dan

Berita Terkini

PT. Bakti Artha Mulya Siap Lapor Balik Atas Laporan Kepala Desa Datar Dugaan Pemalsuan Data

Budi selaku Direktur PT Bhakti Artha Mulya Kuningan, fokusdialog.com   - PT Bhakti Artha Mulya memberikan tanggapan atas laporan dugaan pema...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label dan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juli 2026

Wakil Wali Kota Banjar Lepas Karnaval Sedekah Bumi dan Hari Jadi Desa Waringinsari ke-48


Banjar,
  fokus dialog.com – Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, secara resmi melepas Karnaval Sedekah Bumi dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Waringinsari ke-48. Kamis, (02/07 2026). 


Karnaval dilepas dari Halaman Kantor Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, dan diikuti ratusan peserta dari RT/RW, lembaga desa, sekolah, karang taruna, UMKM, hingga kelompok tani. Rute karnaval menyusuri jalan utama desa dengan aneka pertunjukan seni, mobil hias hasil bumi, dan pakaian adat.


Kegiatan Sedekah Bumi ini diisi dengan doa bersama, kirab gunungan hasil pertanian, dan pembagian hasil bumi. Tradisi ini menjadi wujud syukur masyarakat atas melimpahnya panen dan keselamatan desa selama 48 tahun.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjar mengapresiasi kekompakan warga Waringinsari. “Sedekah Bumi bukan hanya tradisi, tapi juga ruang gotong royong dan pelestarian budaya. Saya bangga, di usia 48 tahun Desa Waringinsari terus tumbuh, UMKM-nya naik, dan infrastrukturnya semakin baik,” ujarnya.


Ia juga berpesan agar semangat HUT Desa ke-48 ini diisi dengan inovasi. “Jadikan momentum ini untuk memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan desa mandiri dan menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Banjar siap mendukung,” tambahnya.


Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota. *“Usia 48 tahun ini kami jadikan titik tolak. Program prioritas kami: jalan usaha tani, lumbung pangan desa, dan digitalisasi layanan,” katanya.


Rangkaian HUT ke-48 Desa Waringinsari juga diisi lomba tumpeng, festival kuliner lokal, santunan anak yatim, dan jalan sehat berhadiah. Puncak acara ditutup dengan Tablig Akbar di halaman Desa pada malam hari. (uus,is)

Kamis, 25 Juni 2026

Hari Jadi Cirebon ke-599, Momentum Menguatkan Persatuan dan Akselerasi Pembangunan


Cirebon,
 fokusdialog.com - Semangat persatuan dan kolaborasi menjadi pesan utama dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599 yang digelar di Alun-alun Kejaksan, Selasa (16/6/2026). Di hadapan unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kota Cirebon yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.


Memasuki usia ke-599 tahun, Kota Cirebon tidak hanya merayakan perjalanan panjang sejarahnya, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus bergerak maju menghadapi berbagai tantangan zaman. Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa usia hampir enam abad merupakan refleksi dari ketahanan sosial, kekayaan budaya, serta kemampuan masyarakat Cirebon untuk terus beradaptasi dan berkembang.



"Hari ini, Cirebon menapaki usia 599 tahun. Sebuah angka yang bukan sekadar deret waktu, melainkan akumulasi dari ketahanan sosial, dinamika budaya, dan sejarah panjang peradaban," ujarnya.


Wali Kota menyampaikan, tahun ini merupakan tahun kedua dirinya bersama Wakil Wali Kota, Siti Farida Rosmawati, mengemban amanah memimpin Kota Cirebon. Dalam perjalanan tersebut, keduanya menyadari bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan dengan pola kerja biasa, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.


Karena itu, tema Hari Jadi Cirebon ke-599, "Manunggal Winangun Caruban", dipilih bukan sekadar sebagai slogan peringatan, melainkan sebagai arah gerak pembangunan kota. Tema tersebut mengandung makna persatuan dalam membangun, sekaligus merefleksikan identitas Cirebon sebagai kota yang sejak dahulu menjadi ruang pertemuan berbagai budaya.


Menurut Wali Kota, nilai Caruban yang melekat dalam sejarah Kota Cirebon merupakan modal sosial yang sangat berharga. Perpaduan budaya Jawa, Sunda, Arab, Tionghoa, dan budaya pesisir telah membentuk karakter masyarakat yang terbuka, inklusif, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.


"Manunggal menuntut persatuan, Winangun berarti membangun, dan Caruban adalah identitas asli kita sebagai kota yang lahir dari peleburan berbagai unsur budaya. Dalam tata kelola pemerintahan hari ini, Manunggal Winangun Caruban bermakna kolaborasi mutlak," tegasnya.


Ia menambahkan, pembangunan Kota Cirebon hanya dapat berhasil apabila seluruh komponen bergerak dalam satu tujuan yang sama. Pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat di tingkat lingkungan harus menjadi satu kekuatan yang saling mendukung.


"Ketika kita berbicara tentang kemajuan Kota Cirebon, kita berbicara tentang gerak serentak. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus menjadi bagian dari mesin penggerak pembangunan," katanya.


Semangat kolaborasi tersebut, lanjut Wali Kota, telah menghasilkan berbagai capaian penting yang berhasil diraih Kota Cirebon sepanjang tahun 2026. Berbagai penghargaan dan prestasi yang diperoleh bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan indikator bahwa kebijakan yang dijalankan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Salah satu capaian yang membanggakan adalah keberhasilan Kota Cirebon meraih Penghargaan Terbaik Pertama Kategori Pengendalian Inflasi Daerah Tingkat Kota se-Jawa dan Bali dari Kementerian Dalam Negeri. Prestasi ini menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta melindungi daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.


Selain itu, Pemerintah Kota Cirebon juga kembali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat untuk yang ke-10 kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pemerintah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah selama satu dekade terakhir.


Di bidang kependudukan, Kota Cirebon memperoleh Penghargaan Capaian Rumah Data Kependudukan Paripurna di atas 100 persen dari BKKBN Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini memperkuat fondasi pembangunan berbasis data sehingga berbagai program pemerintah dapat disusun secara lebih tepat sasaran dan efektif.


Sementara itu, di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Cirebon menerima Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 dari Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diperluas dan semakin merata melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional yang telah melampaui standar nasional.


Menurut Wali Kota, seluruh capaian tersebut tidak mungkin diraih tanpa keterlibatan aktif berbagai pihak. Keberhasilan pengendalian inflasi, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, penyediaan data kependudukan yang akurat, hingga perlindungan kesehatan masyarakat merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen Kota Cirebon.


"Deretan capaian tersebut adalah produk dari Manunggal Winangun Caruban. Inflasi tidak bisa ditekan tanpa kerja sama pedagang pasar, Satgas Pangan dan TPID. WTP tidak bisa diraih tanpa pengawasan DPRD. Pendataan tidak akan tuntas tanpa partisipasi aktif warga," ungkapnya.


Menjelang usia 600 tahun pada tahun mendatang, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan pembangunan akan semakin kompleks. Mulai dari penataan ruang kota, penciptaan lapangan kerja, penyediaan fasilitas publik yang berkeadilan, hingga peningkatan kualitas lingkungan hidup membutuhkan respons yang cepat, inovatif, dan terukur.



Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan berbagai prestasi yang telah diraih sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, bukan sebagai alasan untuk berpuas diri.


"Saya tegaskan, Pemerintah Kota Cirebon akan terus membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Mari kita buktikan bahwa peleburan budaya yang menjadi akar sejarah Caruban kini telah bertransformasi menjadi peleburan gagasan dan tindakan untuk membangun Kota Cirebon yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan," tuturnya.


Menutup amanatnya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini telah bersama-sama menjaga semangat pembangunan Kota Cirebon.


"Mari kita melangkah menuju enam abad Cirebon dengan kepala tegak dan optimisme. Mari melanjutkan karya pengabdian untuk Cirebon," pungkasnya. sumber kominfo kota cirebon. 

(M. Toip)

Rabu, 13 Mei 2026

Bunda El: Pola Asuh Anak di Era Digital Butuh Pendampingan dan Ketahanan Keluarga Kuat


KUNINGAN,
fokusdialog.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos atau akrab disapa “Bunda El”, menyoroti pentingnya pola asuh anak di era digital. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi, Rabu 13 Mei 2026.

Menurut Bunda El, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mendidik anak. Di tengah situasi itu, peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan dalam membentuk karakter dan ketahanan keluarga.

“Di era digital saat ini, pola asuh anak menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Anak-anak membutuhkan pendampingan, perhatian, dan lingkungan keluarga yang sehat agar tumbuh dengan baik,” ujar Bunda El dalam sambutannya.

Ia menegaskan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun generasi masa depan. Karena itu, ketahanan keluarga perlu terus diperkuat melalui pola pengasuhan yang baik, pendidikan yang memadai, serta lingkungan yang sehat dan nyaman bagi anak.

Selain pola asuh, Bunda El juga mengajak kader PKK untuk terus mendorong pendidikan anak usia dini melalui program Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pra-sekolah atau PAUD. Ia menyebut usia dini sebagai masa emas yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

“Jangan sampai ada anak-anak di lingkungan kita yang tidak mendapatkan pendidikan sejak dini. Pada masa itulah anak belajar dasar-dasar kehidupan, mulai dari bersosialisasi hingga membentuk karakter,” katanya.

Bunda El menekankan pentingnya dukungan terhadap PAUD Holistik Integratif PAUD HI. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada pembelajaran, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara menyeluruh.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengingatkan pentingnya pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan rutin, pemberian ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu. Kader PKK juga didorong aktif mengedukasi masyarakat terkait kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga sehat dan berkualitas.

“Kita harus terus bersinergi dengan camat, kepala desa, puskesmas, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat agar program PKK benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.


Kegiatan Binwil TP PKK Kabupaten Kuningan di Desa Margamukti diisi dengan pembinaan kesekretariatan serta masing-masing kelompok kerja pokja PKK. Tujuannya memperkuat kapasitas organisasi hingga tingkat desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat beserta unsur Forkopimcam Kecamatan Cimahi, Ketua TP PKK Kecamatan, para kepala desa se-Kecamatan Cimahi, serta pengurus dan kader PKK desa se-Kecamatan Cimahi.

Usai kegiatan di Desa Margamukti, rangkaian Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan dilanjutkan ke Desa Dukuhpicung, Kecamatan Luragung. Agenda ini merupakan bagian dari pembinaan di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan sepanjang tahun 2026. (Angga P/Adi M)

Senin, 13 April 2026

Hadiri Puncak Harlah Awirarangan 2026, Bupati Dian Tegaskan Pendidikan dan Kebersamaan Kunci Masa Depan


KUNINGAN,
fokusdialog@com.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Kelurahan Awirarangan, Minggu (12/4/2026), yang dirangkaikan dengan kegiatan khitanan massal di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Awirarangan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Awirarangan yang dinilai menjadi kekuatan utama dalam membangun wilayah, khususnya sebagai kawasan penyangga sekaligus etalase Kabupaten Kuningan.

“Awirarangan ini adalah wajah kota. Kebersamaan, gotong royong, dan nilai kemanusiaan yang terjaga menjadi modal besar untuk terus maju dan berkembang,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak hanya fokus pada pencapaian materi, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan dan pembinaan moral yang baik.

“Anak-anak ini adalah cahaya masa depan. Pendidikan nomor satu. Percuma kita sukses secara materi jika anak-anak kita tidak terurus dengan baik,” tegasnya.


Momentum khitanan massal yang diikuti belasan anak tersebut, menurut Bupati, bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi fase penting dalam perjalanan menuju kedewasaan, baik secara agama maupun kesehatan.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Akta Ikrar Wakaf secara simbolis kepada nazhir DKM Al-Muttaqin sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset keagamaan. Bupati mendorong percepatan sertifikasi seluruh masjid dan musala di Awirarangan.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Awirarangan, Drs. H. Andi Rahmat, M.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan harlah tahun ini diisi dengan sekitar 10 rangkaian kegiatan, mulai dari pelatihan imam masjid dan mushola, hingga lomba tumpeng yang melibatkan masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa khitanan massal menjadi puncak kegiatan yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga edukatif bagi generasi muda.

“Tema yang kami usung adalah Indahnya Kebersamaan Membangun Masyarakat Awirarangan Menuju Masyarakat yang Maju dan Bermartabat. Ini menjadi semangat kami dalam membangun lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kelurahan Awirarangan. (Kom/Angga P)

Perkuat Silaturahmi dan Loyalitas ASN, IKPTK Kuningan Siap Dukung Kuningan Melesat


KUNINGAN,
fokusdialog@com.

Keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna di Rumah Makan Saung Ema, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar alumni APDN/STPDN, baik yang masih aktif sebagai ASN maupun yang telah purna bakti, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah menuju Kuningan yang lebih maju.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., beserta istri, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah Uu Kusmana, S.Sos., M.Si., beserta istri, para Asisten Daerah, Kepala SKPD, Camat, Kabag, serta jajaran ASN yang merupakan alumni APDN/STPDN. Turut hadir pula para senior dan purna bakti IKPTK, di antaranya tokoh-tokoh senior seperti Drs. HR Yayan Sofyan, MM, Drs. H. Kamil Ganda Permadi, serta para sesepuh lainnya, termasuk para penerima santunan anak yatim dan tamu undangan.

Ketua DPK IKPTK Kabupaten Kuningan, Drs. H. Deniawan, M.Si. , dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran pimpinan daerah di tengah kesibukan yang padat. Ia menegaskan bahwa IKPTK tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki peran sosial melalui implementasi program Gema Sadulur, yang pada kesempatan tersebut diwujudkan dalam bentuk santunan kepada anak yatim.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang temu kangen, tetapi juga bentuk kepedulian sosial. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan IKPTK memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kami juga menegaskan komitmen seluruh anggota untuk siap mendukung program Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan visi pembangunan daerah,” ujarnya.

Deni juga mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas dan dedikasi sebagai ASN, khususnya bagi generasi muda yang masih aktif, agar terus menunjukkan kinerja terbaik serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat dan pimpinan.

Sementara itu, perwakilan purna bakti IKPTK, Yayan Sopyan, menyampaikan apresiasi terhadap soliditas kepemimpinan daerah saat ini. Ia menilai kebersamaan antara Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda menjadi kekuatan penting dalam menjalankan roda pemerintahan di tengah berbagai tantangan.

“Alumni IKPTK memiliki potensi besar dan pengalaman yang mumpuni. Kami siap berdiri di garis terdepan untuk mendukung pemerintah daerah. Kebersamaan ini harus terus dijaga sebagai modal dalam mendorong kemajuan Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.


Dalam arahannya, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, S.Sos., M.Si., menekankan bahwa esensi halal bihalal tidak hanya sebatas tradisi saling memaafkan, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan hati, mempererat ukhuwah, serta memperkuat komitmen dalam pengabdian.

Ia mengajak seluruh jajaran ASN, khususnya alumni STPDN, untuk memanfaatkan posisi dan peran masing-masing secara optimal demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jadilah ASN yang bermanfaat. Tidak perlu yang muluk-muluk, cukup hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Loyalitas bukan hanya kepada pimpinan, tetapi kepada tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Kuningan tengah dihadapi secara bertahap, mulai dari penyelesaian persoalan keuangan daerah, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Ia optimistis dengan dukungan seluruh elemen, termasuk IKPTK, berbagai program strategis dapat berjalan optimal.

“Kita ingin ada perubahan yang dirasakan masyarakat. Jalan yang lebih baik, ekonomi yang tumbuh, dan kesejahteraan yang meningkat. Semua itu tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus dengan kebersamaan dan kekompakan,” tambahnya.

Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat sinergi, menjaga soliditas, serta meningkatkan semangat pengabdian seluruh anggota IKPTK dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Kuningan yang semakin melesat. (Kom/Angga P) 

Editor: Adi Mukti

Halal Bil Halal Dan Silaturahmi Keluarga Besar PWCR Cirebon


Cirebon,
fokusdialog@com.

Anggota Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) menggelar acara Halal Bil Halal sekaligus musyawarah bersama yang bertempat di Kantor PWCR, Jl. Syekh Datul Kahfi No. 45, Desa Weru Lor, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Rabu, (08 April 2026).

Dalam kesempatan ini Ketua PWCR Cirebon Raya, Eko Bambang Sukoco yang didampingi oleh Piryanto, menyampaikan, bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjaga tali silaturahmi antar insan jurnalis dari berbagai media di wilayah Cirebon.

Lebin lanjut, Eko juga memperkenalkan fasilitas kantor PWCR yang kini semakin representatif.

"Di kantor ini, kami menyediakan ruang khusus untuk Broad Cast dan Talk Show. Ini diharapkan bisa menjadi sarana penunjang kreativitas teman-teman jurnalis,". Selain bersilaturahmi, pertemuan ini diisi dengan musyawarah untuk berbenah diri, termasuk penyusunan struktur pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) serta penataan manajemen kantor agar lebih tertata ke depannya.

Pada kesempatan hadir Camat Weru, Abdul Roup SH.MH. Didampingi Mohamad Lukman SE. Ketua Umum Yayasan Sunan Gunung Jati Kesultanan Cirebon, sangat mendukung adanya pembentukan KSB PWCR beserta Jajarannya dan semoga akan memberi warna di dunia jurnalis Cirebon.

Acara yang berlangsung khidmat ini mendapat dukungan dari Berbagai Pihak dengan  dihadiri oleh sekitar 50 jurnalis dari berbagai media. Turut hadir pula undangan dari unsur Polri dan TNI yaitu Komandan Korem 063/SGJ yang mewakili,  yang menunjukkan sinergitas yang baik antara Pers dan Aparat Keamanan.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar anggota PWCR berharap organisasi ini, dapat tumbuh lebih sukses, professional dan memberikan kontribusi positif bagi penyampaian informasi di wilayah Cirebon Raya. Acara ini menjadi momentum penting bagi para jurnalis untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme profesi.  (muh)

Rabu, 21 Januari 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi dan Sosialisasi TKA 2026 di Majalengka

Sambutan Mendikdasmen,Abdul Mu’ti,saat peresmian Revitalisasi dan Sosialisasi TKA 2026 di SMPN 1 Jatiwangi-Majalengka. foto Diskominfo Majalengka 

Majalengka, Fokus Dialog@com.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, bersama Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menghadiri peresmian Revitalisasi Pendidikan dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang digelar di SMP Negeri 1 Jatiwangi, Selasa (20/1/2026).

Program revitalisasi pendidikan telah menjangkau puluhan satuan pendidikan dari TK, SD hingga SMP di Kabupaten Majalengka melalui dukungan anggaran pemerintah pusat dan daerah sebesar kurang lebih Rp56 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih modern dan layak.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi Pendidikan dan Sosialisasi TKA 2026 di SMPN 1 Jatiwangi.

“Revitalisasi sekolah dan penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan langkah strategis untuk memetakan kualitas pendidikan secara objektif berbasis data. Saya berharap pelaksanaan program ini memberi dampak nyata pada proses pembelajaran di Majalengka,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka berkomitmen terus mendukung program pendidikan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Program revitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik, nyaman dan mampu meningkatkan prestasi peserta didik,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, menambahkan bahwa revitalisasi pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada fasilitas fisik sekolah, tetapi juga menyasar pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi TKA 2026 sebagai alat ukur evaluasi akademik yang objektif.

“Kami berharap dengan dukungan semua pihak, terutama tenaga pendidik, program ini berjalan optimal sehingga mutu pendidikan di Majalengka terus meningkat,” ungkapnya.


Acara peresmian Revitalisasi Pendidikan dan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang digelar di SMP Negeri 1 Jatiwangi ini diikuti oleh jajaran pendidikan, tokoh masyarakat, serta tenaga pendidik. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam upaya bersama membangun pendidikan yang lebih berkualitas di Kabupaten Majalengka. (Kom/Ujang AR/Adi M)

Bupati Dian Buka Mukerkab PMI Kuningan 2026, Dorong Transformasi Digital Dan Penguatan Relawan


Kuningan, Fokus Dialog@com.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) Tahun 2026 dan dibuka secara resmi oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Rachmat Yanuar, M.Si yang juga menjabat sebagai Pelindung PMI Kabupaten Kuningan, Rabu (21/1/2026), bertempat di Aula PMI Kabupaten Kuningan.

Mukerkab ini dihadiri oleh Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan Drs Apang Suparman MSi, jajaran Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kuningan, pengurus PMI kabupaten, para Ketua PMI kecamatan, serta relawan dan tamu undangan.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar,M.Si, dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan sejatinya bukan hanya tentang infrastruktur dan angka statistik, tetapi tentang bagaimana nilai kemanusiaan dimuliakan dan hadir nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, PMI Kabupaten Kuningan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menutup berbagai celah sosial yang muncul dalam proses pembangunan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan agar pelayanan kemanusiaan semakin profesional dan responsif.

“PMI adalah bagian dari ikhtiar memuliakan manusia. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah nilai pembangunan diuji,” ujar Bupati.

Dalam arahannya, Bupati mendorong PMI Kabupaten Kuningan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui transformasi digital. Ia juga menyebut pemanfaatan teknologi tentunya akan membantu PMI beralih dari pola kerja yang reaktif menjadi lebih proaktif, khususnya dalam pemetaan kebutuhan darah dan potensi kebencanaan.

Diakhir penyampaiannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk terus bersinergi dan mendukung PMI, termasuk membuka peluang dukungan fasilitas penunjang pelayanan darah demi kepentingan masyarakat luas.

Mewakili sambutan Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika yang berhalangan hadir, Wakil Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Apang Suparman, menyampaikan bahwa Mukerkab merupakan agenda strategis untuk memastikan program kerja tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Fokus utama kita adalah penguatan jejaring relawan TSR, KSR, dan PMR sebagai ujung tombak pelayanan kemanusiaan, mulai dari ketersediaan stok darah yang aman hingga edukasi mitigasi bencana berbasis masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kuningan, Yayan Sofyan, menegaskan bahwa Mukerkab merupakan amanat AD/ART organisasi yang harus dilaksanakan secara konsisten. Ia menyoroti pentingnya penguatan PMI tingkat kecamatan serta pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) sebagai investasi jangka panjang organisasi.


Mukerkab PMI Kabupaten Kuningan Tahun 2026 diharapkan menghasilkan program-program kerja yang berkelanjutan, inovatif, dan semakin memperkokoh peran PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Kuningan. (Angga P)

Selasa, 20 Januari 2026

Membentuk Karakter Siswa Yang Religius dan Disiplin, SMPN 1 Tengah Tani Laksanakan Sholat Duha Berjamaah Rutin Setiap Hari


Cirebon,
Fokus Dialog.

SMPN 1 Tengah Tani melaksanakan kegiatan rutin sholat Duha berjamaah setiap hari sebelum memasuki ruang belajar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi dan guru di lapangan yang terdapat di komplek sekolah. 

Mengawali segala aktivitas belajar dengan ibadah sholat Dhuha, merupakan hal positif yang memiliki banyak manfaat bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter religius, disiplin, dan kebersamaan siswa. Hal ini dikatakan Kepala Sekolah, Nurja, S.Pd, melalui Kepala TU, Abah Wardi, pada Senin (19/01/2026) siang, kepada wartawan usai kegiatan.

"Kegiatan ini memberikan banyak manfaat seperti membentuk karakter religius, disiplin dan kebersamaan, peningkatan konsentrasi, ketenangan, serta tekun beribadah untuk mempertebal iman dan taqwa," ungkapnya.

 


Abah Wardi menambahkan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan tentang pentingnya menjaga kedisiplinan, kebersamaan, dan mempererat hubungan baik antara siswa dan guru.

 "Manfaat Sholat Duha Berjamaah di Sekolah adalah dalam rangka, membentuk karakter religius dengan menumbuhkan kedekatan dengan Allah SWT dan meningkatkan akhlakul karimah," jelasnya.

 Untuk tempat kegiatan, lanjut Abah Wardi, dilaksanakan di lapangan dalam lingkungan sekolah, karena mushola tidak dapat menampung jumlah siswa yang mencapai 500 lebih. Dan dalam prosesnya dipimpin guru, serta dilanjutkan dengan doa bersama.

 “Alhamdulillah selama bergulirnya kegiatan rutin yang diselenggarakan sejauh ini tidak ada siswa terlambat atau kurang tertib, semua berkat kinerja para guru di SMPN 1 Tengah Tani yang selalu memberikan motivasi lebih kepada para siswa dan siswinya,” ucapnya.

Diakhir penyampainnya, Abah Wardi, mengatakan bahwa adanya kegiatan ini para guru mendapat apresiasi dari para siswa, bahkan juga dari orang tua/wali siswa.

Sholat Dhuha, merupakan salah satu program pendidikan karakter melalui pembiasaan beribadah, yang akan menjadikan proses pembelajaran menjadi berkah," tambahnya. 

 

Disinilah perlunya penyeimbangan antara kebutuhan terhadap ilmu pengetahuan dan rohani atau kebutuhan religi. 

“Mudah-mudahan semua peserta didik menjadi anak-anak yang sukses dunia dan akhirat,” harap Abah Wardi. (M. Toip)

 

Editor: Adi Mukti

Disnaker Kabupaten Cirebon di 2025 Berangkatkan 2.864 TKI, TKW Indonesia Kerja serta Magang ke Jepang dan Taiwan

Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda. (foto dok M.Toip)

Cirebon, Fokus Dialog.

TKI dan TKW Indonesia dari Kabupaten Cirebon yang kerja dan magang ke Jepang dan Taiwan pada 2025 tercatat mencapai 2.864 orang. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Agus melalui Staffnya Henda, bahwa penetapan untuk negara Jepang dan Taiwan skema penempatan kerja dan magang dibuka oleh Disnaker Kabupaten Cirebon.

Ia juga menjelaskan bahwa skema magang penempatan ke negara Jepang dan Taiwan untuk peluang tahun 2025 TKW, TKI yang telah sesuai dengan Peraturan Migran Indonesia (PMI) yang telah diberangkatkan oleh Disnaker Kabupaten Cirebon mencapai 2.864 orang. Informasi ini disampaikan Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda, kepada wartawan pada Senin (19/01/2026), di ruang kerjanya.

Sementara itu, Henda juga menambahkan bahwa dibulan Januari 2026 sudah banyak pendaftar sebagai TKI dan TKW ke Jepang maupun Taiwan.  “Jumlah pendaftar di hari Senin ini (19/01/2026-red) mencapai puluhan orang. Tidak menutup kemungkinan dihari berikutnya, jumlahnya terus bertambah. Antusias masyarakat khususnya calon TKI dan TKW Indonesia asal Kabupaten Cirebon yang ingin bekerja dan magang ke Jepang dan Taiwan cukup tinggi,” terangnya.

Masih menurut Henda, ini berkat kinerja segenap pegawai Disnaker Kabupaten Cirebon yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Hal tersebut sesuai intruksi dari pimpinan, berikan pelayanan cepat, mudah dan tepat kepada masyarakat,” pungkasnya. 

Penulis: M.Toip

Editor: Adi M

Sabtu, 13 Desember 2025

RIDATI Kabupaten Pati Peringati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 dengan Kegiatan Kreatif dan Partisipatif


Pati,
fokusdialog.com - Pembina RIDATI (Rukun Ibu Daerah Pati), Atik Kusdarwati Sudewo, menghadiri pertemuan rutin RIDATI yang digelar di Gedung PKK Kabupaten Pati, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 sekaligus menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Atik Kusdarwati Sudewo menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini dikemas dengan nuansa kreatif dan partisipatif. Sejumlah lomba digelar untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus mengasah keterampilan anggota RIDATI.

“Pada sore hari ini, saya sebagai Pembina RIDATI mengadakan acara Hari Ibu. Ibu-ibu mengadakan lomba merangkai bunga hidup, meracik bumbu, dan menggulung stagen,” tutur Atik.

Ia menambahkan bahwa jumlah anggota sebanyak 45 orang, RIDATI Kabupaten Pati terus berupaya menjaga solidaritas, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong perempuan agar semakin berdaya dan berperan strategis di tengah masyarakat.

“RIDATI secara rutin melakukan aksi kepedulian sosial, mulai dari menjenguk anggota yang sakit hingga membantu masyarakat yang terdampak bencana,” jelasnya.

Atik menambahkan, pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 ini mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut diharapkan menjadi penguat semangat bagi seluruh anggota RIDATI untuk terus berkontribusi aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

 “Semoga kiprah RIDATI di Kabupaten Pati semakin meningkat dan mampu membantu pembangunan di Kabupaten Pati,” pungkasnya. (Kom/Syamsuri)

Editor: Adi M

Bupati Rembang Tinjau Progres Peningkatan Jalan Landoh-Kerep dan Sendangagung-Segoromulyo


Rembang,
fokusdialog.com - Bupati Rembang Harno meninjau langsung progres pekerjaan proyek peningkatan Jalan Landoh-Kerep di Kecamatan Sulang serta Jalan Sendangagung-Segoromulyo di Kecamatan Pamotan, Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan progres pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi serta tepat waktu.

Bupati mengevaluasi sejumlah titik yang telah diselesaikan dan memberikan arahan kepada pihak pelaksana agar seluruh proses penyelesaian tetap mengutamakan mutu.

 Ia menegaskan pentingnya menjaga standar pekerjaan sehingga manfaat peningkatan jalan dapat segera dirasakan masyarakat.

“Hari ini kami cek jalan ke lapangan. Yang pertama di Jalan Landoh–Kerep di Sulang. Sama yang kedua di Sendangagung–Segoromulyo di Pamotan. Kita meninjau seperti apa hasil pekerjaan proyek dua jalan ini,” terang Harno.

Setelah melakukan pemeriksaan, Bupati menyampaikan bahwa kualitas pekerjaan di dua lokasi tersebut cukup baik.

Bupati menambahkan bahwa peningkatan kedua ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah desa serta mendukung kelancaran mobilitas ekonomi warga.

Proyek peningkatan Jalan Landoh-Kerep memiliki nilai kontrak sebesar Rp 1,89 miliar dan telah rampung sesuai jadwal pada 30 November 2025. Sementara itu, proyek peningkatan Jalan Sendangagung-Segoromulyo memiliki nilai anggaran Rp 1,87 miliar dengan panjang 1,6 kilometer dan lebar jalan tiga meter.

“Pemerintah Kabupaten Rembang berharap peningkatan infrastruktur jalan ini dapat meningkatkan kenyamanan warga serta memperlancar aktivitas perekonomian di wilayah setempat,” pungkasnya. (Syamsuri/Kominfo)

Editor: Adi M

Bupati Kudus Perkuat Kesiapsiagaan Daerah untuk Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026


Kudus,
fokusdialog.com - Bupati Kudus Sam'ani Intakoris memperkuat kesiapsiagaan daerah pada rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Kudus, di Pendapa Belakang, Kamis (11/12/2025) lalu.

Bupati meminta percepatan perbaikan infrastruktur jalan, antisipasi potensi banjir saat curah hujan tinggi, hingga penyiapan jalur alternatif apabila jalur utama terdampak. Pihaknya juga memastikan kelayakan angkutan umum melalui ramp check, serta menjaga stabilitas bahan pokok, gas, dan BBM di pasaran.

“Mari bersama sama ciptakan suasana kondusif di Kabupaten Kudus. Kami himbau masyarakat waspada karena curah hujan tinggi. Untuk sembako dan BBM kami pastikan stok mencukupi dan harganya tetap stabil,” ujar Bupati.

Pada aspek keamanan ruang publik, Bupati menginstruksikan pemetaan kerumunan di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, destinasi wisata, dan titik keramaian lainnya. Bupati juga meminta pengelola wisata memastikan aspek keselamatan pengunjung tetap menjadi prioritas. Sementara itu, fasilitas kesehatanakan disiagakan penuh, masyarakat dapat mengakses layanan call center 112 (BPBD), 119 (ambulan), atau 110 (kepolisian) apabila terjadi kegawatdaruratan.

“Kami berpesan kepada pengelola wisata, jaga keselamatan pengunjung, khususnya di daerah rawan seperti Rahtawu. Untuk antisipasi darurat, akan kita siagakan ambulan, pemadam, dan mobil derek di depan Air Mancur,” ujar Bupati Sam’ani.” tambahnya.

Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu melalui pola patroli, penjagaan titik rawan, serta monitoring mobilitas masyarakat di berbagai lokasi strategis. Polres Kudus menyampaikan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan Nataru 2025/2026.

“Kami akan menggelar Operasi Lilin Candi 2025, Polres Kudus menerjunkan 210 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Kami akan mengintensifkan patroli di tempat ibadah, pusat keramaian, serta lokasi wisata. Cek kesehatan dan kesiapan armada juga kami lakukan untuk memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ungkap Wakapolres.

Dengan langkah-langkah kesiapsiagaan ini, Pemkab Kudus menegaskan komitmennya memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, memastikan momentum libur Nataru dapat dinikmati secara aman, tertib, dan nyaman di seluruh wilayah Kabupaten Kudus. (Syamsuri)

Editor: Adi M

Jumat, 12 Desember 2025

Touring Walikota, Kepala Dinas, dan Wartawan Se-Kota Cirebon ke Highland Palutungan Kuningan

Kadis Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ma'ruf Nuryasa, AP., MM. Dok.foto M.Toip


Cirebon,fokusdialog.com - Walikota Cirebon, Kepala Dinas, dan Wartawan Se-Kota Cirebon melakukan touring ke Highland Palutungan, Kuningan, pada Jumat (12/12/2025) sore. 

Rombongan berangkat dari aula DKIS kota Cirebon jam 03.30 dan tiba di lokasi Palutungan hotel Ipukan Highland jam 6 sore.

Kadis Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Ma'ruf Nuryasa, AP., MM, kepada wartawan FD mengungkapkan bahwa rombongan akan menginap satu malam di hotel tersebut. 

Ma'aruf menjelaskan, pertemuan antara Walikota Cirebon, para Kadis, dan Wartawan Se-Kota Cirebon akan diadakan jam 07.30 malam untuk membahas kerjasama antara pemerintah kota Cirebon dan media.

"Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan kerjasama antara pemerintah kota Cirebon dan media, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di kota Cirebon," pungkasnya. 

Penulis: M. Toip

Editor: Adi M

Jumat, 10 Oktober 2025

Bupati Didampingi Sekda Membuka dan Meresmikan Gedung Sekolah Rakyat Menegah Pertama 34 Kabupaten Majalengka 2025




Majalengka,
Fokus Dialog.

Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM didampingi Sekretaris Daerah membuka dan meresmikan Gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Majalengka tahun ajaran 2025-2026 diawali dengan pengguntingan pita oleh Bupati Drs. H. Eman Suherman dan disaksikan oleh perwakilan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Pusdiklat Bangprov Kesos, Direktur Jaminan Sosial Kemensos, Forkopimda Kabupaten Majalengka atau yang mewakili, para Kepala perangkat daerah beserta Camat, Kepala sekolah beserta jajaran guru dan orang tua wali murid, TKsk, Tagana dan Pendamping PKH serta para tamu undangan lainnya.


Usai pembukaan dan peresmian, acara dilanjutkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat menegah pertama 34 Kabupaten Majalengka, bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Jum’at (10/10/2025).

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, dengan diresmikannya Gedung sekolah rakyat ini diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter dan semangat kebersamaan bagi para pelajar baru di Kabupaten Majalengka. Ia juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menumbuhkan jiwa disiplin, tanggung jawab dan cinta terhadap lingungan sekolah.

“Melalui kegiatan MPLS Rakyat ini, kita harapkan para pelajar dapat mengenal nilai-nilai kebersamaan, menghormati guru serta menumbuhkan semangat belajar yang positif. Sebab, sekolah bukan hanya tempat untuk menimba ilmu saja. Tetapi juga sebagai wadah dalam membentuk karakter dan kepribadian yang kuat,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya dukungan seluruh pihak, baik itu para guru, orang tua murid maupun masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak Majalengka.



Sementara dalam kegiatan MPLS tersebut diikuti oleh para pelajar dan guru pendamping dari berbagai sekolah di Kabupaten Majalengka. Di kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai sesi motivasi, permainan edukatif dan pengenalan nilai-nilai kebangsaan. (Ujang AR)

Editor: Adi Mukti