• Jelajahi

    Cirebon (50) Kabar Daerah (68) Koran (1)
    Copyright © Fokus Dialog
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Ucapan


     

    e-koran

    Pemkab Majalengka Gelar Rapat Paripurna DPRD Peringati Hari Jadi ke-186

    FOKUS DIALOG
    Sabtu, 14 Februari 2026, Februari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-02-14T14:36:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    sumber foto Diskominfo Majalengka

    Majalengka, Fokus Dialog@com.

    Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 yang berlangsung khidmat di Pendopo Gedung Negara Majalengka, Rabu (11/2/2026).

    sumber foto Diskominfo Majalengka

    Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin, Anggota DPR RI TB Hasanuddin, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

    Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 tahun 2026 kali ini mengusung tema “Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE”

    sumber foto Diskominfo Majalengka

    Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan bahwa penetapan tanggal baru 11 Februari sebagai Hari Jadi Majalengka merupakan hasil kajian akademik mendalam yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Nina Herlina, M.S. dari Universitas Padjadjaran.

    Menurutnya, peringatan tahun ini memiliki makna historis karena untuk pertama kalinya Hari Jadi Majalengka diperingati pada tanggal 11 Februari, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2025.

    “Perubahan ini bertujuan untuk meluruskan sejarah, sekaligus memperkuat jati diri Kabupaten Majalengka,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah sepanjang tahun 2025, termasuk pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat pada triwulan II 2025 dengan angka 9,01 persen, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,38 persen dan penurunan angka pengangguran terbuka.

    “Melalui program MATA HATI, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 4,01 persen menjadi 3,62 persen, berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, total investasi yang masuk ke Majalengka sepanjang tahun 2025 mencapai Rp3,4 triliun,” jelasnya.

    Bupati juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan berhasil diturunkan sebesar 0,51 persen atau setara dengan 6.110 jiwa. Sementara untuk bidang infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya.

    “Saat ini, sepanjang 806,92 kilometer atau 88,19 persen jalan kabupaten berada dalam kondisi mantap. Pada awal tahun 2026, pemerintah daerah juga menggulirkan program perbaikan 1.715 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan total anggaran mencapai Rp34,4 miliar,” ungkapnya.

    Bupati menambahkan, bahwa dalam hal tata kelola pemerintahan Kabupaten Majalengka kembali menorehkan prestasi dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali berturut-turut. Selain itu, Majalengka memperoleh predikat “Sangat Baik” pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan indeks 3,91, nilai SAKIP yang tinggi, serta menempati peringkat 19 besar nasional dalam Indeks Pelayanan Publik.

    Ia juga menegaskan keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk lokal melalui kebijakan “Bela dan Beli Produk UMKM”, termasuk kewajiban penggunaan Genteng Jatiwangi pada seluruh bangunan pemerintah.

    Menghadapi tantangan pembangunan tahun 2026, Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan sejumlah program Quick Wins, di antaranya:

    - Satu Desa Satu Sarjana.

    - SPBU Mini (Solidaritas pada Buruh untuk Memiliki Hunian).  

    - Program SAREBU (Sakola Bareng Ibu-ibu).

    “Momen Hari Jadi ke-186 ini menjadi titik tolak untuk melangkah ke masa depan dengan semangat kolaborasi dan inovasi menuju Majalengka Langkung Sae,” tegas Bupati. (Kom/Ujang AR)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini