yang

Berita Terkini

Polsek Kedawung Bersama Warga Amankan Pelaku Penusukan Dua Perempuan di Sutawinangun

CIREBON KOTA, Fokus Dialog@com .-- Warga bersama anggota Polsek Kedawung berhasil mengamankan seorang pria berinisial SM alias D yang diduga...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label yang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Januari 2026

Membentuk Karakter Siswa Yang Religius dan Disiplin, SMPN 1 Tengah Tani Laksanakan Sholat Duha Berjamaah Rutin Setiap Hari


Cirebon,
Fokus Dialog.

SMPN 1 Tengah Tani melaksanakan kegiatan rutin sholat Duha berjamaah setiap hari sebelum memasuki ruang belajar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi dan guru di lapangan yang terdapat di komplek sekolah. 

Mengawali segala aktivitas belajar dengan ibadah sholat Dhuha, merupakan hal positif yang memiliki banyak manfaat bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter religius, disiplin, dan kebersamaan siswa. Hal ini dikatakan Kepala Sekolah, Nurja, S.Pd, melalui Kepala TU, Abah Wardi, pada Senin (19/01/2026) siang, kepada wartawan usai kegiatan.

"Kegiatan ini memberikan banyak manfaat seperti membentuk karakter religius, disiplin dan kebersamaan, peningkatan konsentrasi, ketenangan, serta tekun beribadah untuk mempertebal iman dan taqwa," ungkapnya.

 


Abah Wardi menambahkan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan tentang pentingnya menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dan mempererat hubungan baik antara siswa dan guru.

 "Manfaat Sholat Duha Berjamaah di Sekolah adalah dalam rangka, membentuk karakter religius dengan menumbuhkan kedekatan dengan Allah SWT dan meningkatkan akhlakul karimah," jelasnya.

 Untuk tempat kegiatan, lanjut Abah Wardi, dilaksanakan di lapangan dalam lingkungan sekolah, karena mushola tidak dapat menampung jumlah siswa yang mencapai 500 lebih. Dan dalam prosesnya dipimpin guru, serta dilanjutkan dengan doa bersama.

 “Alhamdulillah selama bergulirnya kegiatan rutin yang diselenggarakan sejauh ini tidak ada siswa terlambat atau kurang tertib, semua berkat kinerja para guru di SMPN 1 Tengah Tani yang selalu memberikan motivasi lebih kepada para siswa dan siswinya,” ucapnya.

Diakhir penyampainnya, Abah Wardi, mengatakan bahwa adanya kegiatan ini para guru mendapat apresiasi dari para siswa, bahkan juga dari orang tua/wali siswa.

Sholat Dhuha, merupakan salah satu program pendidikan karakter melalui pembiasaan beribadah, yang akan menjadikan proses pembelajaran menjadi berkah," tambahnya. 

 

Disinilah perlunya penyeimbangan antara kebutuhan terhadap ilmu pengetahuan dan rohani atau kebutuhan religi. 

“Mudah-mudahan semua peserta didik menjadi anak-anak yang sukses dunia dan akhirat,” harap Abah Wardi. (M. Toip)

 

Editor: Adi Mukti

Rabu, 09 Juli 2025

Sedekah Waduk Cengklik, Gunungan Diarak oleh Masyarakat dari 12 Desa di Kecamatan Ngemplak Bupati Boyolali : Ini Bukti Kearifan Lokal Yang Masih Lestari Dan Berkembang Hingga Sekarang


BOYOLALI,
fokusdialog.com

Waduk Cengklik pagi ini, Sabtu (5/7/2025) terlihat dipadati oleh masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak dan daerah sekitarnya. Mereka berbondong-bondong ingin menyaksikan sekaligus berebut gunungan berisi ikan dan hasil bumi yang dibawa pada Kirab dalam acara Sedekah Waduk Cengklik.

Gunungan tersebut diarak dari sisi timur waduk menuju Plaza Waduk Cengklik di sisi barat oleh masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak. Sesampainya di Plaza Waduk Cengklik, warga yang hadir pun berebut gunungan tersebut agar mendapat berkahnya.

Selain kirab, acara Sedekah Waduk Cengklik juga dimeriahkan dengan rebutan gunungan, pembagian 1000 nasi bancakan, karnaval perahu hias, lomba fotografi on the spot, hiburan dangdut jadul dan beberapa stand UMKM.

Gusti Raden Ajeng (GRA) Ancillasura Marina Sudjiwo selaku Pengageng Kawedanan Panti Budaya Pura Mangkunegaran menyampaikan, Waduk Cengklik dibangun Pura Mangkunegaran pada masa pemerintahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air pada masa itu.

Ia juga mengatakan, adanya Waduk Cengklik saat ini menjadi sumber kehidupan untuk warga sekitarnya. Acara hari ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan agar kedepannya semua yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Semoga kita semua bisa menjaga waduk agar tetap bersih dan lestari, sehingga bisa menjadi destinasi wisata juga dan juga tetap kita kembangkan sebagai salah satu peninggalan sejarah dan budaya." ujarnya. (Red)

Senin, 07 Juli 2025

Plh Kadindikbud dan Kabid Pembinaan SD Dampingi Bupati Serang Tinjau SDN 1 Sukamaju yang Rusak Parah


Serang,
fokusdialog.com

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dindikbud Eeng Kosasih, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Janjusi Kabupaten Serang meninjau langsung  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suka Maju di Kampung Suka Maju, Desa Tanara, Kecamatan Tanara Kapupaten Serang pada Senin, 30 Juni 2025. Ini sebagai jawaban atas laporan yang masuk ke pihaknya tentang kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan.

Hasilnya, dia memerintahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang agar segera membangun 5 ruang kelas yang bangunanya sudah tidak layak digunakan.

“Berdasarkan pengaduan masyarakat hari ini saya berkunjung ke lokasi SDN 1 Sukamaju Kecamatan Tanara, terkait dengan bangunan sekolah yang sungguh memprihatinkan,”ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.

Ratu Zakiyah didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dindikbud Eeng Kosasih, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Janjusi dan Kepala SDN Sukamaju, Samuti meninjau satu ruang kelas yang ambruk pada bagian atapnya. Kemudian meninjau ruang kelas lainnya yang sama halnya kondisinya memprihatinkan tidak layak digunakan.

“Yang kondisinya rusak parah sebetulnya ada 1 (ruang kelas), tapi (5 ruang kelas lainnya) ini terlihat jika terkena benturan khawatir roboh karena bangunan ini dibangun sejak tahun 1978,”katanya.

Oleh karenanya, Ratu Zakiyah memohon dukungan agar revitalisasi atau pembangunan SDN Sukamaju baik dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK), maupuun berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun 2026.

“Jadi Insya Allah mohon doanya semoga kita bisa masukan ini ke anggaran revitalisasi dari DAK atau dari APBD, kita lihat yang tercepat sehingga warga masyarakat disini bisa melaksanakan pembelajaran yang sebaik dan senyaman mungkin. Saya mengajak Plh Kepala Dindikbud untuk melihat secara langsung agar menjadi prioritas (dilakukan pembangunan) untuk anggaran Tahun 2026,”ungkapnya.

Dengan demikian, Ratu Zakiyah berkeinginan untuk pembangunan ruang kelas SDN Sukamaju secara keseluruhan tidak hanya sebagian. “Karena menurut informasi dari Pak Eeng, kalau untuk pembangunan rehab kelas itu pasti total di sesuaikan dengan kebutuhan yang ada disini,”terangnya.

Ratu Zakiyah menyarankan, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada tahun ajaran baru agar di relokasi terlebih dahulu di SDN lainnya.

“Saya menyarankan ke Pak Samuti (Kepala SDN Sukamaju) untuk tahun ajaran baru karena kondisi bangunan sudah tidak layak dan tidak nyaman untuk para siswa baru maka saya menyarankan untuk di pindahkan dulu ke SD lain. Jadi anak-anak SD yang masuk ke SDN ini tetap bisa memperoleh pendidikan yang layak,”harapnya.

Sementara Kepala SDN Sukamaju Samuti mengatakan untuk satu ruang kelas yang ambruk terjadi pada Desember 2024 lalu dari 5 ruang kelas yang ada. Adapun jumlah siswa sebanyak 125 orang. ”Ini memang sudah tidak layak digunakan, mengingat bangunan SDN ini dibangun sejak Tahun 1978,”ujarnya.

Oleh karenanya, Samuti berharap bangunan SDN Sukamaju bisa segara dibangun sebagai tindak lanjut kehadiran Bupati Serang meninjau secara langsung.

“Mudah-mudahan segara dibangun, karena saya sebagai kepala sekolah merasa khawatir anak-anak belajar dibawah ancaman keselamatannya, karena ketika musim hujan ada saja bagian atap yang jatuh. Jadi sangat mengkhawatirkan keselamatan siswa,”ungkapnya.

Turut mendampingi juga Plh Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Rudy Suhartanto, Asda 1 Haryadi, Asda 2 Febrianto, Asda 3 Ida Nuraida, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. (Red)

Sabtu, 14 Juni 2025

Pemkab Cirebon Gerak Cepat Jemput 25 Warganya yang Terlantar di Subang


Cirebon,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bergerak cepat menjemput 25 warganya yang terlantar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, setelah menjadi korban penipuan lowongan kerja fiktif di proyek pembangunan pabrik mobil listrik.

Salah satu korban, Nadmudin, membagikan kisah menyedihkan yang dialaminya bersama puluhan rekan lainnya di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Selasa (10/6/2025) yang lalu.

Mereka awalnya dijanjikan pekerjaan di proyek pembangunan perusahaan otomotif yang berlokasi di Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang. Namun, kenyataan pahit harus mereka terima. Dari total sekitar 30 orang yang datang, hanya tiga orang yang diterima bekerja oleh pihak perusahaan. Sisanya, termasuk Nadmudin, yang ditelantarkan begitu saja, tanpa diberikan kejelasan maupun makanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Riva’i, mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi atensi serius, karena biasanya penanganan pekerja terlantar dilakukan terhadap warga yang berada di luar negeri, namun kali ini terjadi di dalam negeri.

“Pemkab Cirebon langsung bergerak cepat untuk menjemput para korban dan memfasilitasi proses reunifikasi dengan pihak desa dan keluarga masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari Dinsos Subang pada Selasa pagi sekitar pukul 07.36 WIB, bahwa ada 25 warga Kabupaten Cirebon yang sedang ditangani.

Dinsos Kabupaten Cirebon langsung mengirim empat mobil dan delapan petugas gabungan untuk menjemput para korban ke Subang. Penjemputan dilakukan setelah data dan identitas korban diverifikasi lewat WhatsApp.

“Pukul 10.38 WIB tim kami sampai di Subang dan melakukan briefing singkat. Sekitar pukul 13.30 WIB, para korban sudah tiba di kantor Dinsos Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon juga menerima bantuan dari BAZNAS Kabupaten Cirebon untuk memberikan pengganti ongkos kepada para korban.

“Atas dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, kami bisa memulangkan kembali 25 warga yang terlantar dan bahkan masing-masing dari korban juga mendapatkan pengganti ongkos dari BAZNAS Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Pemkab Cirebon mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran kerja dari pihak yang tidak resmi, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Muh) 

Editor: Adi Mukti

Sabtu, 07 Juni 2025

Warga Puas dengan Pelayanan Adminduk di Kantor Kecamatan Astanajapura yang Cepat dan Efisien


CIREBON,
fokusdialog.com 

Warga Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merasa puas dengan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di kantor kecamatan setempat. 


Pelayanan yang cepat dan efisien ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kecamatan Astanajapura dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Pelayanan Adminduk yang cepat dan efisien di Kantor Kecamatan Astanajapura ini, merupakan salah satu komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada  masyarakat," jelas Kasi Pelayanan Publik, A. Saefullah, SH saat disambangi wartawan FD di ruang kerjanya, Jumat (27/05/2025). 


Ia mejelaskan bahwa pelayanan ini sudah berjalan dengan baik, dan membuat warga di Kecamatan Astanajapura merasa puas. Karena proses pembuatan KTP dan KK yang cepat dan efisien, sehingga memudahkan warga dalam mengurus dokumen penting.


"Proses pembuatan KTP hanya membutuhkan waktu satu hari, pembuatan KK memakan waktu dua hari karena menunggu validasi dari Dinas Kependudukan Kabupaten Cirebon," tandasnya.


Dengan pelayanan yang cepat dan efisien ini, warga Kecamatan Astanajapura merasa puas dan terbantu dalam mengurus dokumen penting seperti KTP dan KK. (M. Toip)