurut Agus, atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai satuan latihan (satlat) yang ada di wilayah Kuningan. Mereka akan bertanding di nomor Tarung Bebas dan Seni Gerak di berbagai kelas berat, baik putra maupun putri.

Pihaknya berharap para atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, jiwa ksatria, dan persaudaraan selama berada di arena pertandingan. Agus berpesan kepada seluruh kontingen untuk menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi etika bertanding, serta tampil penuh semangat.

“Jaga kekompakan, jaga sportivitas, dan tetap percaya diri. Kita buktikan bahwa atlet pelajar Kuningan juga bisa bersaing di level provinsi dan bisa berbicara banyak di arena,” pesan Agus penuh motivasi.

Kontingen Tarung Derajat Pelajar Kuningan berangkat menggunakan satu unit bus penuh ke Kota Bandung, didampingi pelatih, official, dan tim pendukung. Keberangkatan ini menjadi bagian dari komitmen Pengcab AA Boxer Kuningan dalam terus melahirkan atlet-atlet muda berbakat dan siap bersaing di kancah Jawa Barat maupun nasional. (Asep S)

Kamis, 10 Juli 2025

Aisyiyah dan Kemenkes RI Gelar Advokasi Imunisasi Nasional di Majalengka


Majalengka,
fokusdialog.com

Pimpinan Pusat Aisyiyah bersama Kementerian Kesehatan RI menggelar kegiatan advokasi dan sosialisasi imunisasi nasional di Kober As Sakinah, Desa Cibogor, Kecamatan Ligung, Majalengka, Kamis (10/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar lengkap (zero dose) dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka, Siti Romlah Setiawangsih, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya lintas sektor untuk mengejar ketertinggalan imunisasi akibat pandemi COVID-19.

Selama pandemic COVID-19, kata Siti Romlah, banyak posyandu yang tidak beroperasi karena pembatasan sosial, sehingga sejumlah bayi dan balita tertinggal dari jadwal imunisasi mereka. Penurunan cakupan imunisasi juga dipengaruhi oleh keterbatasan stok vaksin dan belum optimalnya sistem pencatatan dan pelaporan data imunisasi.

“Ada anak-anak yang sudah diimunisasi di fasilitas kesehatan non-puskesmas, seperti rumah sakit atau klinik mandiri, tetapi datanya belum terintegrasi. Kegiatan hari ini juga untuk memperbaiki kesenjangan data tersebut,” lanjut Siti.‎‎

Ketua PD Aisyiyah Majalengka, Een Latifah Aeni, menyatakan pihaknya menurunkan 25 kader yang akan turun langsung ke masyarakat di lima kecamatan prioritas, yaitu Jatiwangi, Ligung, Sumberjaya, Leuwimunding, dan Dawuan. Kader-kader ini akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan memperbaiki kesenjangan data imunisasi.

Een menuturkan, wilayah lain seperti Cikijing sebenarnya juga memiliki angka zero dose yang tinggi, namun saat ini belum dapat dijangkau karena keterbatasan tenaga kader di lokasi tersebut.‎‎

Kegiatan kolaboratif ini, lanjut Een, menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat keagamaan untuk meningkatkan derajat kesehatan anak-anak Indonesia melalui cakupan imunisasi yang merata.

“Dengan kerja sama ini, diharapkan angka zero dose dapat ditekan dan kesehatan anak-anak Indonesia dapat meningkat,” pungkasnya. (Ujang AR)

Rabu, 09 Juli 2025

22 ASN di Kota Cirebon Terima Surat Keputusan Pensiun dan Tanda Penghargaan


Kota Cirebon
, fokusdialog.com

Sebanyak 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cirebon menerima Surat Keputusan Pensiun dan Tanda Penghargaan atas pengabdiannya, Rabu (9/7/2025). Penyerahan tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para ASN tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Cirebon, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setulus-tulusnya kepada Bapak dan Ibu sekalian. Bapak dan Ibu telah menjadi teladan bahwa menjadi ASN bukan semata-mata tentang rutinitas, tapi juga soal ketulusan mengemban amanah dan melayani masyarakat,” ungkap Wali Kota.

Wali Kota menyebut, masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan babak baru dalam bentuk yang berbeda. para ASN yang memasuki masa purna tugas telah menjadi bagian penting dari jalannya roda pemerintahan selama bertahun-tahun. Teladan tentang disiplin, loyalitas, dan integritas diharapkan dapat terus diteladani oleh generasi ASN yang masih aktif.

“Kami berharap nilai-nilai itu tidak ikut pensiun, tapi justru menjadi warisan moral bagi ASN muda. Karena di balik pembangunan yang berkelanjutan, tersimpan semangat mereka yang pernah menorehkan pengabdian dalam diam,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati, dalam laporannya menjelaskan bahwa para ASN yang pensiun telah berkontribusi besar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.


“Para ASN yang memasuki masa purnabhakti ini terdiri dari 8 orang pejabat struktural, 9 orang pejabat fungsional tertentu, dan 5 orang pejabat fungsional umum. Mereka telah menuntaskan tugas dan tanggung jawab dengan penuh integritas di berbagai lini pemerintahan,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan akan lahir lebih banyak ASN yang tak hanya cerdas secara teknis, tapi juga matang secara etika, seperti para pendahulunya yang kini menapaki masa pensiun.

“Kini, langkah para ASN purnabhakti tak lagi terikat oleh jam kantor, tetapi tetap menyala dalam kenangan dan teladan. Purnabhakti bukan sekadar perpisahan, melainkan awal dari pengabdian yang berganti wajah, lebih tenang, namun tetap menginspirasi menginspirasi,”pungkasnya. (Muh)

Pemkab Cirebon Matangkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Wisata Trusmi


CIREBON,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mematangkan rencana rekayasa lalu lintas di Kawasan Wisata Batik Trusmi. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan, sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung serta warga sekitar.

Rapat koordinasi terkait penataan lalu lintas ini dipimpin langsung oleh sejumlah pejabat penting, melibatkan berbagai dinas terkait. Fokus utama adalah penerapan sistem satu arah yang diharapkan mampu meminimalisir kemacetan dan menertibkan arus kendaraan di jantung kawasan sentra batik tersebut.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara detail mengenai jalur-jalur yang akan diberlakukan sistem satu arah, penempatan rambu-rambu lalu lintas, serta penentuan lokasi-lokasi parkir yang representatif. Ini termasuk rencana pembangunan kantong parkir khusus untuk bus pariwisata di area luar Trusmi guna mengurangi beban jalan di dalam kawasan.

“Kami ingin memastikan rekayasa lalu lintas ini berjalan efektif dan tidak menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu, persiapan harus matang, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha di Trusmi,” ujar salah satu perwakilan dari Pemkab Cirebon.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian, dan elemen masyarakat dalam mengawal implementasi kebijakan baru ini. Uji coba penerapan sistem satu arah rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat, dengan evaluasi berkala untuk memastikan kelancaran dan efektivitasnya.

Dengan penataan lalu lintas yang lebih baik, diharapkan Kawasan Wisata Batik Trusmi dapat menjadi destinasi yang lebih nyaman dan menarik, mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan roda perekonomian lokal. (Diding/Muh)

Pemerintah Kabupaten Cirebon Gelar Penertiban di Kawasan Wisata Trusmi


CIREBON,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan penertiban di kawasan wisata Trusmi pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, dan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni.

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus ini menyampaikan, penertiban difokuskan pada keberadaan pedagang kaki lima (PKL), parkir liar, gelandangan, dan anak-anak jalanan yang dianggap mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan sentra batik tersebut.

 “Penertiban ini dilakukan untuk menjadikan Trusmi sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Cirebon yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi wisatawan,” ujar Jigus.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah daerah akan menyiapkan solusi jangka panjang, seperti relokasi pedagang ke lokasi yang lebih tertata serta pengaturan sistem parkir dan lalu lintas di sekitar kawasan. Penataan ini akan melibatkan perangkat daerah teknis serta aparat keamanan.

“Tujuan dari penertiban ini adalah untuk menjadikan Trusmi sebagai kawasan wisata terpadu yang didukung sarana dan prasarana publik yang tertata. Dengan demikian, kawasan Trusmi dapat menjadi lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,” pungkasnya. (Muh/Diding)

Sedekah Waduk Cengklik, Gunungan Diarak oleh Masyarakat dari 12 Desa di Kecamatan Ngemplak Bupati Boyolali : Ini Bukti Kearifan Lokal Yang Masih Lestari Dan Berkembang Hingga Sekarang


BOYOLALI,
fokusdialog.com

Waduk Cengklik pagi ini, Sabtu (5/7/2025) terlihat dipadati oleh masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak dan daerah sekitarnya. Mereka berbondong-bondong ingin menyaksikan sekaligus berebut gunungan berisi ikan dan hasil bumi yang dibawa pada Kirab dalam acara Sedekah Waduk Cengklik.

Gunungan tersebut diarak dari sisi timur waduk menuju Plaza Waduk Cengklik di sisi barat oleh masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak. Sesampainya di Plaza Waduk Cengklik, warga yang hadir pun berebut gunungan tersebut agar mendapat berkahnya.

Selain kirab, acara Sedekah Waduk Cengklik juga dimeriahkan dengan rebutan gunungan, pembagian 1000 nasi bancakan, karnaval perahu hias, lomba fotografi on the spot, hiburan dangdut jadul dan beberapa stand UMKM.

Gusti Raden Ajeng (GRA) Ancillasura Marina Sudjiwo selaku Pengageng Kawedanan Panti Budaya Pura Mangkunegaran menyampaikan, Waduk Cengklik dibangun Pura Mangkunegaran pada masa pemerintahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air pada masa itu.

Ia juga mengatakan, adanya Waduk Cengklik saat ini menjadi sumber kehidupan untuk warga sekitarnya. Acara hari ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan agar kedepannya semua yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Semoga kita semua bisa menjaga waduk agar tetap bersih dan lestari, sehingga bisa menjadi destinasi wisata juga dan juga tetap kita kembangkan sebagai salah satu peninggalan sejarah dan budaya." ujarnya. (Red)

267 Koperasi Merah Putih di Boyolali Tengah Dalam Proses Pembuatan NPWP


BOYOLALI,
fokusdialog.com

Sebanyak 261 desa dan 6 kelurahan di Kabupaten Boyolali tengah melakukan proses pembentukan Koperasi Merah Putih atau KMP.

Sebanyak 267 Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah diterbitkan. SK itu memberikan landasan hukum bagi operasional koperasi ke depan.

“Koperasi Merah Putih di 267 desa dan kelurahan di Boyolali ini sudah resmi berbadan hukum, SK-nya sudah keluar,” kata Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Tri Widiastusi, Selasa 8 Juli 2025.

Ia mengungkapkan, saat ini seluruh desa/kelurahan masih dalam proses pembuatan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yang dilakukan di KPP (kantor pelayanan pajak) Pratama, yang dijadwalkan mulai tanggal 3 hingga 14 Juli  2025.

“Jadi nanti saya jadwalkan satu hari itu bisa melayani pembuatan NPWP tiga desa, itu bisa sekitar 30 desa mulai tanggal 3-14 juli,” katanya.

Menurut Tri Widiastusi, Kemenko Pangan sudah melakukan survei untuk tempat launching Koperasi desa merah putih.

“Kemarin sudah di survei 2 desa, yakni Desa Paras dan Desa Sumbung, tetapi yang dipilih desa Sumbung, saat ini juga masih membahas persiapan launching pada 19 juli nanti,” ucapnya.

Namun demikian ia menyatakan masih belum mengetahui dimana nantinya launching koperasi desa Merah Putih.

“Yang jelas di Boyolali ada satu yang dipilih menjadi desa percontohan koperasi desa merah putih, yaitu desa Sumbung,” tambahnya.

Diketahui, program pendirian KMP merupakan program strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian daerah berbasis kerakyatan. Prosesnya meliputi sosialisasi, rekrutmen dan pembentukan pengurus, penyusunan anggaran dasar, serta pengajuan permohonan pengesahan sebagai badan hukum. (Red)