Kabupaten Cirebon

Berita Terkini

Polsek Kedawung Bersama Warga Amankan Pelaku Penusukan Dua Perempuan di Sutawinangun

CIREBON KOTA, Fokus Dialog@com .-- Warga bersama anggota Polsek Kedawung berhasil mengamankan seorang pria berinisial SM alias D yang diduga...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Cirebon. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 September 2026

Pelantikan Penjabat Desa Setu Kulon Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon Berjalan Lancar



CIREBON- Fokus Dialog@com.-
- Tongkat kepemimpinan Pemerintah Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, resmi berganti. Wahyu Suheryanto dilantik sebagai Penjabat (Pj) Kuwu Desa Setu Kulon menggantikan Plt Kuwu sebelumnya, Tanto Taufik Hidayat di kantor Desa Setu Kulon, Kamis (24/9/2026) pagi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Cirebon Nomor 400.10.2.2/Kep.534-DPMD/2026 tentang Pengangkatan Penjabat Kuwu Setu Kulon.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Weru, Dadi Achmadi, membacakan petikan SK Bupati Cirebon di hadapan para tamu undangan.

“Memutuskan dan menetapkan, mengangkat Saudara Wahyu Suheryanto sebagai Penjabat Kuwu Setu Kulon,” ujar Dadi saat membacakan keputusan tersebut.

Dalam prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Camat Weru, Abdul Roup. Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekedar formalitas, tetapi menjadi landasan tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan desa.

Abdul Roup kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Wahyu Suheryanto sekaligus meminta Pj Kuwu yang baru segera menyusun langkah strategis untuk melakukan pembenahan di Desa Setu Kulon.

Menurutnya, pembenahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta seluruh elemen masyarakat.

“Ayo kita kompak dan guyub warga Setu Kulon. Kalau tidak sekarang, mau kapan lagi? Masih ada masa pengabdian tiga tahun ke depan hingga 2029,” kata Abdul Roup.

Ia menegaskan, terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian dalam menjalankan pemerintahan Desa Setu Kulon.

Salah satunya adalah penataan kembali manajemen dan transparansi pengelolaan keuangan desa. Selain itu, setiap keputusan terkait pemanfaatan aset desa juga diminta dilakukan melalui mekanisme musyawarah.

“Pengelolaan aset desa harus melalui mekanisme musyawarah. Jangan sampai ada keputusan yang dilakukan secara sepihak,” tegasnya.


Selain tata kelola keuangan dan aset, Abdul Roup juga menyoroti kedisiplinan perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat desa meningkatkan kinerja dan memastikan kantor desa dapat memberikan pelayanan kepada warga sebagaimana mestinya.

“Perangkat desa kerja yang benar, kalau tidak mau, silakan mundur. Tunjukkan kinerja yang baik. Jangan sampai ada pengaduan kantor desa tutup. Anda sekalian adalah pelayan masyarakat,” tegas Abdul Roup.

Menurutnya, keberadaan pemerintahan desa harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang aktif, terbuka, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Pj Kuwu Desa Setu Kulon, Wahyu Suheryanto, menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan melalui SK Bupati Cirebon tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya akan menyelaraskan program dan langkah pemerintahan desa dengan arahan pemerintah kecamatan sekaligus memperhatikan aspirasi masyarakat.

“Tujuan kita ke depan sama dengan apa yang disampaikan oleh Pak Camat. Intinya, kami siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat Desa Setu Kulon sesuai amanah SK Bupati Cirebon ini,” ujar Wahyu.

Pelantikan Pj Kuwu Desa Setu Kulon berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Weru, di antaranya Camat Weru beserta staf, Danramil Weru, Kapolsek Weru, unsur Pemerintah Desa Setu Kulon, Ketua dan anggota BPD, pendamping desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Reporter:  Diding
Editor: Adi Mukti

Selasa, 20 Januari 2026

Disnaker Kabupaten Cirebon di 2025 Berangkatkan 2.864 TKI, TKW Indonesia Kerja serta Magang ke Jepang dan Taiwan

Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda. (foto dok M.Toip)

Cirebon, Fokus Dialog.

TKI dan TKW Indonesia dari Kabupaten Cirebon yang kerja dan magang ke Jepang dan Taiwan pada 2025 tercatat mencapai 2.864 orang. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Agus melalui Staffnya Henda, bahwa penetapan untuk negara Jepang dan Taiwan skema penempatan kerja dan magang dibuka oleh Disnaker Kabupaten Cirebon.

Ia juga menjelaskan bahwa skema magang penempatan ke negara Jepang dan Taiwan untuk peluang tahun 2025 TKW, TKI yang telah sesuai dengan Peraturan Migran Indonesia (PMI) yang telah diberangkatkan oleh Disnaker Kabupaten Cirebon mencapai 2.864 orang. Informasi ini disampaikan Staff Disnaker Kabupaten Cirebon, Henda, kepada wartawan pada Senin (19/01/2026), di ruang kerjanya.

Sementara itu, Henda juga menambahkan bahwa dibulan Januari 2026 sudah banyak pendaftar sebagai TKI dan TKW ke Jepang maupun Taiwan.  “Jumlah pendaftar di hari Senin ini (19/01/2026-red) mencapai puluhan orang. Tidak menutup kemungkinan dihari berikutnya, jumlahnya terus bertambah. Antusias masyarakat khususnya calon TKI dan TKW Indonesia asal Kabupaten Cirebon yang ingin bekerja dan magang ke Jepang dan Taiwan cukup tinggi,” terangnya.

Masih menurut Henda, ini berkat kinerja segenap pegawai Disnaker Kabupaten Cirebon yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Hal tersebut sesuai intruksi dari pimpinan, berikan pelayanan cepat, mudah dan tepat kepada masyarakat,” pungkasnya. 

Penulis: M.Toip

Editor: Adi M

Rabu, 10 Desember 2025

Anggota DPRD Jawa Barat Bambang Mujiarto, ST Lakukan Kunker Didesa Kalisapu Kabupaten Cirebon

                                                                                                               

Dalam Rangka Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan, Bambang Mujiarto
Kunjungi Masyarakat Desa Kalisapu Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon

Kabupaten Cirebon, fokusdialog.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provisi Jawa Barat, Bambang Mujiarto, ST dari daerah pemilihan (dapil) Jabar XII yang meliputi daerah penilihan Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu, mengadakan kunjungan kerja menemui masyarakat desa Kalisapu Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon, pada hari Jumat tanggal 5 Desember 2025 yang lalu, bertempat idi balai desa Kalispu.

Kunjungan tersebut, dalam rangka Kegiatan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan tahun anggatan 2025,  dihadiri Kuwu Kalisapu Suhana, Lembaga desa, para perangkat desa, para ketua RT/RW, para Kader PKK, Kader Pos Yandu, tokon masyarakat serta undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bambang Mujiarto, ST, dihadapan masyarakat desa Kalisapu menerangkan mengenai tugas DPRD Provinsi Jawa Barat yaitu:

- Menjalankan fungsi Legeslasi (membentuk Perda bersama Gubernur),

- Anggaran (membahas dan menyetujui APBD)

- Pengawasan (mengawasi pelaksanaan Perda dan APBD, meminta pertanggungjawaban Gubernur).

Selain itu lanjut Bambang Mujiarto, ST,  mempunyai tugas dan fungsi lainnya, DPRD Provinsi juga mengusulkan pengangkatan/pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, memilih wakil Gubernur jika ada kekosongan serta memberikan pendapat/persetujuan atas kerjasama internasional di daerah. 

"Juga tugas dan wewenang lainnya, menampung aspirasi, yaitu menyerap dan menindaklanjuti aspirasi serta pengaduan dari masyarakat," ungkapnya.                                                                                                               

Tokoh masyarakat “Abah Jawahir

Dari pertemuan tersebut, masyarakat desa Kalisapu yang sempat ditemui bernama abah Jawahir mengungkapkan, melalui bapak anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, berharap agar sarana dan prasarana yang ada Kabupaten Cirebon khususnya Kecamatan Gunung  Jati, mohon segera dibenahi.  

Selain itu Kecamatan Gunung Jati yang konon terkenal dengan wisata Religi-nya, lanjut Abah Jawir, tentu perlu adanya pembenahan, terutama tampak banyaknya bangunan liar tanpa ijin yang yang berdiri diatas tanah negara. Dan kondisi ini, dinilai mengganggu keindahan dan ketertiban lingkungan yang tampak di kanan-kiri sepanjang jalur Pantura jalan Raya Sunan Gunung Jati. 

"Tampak ada bangunan trotoar yang diprioritaskan untuk pejalan kaki, namun sudah tidak berfungsi lagi, sudah dipenuhi bangunan liar, juga adanya kegiatan parkir yang memanfaatkan sepadan bahkan badan jalan, sangat mengganggu kenyamanan berlalu-lintas kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat," tegas masyarakat. 

Penulis: Muhaimin 

Editor: Adi Mukti 

 

Minggu, 10 Agustus 2025

SMPN Tengah Tani Kabupaten Cirebon Bagikan Ijasah Gratis


Cirebon,
fokusdialog.com

SMPN Tengah Tani Kabupaten Cirebon membagikan ijasah secara gratis kepada seluruh orang tua siswa kelas IX. 

Menurut pihak SMPN Tengah Tani, pembagian ijasah ini dilakukan sebagai bentuk kemudahan dan kebahagiaan kepada para orang tua siswa yangmana putera/puteinya telah menyelesaikan pendidikan di SMPN Tengah Tani.

Kepala sekolah melalui TU mengatakan bahwa seluruh orang tua siswa kelas IX telah menerima ijasah anaknya tanpa dipungut biaya alias gratis. 

"Mereka merasa bangga karena anaknya telah lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya" ujarnya kepada awak media baru-baru ini.

Masih menurutnya, pendaftaran untuk melanjutkan pendidikan ke SMA atau SMK dapat dilakukan secara kolektif melalui guru atau secara mandiri oleh orang tua masing-masing.

Sebagai informasi, pembagian ijasah kelas IX ini dimulai pada bulan Agustus 2025. Pengambilan dapat dilakukan pada Senin-Sabtu pukul.8.00 WIB - 14.00 WIB. 

Jurnalis FD: (M.Toip)

Editor: Adi M

Rabu, 09 Juli 2025

Wagub Jigus Buka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025


CIREBON,
fokusdialog.com

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, atau yang akrab disapa Jigus, baru-baru ini membuka Kejuaraan Karate Liga Pelajar Dispora Kabupaten Cirebon 2025 di GOR Futsal Plumbon. Ajang ini diikuti sekitar 300 atlet dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon dan berlangsung dari 7 hingga 9 Juli 2025.

“Kejuaraan ini bertujuan untuk mencari bibit atlet karate berprestasi dan meningkatkan sportivitas di kalangan pelajar. Jigus berharap para atlet muda dapat menjunjung tinggi nilai sportivitas dan memiliki semangat untuk terus berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Jigus.

Adapun dalam kejuaraan ini, Tim Karate Dojo Predator x Garudayaksa Susukanlebak berhasil memborong 16 medali, menunjukkan prestasi gemilang atlet karate di Kabupaten Cirebon.

Jigus menambahkan, kejuaraan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).

Ia juga mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan ini dan berharap dapat menjadi sarana untuk mencari atlet-atlet muda berprestasi.

Diakhir penyampaiannya, Jigus juga menyemangati para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berharap mereka dapat bertanding di jenjang yang lebih tinggi.

“Dengan adanya kejuaraan ini, diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (Muh/Diding)

Pemerintah Kabupaten Cirebon Gelar Penertiban di Kawasan Wisata Trusmi


CIREBON,
fokusdialog.com

Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan penertiban di kawasan wisata Trusmi pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, dan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni.

Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus ini menyampaikan, penertiban difokuskan pada keberadaan pedagang kaki lima (PKL), parkir liar, gelandangan, dan anak-anak jalanan yang dianggap mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan sentra batik tersebut.

 “Penertiban ini dilakukan untuk menjadikan Trusmi sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Cirebon yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi wisatawan,” ujar Jigus.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah daerah akan menyiapkan solusi jangka panjang, seperti relokasi pedagang ke lokasi yang lebih tertata serta pengaturan sistem parkir dan lalu lintas di sekitar kawasan. Penataan ini akan melibatkan perangkat daerah teknis serta aparat keamanan.

“Tujuan dari penertiban ini adalah untuk menjadikan Trusmi sebagai kawasan wisata terpadu yang didukung sarana dan prasarana publik yang tertata. Dengan demikian, kawasan Trusmi dapat menjadi lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,” pungkasnya. (Muh/Diding)