INDRAMAYU, FOKUS DIALOG.COM - Bukan sekadar kemping biasa. Sebanyak 150 siswa SMK Ma'arif Langut, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, akan ditempa kedisiplinan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan dalam kegiatan Kemah Bersama Ekstrakurikuler Pramuka, PMR, dan Paskibra.
Kegiatan tahunan ini akan digelar selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jum'at, 7 - 9 Oktober 2026, di Bumi Perkemahan Palutungan, Kabupaten Kuningan, yang dikenal dengan alamnya yang sejuk dan asri.
Kepala SMK Ma'arif Langut, Rusli, S.Pd, menegaskan bahwa kemah bersama ini bukan kegiatan dadakan, melainkan program wajib yang sudah masuk dalam kalender akademik sekolah.
“Tentunya ini adalah salah satu program yang memupuk kedisiplinan, kerjasama dan saling empati terhadap semua siswa sebelum pemberangkatan kegiatan kemah bersama ini,” ujar Rusli.
Menurutnya, esensi kemah adalah belajar menjaga alam sekaligus melatih tanggung jawab. Karena itu, sekolah menggandeng unsur TNI dari Koramil untuk memberikan materi yang tidak main-main.
“Program yang kami lakukan setiap tahun yaitu kegiatan perkemahan diisi berbagai kegiatan latihan dasar disiplin siswa, kemudian untuk tutor ini kita menghadirkan Unsur TNI dari Koramil untuk pelatihan PBB dasar dan materi Kebangsaan,” jelasnya.
“Karena bukan sekedar hanya berkemah saja, namun untuk memupuk kedisiplinan, tanggung jawab dan kemandirian siswa dalam semua ekstra kulikuler,” tambahnya.
Ia juga memaparkan bahwa dalam rangka membangun kemandirian, kedisiplinan, kekompakan, kepemimpinan, dan karakter peserta didik, SMK Ma'arif Langut melaksanakan pelepasan dan pemberangkatan kegiatan Kemah Bersama Ekstrakurikuler, di Bumi Perkemahan Palutungan, Kuningan selama 3 Hari.
Tema kegiatan: "Belajar di alam, membangun karakter, mempererat persaudaraan".
"Satu langkah, satu semangat, satu kebersamaan!. Selamat mengikuti kegiatan kemah. Semoga menjadi pengalaman berharga dan membentuk generasi SMK Ma’arif Langut yang berkarakter dan disiplin", tandasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Farhan Sofihara, S.Pd, menjelaskan peserta kemah tahun ini terdiri dari siswa kelas 10 dan 11. Sementara untuk kelas 12, yang ikut hanya para Dewan Pramuka, Dewan Paskibra, dan Dewan PMR.
“Jumlah keseluruhan siswa di SMK Ma'arif Langut hampir 300. Sebanyak 150 siswa yang sudah fix diberangkatkan dalam kegiatan kemah bersama,” kata Farhan.
Ia menambahkan, kelas 12 tidak diikutsertakan penuh karena sebagian besar sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari September hingga November 2026. Siswa yang sakit atau memiliki keterbatasan fisik juga tidak diberangkatkan demi faktor keamanan.
Di Palutungan nanti, agenda akan padat. Mulai dari kegiatan sesuai ekskul masing-masing, hingga acara puncak berupa pelantikan anggota baru untuk semua ekstrakurikuler SMK Ma'arif Langut.
Persiapan Matang, Fisik dan Mental Prima
Dari sisi siswa, persiapan sudah 100 persen. Sherly Melani, siswi kelas 12 TKJ selaku Dewan Pramuka, mengatakan panitia sudah membedakan materi sesuai tingkatan.
“Insya Allah fisik peserta kuat, barang-barangnya juga udah terjamin. Adapun materinya mungkin untuk kelas 10, 11 sama 12 itu kan beda, karena yang kelas 10 Bantara, kelas 11 itu Laksana. Jadi sesuai dengan pembina ekskul kita masing-masing,” ungkap Sherly.
Hal senada disampaikan Nur Hasanah, siswi kelas 12 Dewan Paskibra. “Alhamdulillah semua sudah siap untuk melaksanakan kegiatan kepramukaan di bumi perkemahan Palutungan Kabupaten Kuningan selama tiga hari,” ucapnya.
Ketua Regu Paskibra, Maulana Ibrahim, siswa kelas 11 jurusan Perhotelan, memastikan semua peserta dalam kondisi prima.
“Alhamdulillah, persiapan matang sudah dan kesehatan peserta baik jasmani dan rohani telah dicek dan semua dalam keadaan prima,” tambahnya.
Dengan persiapan matang dan lokasi yang mendukung, Kemah Bersama SMK Ma'arif Langut 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan anggota ekskul yang terampil, tetapi juga generasi yang disiplin, tangguh, dan cinta alam.
Reporter: Jaya
Editor: Adi MUKTI
