masukkan script iklan disini
INDRAMAYU , Radius102.Com – Kabar gembira datang bagi kaum buruh dan pekerja di Kota Mangga. Alhamdulillah, Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Indramayu kini resmi tercatat secara administrasi dan hukum.
Pencatatan ini menjadi tonggak penting setelah melalui proses panjang pengurusan legalitas di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu. Dengan status resmi ini, Sarbumusi Indramayu kini sah menjadi wadah perjuangan bagi para buruh, petani, nelayan, dan pekerja sektor informal di wilayah Indramayu.
Ketua DPC Konfederasi Sarbumusi Kabupaten Indramayu, H. Anas Ghozali , menyampaikan rasa syukur atas tercapainya legalitas tersebut.
“Alhamdulillah, ini buah dari kesabaran dan ikhtiar teman-teman semua. Setelah tercatat, langkah Sarbumusi Indramayu akan lebih leluasa dalam mendampingi kawan-kawan buruh. Kita bisa ikut duduk di forum LKS Tripartit, ikut mengawal UMK, dan memastikan tidak ada lagi buruh yang dizholimi di pabrik, di sawah, maupun di laut,” ujarnya saat ditemui, Rabu , (10/6/2026).
Sarbumusi sendiri merupakan organisasi serikat buruh di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berasaskan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Di Indramayu, fokus utama Sarbumusi adalah membela hak-hak buruh tani, buruh migran, buruh pabrik, hingga nelayan tradisional yang selama ini sering luput dari pendampingan.
*Langkah ke Depan*
Setelah resmi tercatat, pengurus Sarbumusi Indramayu akan langsung tancap gas dengan 3 agenda utama:
1. *Pendataan Anggota* – Membuka pendaftaran bagi seluruh pekerja di Indramayu tanpa dipungut biaya.
2. *Posko Pengaduan Buruh* – Siap menerima laporan terkait upah di bawah UMK, PHK sepihak, hingga kecelakaan kerja.
3. *Pelatihan Keterampilan* – Bekerja sama dengan BLK untuk meningkatkan daya saing buruh lokal.
4. *Pembikinan Tempat Ibadah* - Disetiap Pabrik atau Perusahaan harus tersedia tempat ibadah bagi pekerja (buruh).
“Pintu Sarbumusi terbuka untuk siapa saja. Mau buruh pabrik, tukang ojek, petani, atau ART, semua boleh gabung. Karena membela kaum lemah itu perintah agama,” tegas H. Anas Ghozali.
Dengan tercatatnya Sarbumusi Indramayu, diharapkan gerakan buruh di pesisir utara Jawa Barat ini semakin solid dan bermartabat.
(Fonny/MHR Kabiro)


