All Posts | Fokus Dialog

Berita Terkini

Salat Jumat Bersama Warga, Satgas TMMD Pererat Kebersamaan di Cupunagarat

Fokus Dialog (Subang) - Personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nuru...

Postingan Populer

Selasa, 20 Oktober 2026

Pastikan Tepat Sasaran, Babinsa Tegalharjo Kawal Penyaluran Makan Bergizi Gratis di SMPN 14 Surakarta


Uploaded Image

Surakarta – Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah binaannya, bertempat di SMP N 14, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Rabu (21/10/2026).

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai prosedur, aman, dan tepat sasaran, serta memantau langsung kualitas makanan dan penerimaan manfaat program oleh anak-anak di sekolah.

Serka Suparno menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak, khususnya generasi penerus bangsa.

"Program MBG ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Kami hadir untuk memastikan makanan yang dibagikan higienis, bergizi, dan diterima dengan baik oleh siswa," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran dan pendampingan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai, dan disambut dengan antusias oleh para siswa dan pihak sekolah.

Penulis : Arda 72

Sela Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying


Fokus Dialog (Subang) -
Kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang melalui edukasi tentang bahaya perundungan atau bullying kepada pelajar MTs Nurul Hikmah Cupunagara, Rabu (21/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di kantin sekolah, Kampung Cupunagara, Dusun 2, RT 02/RW 04, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Di sela waktu istirahat, Prada Kanu dan Prada Dandi memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan para siswa. Suasana santai tersebut menjadi ruang bagi prajurit untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga sikap dan menghormati sesama di lingkungan sekolah.

Edukasi ini menyoroti bahaya perundungan yang dapat berdampak terhadap kondisi psikologis maupun hubungan sosial siswa. Para pelajar diajak memahami pentingnya menghindari perilaku mengejek, merendahkan, mengintimidasi, atau melakukan tindakan lain yang dapat menyakiti teman.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda. 

“Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para siswa semakin memahami bahaya perundungan dan dapat membangun hubungan yang saling menghormati, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, kedekatan prajurit dengan pelajar dapat menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan positif secara langsung. Pendekatan yang sederhana dan komunikatif diharapkan membantu siswa memahami pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap kehidupan sosial masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui interaksi langsung dengan pelajar, prajurit turut mendorong tumbuhnya kesadaran untuk mencegah perundungan dan membangun lingkungan sekolah yang lebih positif.

Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Tembus Persawahan, Buka Akses bagi Petani Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) -
Pembukaan jalan dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Jalur yang dikerjakan menggunakan alat berat kini telah menembus kawasan persawahan, Rabu (21/10/2026).

Pembangunan tersebut merupakan sasaran fisik TMMD berupa pembukaan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter. Jalan ini direncanakan menghubungkan kawasan Kampung Gunung Geulis, Cisaga, Babakan Loa, dan Cisegel untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.

Perkembangan pembukaan jalan hingga mencapai kawasan persawahan menjadi bagian penting dari upaya membuka akses menuju wilayah pertanian. Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menegaskan bahwa pengerjaan jalan terus dilanjutkan untuk memenuhi sasaran yang telah direncanakan.

“Pembukaan jalan ini kami lanjutkan sesuai sasaran yang telah ditentukan. Kami berharap jalan ini nantinya dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian di Desa Cupunagara,” ujarnya.

Pembangunan jalan tersebut disambut dengan harapan agar akses masyarakat menuju kawasan pertanian semakin mudah. Kepala Desa Cupunagara, Wahidin Hidayat, berharap jalan yang dibangun melalui program TMMD ke-130 ini nantinya dapat membantu aktivitas warga, terutama para petani dalam menjangkau lahan dan mengangkut hasil panen.

“Kami berharap jalan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya para petani, baik saat menuju lahan maupun ketika mengangkut hasil panen,” ungkapnya.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Desa Cupunagara.

Satgas TMMD ke-130 Bantu Petani Rawat Tanaman Sayuran di Cupunagara


Fokus Dialog (Subang) -
Kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terhadap masyarakat ditunjukkan melalui aksi langsung di lahan pertanian. Prajurit membantu merawat tanaman sayuran milik warga di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas membantu pemilik lahan, Pak Nano dan Ibu Anah, merawat tanaman sayuran yang tumbuh di kebun mereka. Kebersamaan ini menjadi salah satu bentuk kedekatan prajurit dengan masyarakat di sela pelaksanaan program TMMD.

 “Kami merasa senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI yang ikut membantu merawat tanaman di kebun. Bantuan ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin dekat dengan TNI,” Ungkap Pak Nano.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, mengatakan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan serta menumbuhkan semangat saling membantu.

“Kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Kami ingin terus hadir dan membantu warga sesuai kebutuhan serta kemampuan yang ada,” ujarnya.

Melalui kegiatan sederhana tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kedekatan yang terbangun melalui aktivitas sehari-hari menjadi bagian dari upaya mendukung kehidupan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara prajurit dan warga Desa Cupunagara.

TMMD ke-130 Dorong Sinergi Masyarakat dalam Menjaga Lingkungan dan Kelestarian Hutan


Fokus Dialog (Subang) -
Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang mendorong kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan melalui penyuluhan bertema Sinergi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang Berkelanjutan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Desa Cupunagara, RT 02/RW 04, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Penyuluhan tersebut menghadirkan Kabid LH, Yayat Supriatna, serta diikuti oleh warga masyarakat Desa Cupunagara. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan sumber daya alam bagi generasi sekarang maupun mendatang.

Dalam pemaparannya, Yayat Supriatna membahas sejumlah persoalan lingkungan, mulai dari penumpukan sampah dan pencemaran hingga kerusakan hutan serta perubahan iklim. Permasalahan tersebut memerlukan kepedulian bersama agar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dapat dicegah.

Salah satu langkah yang disosialisasikan ialah penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), pemilahan sampah organik dan anorganik, serta kerja bakti membersihkan saluran air. Masyarakat juga diajak mendukung penghijauan, mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta menggunakan energi secara bijak.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kepedulian dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan lingkungan sekitar, kemudian dilakukan secara konsisten,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu sasaran nonfisik dalam program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Melalui kegiatan tersebut, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan secara berkelanjutan.

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Pembangunan Poskamling Cupunagara Berlanjut


Fokus Dialog (Subang) -
Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) melalui program TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang terus berlanjut di Kampung Cihaur Wetan, Dusun 1, RT 03/RW 02, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Rabu (21/10/2026). Satgas TMMD bersama warga bergotong royong mengerjakan bangunan yang kini memasuki tahap pemasangan rangka atap.

Dalam proses pengerjaan, prajurit dan warga saling membantu menyelesaikan bagian demi bagian bangunan. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah sasaran TMMD.

Danki Satgas TMMD ke-130, Letda Inf Anggriawan Rizki, menekankan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam mendukung kelancaran pembangunan.

“Kami berharap semangat gotong royong ini terus terjaga. Dengan bekerja bersama, pembangunan Poskamling dapat berjalan dengan baik dan nantinya bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Bagi warga, pembangunan Poskamling menjadi kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam mendukung keamanan lingkungan. Wahyu, salah seorang warga yang ikut bergotong royong, menyampaikan apresiasinya terhadap kebersamaan yang terjalin bersama anggota Satgas.

“Kami senang bisa ikut bergotong royong bersama bapak-bapak TNI. Mudah-mudahan Poskamling ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan warga untuk mendukung keamanan lingkungan,” ungkap Wahyu.

Pembangunan Poskamling ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang. Selain menghadirkan sarana pendukung keamanan lingkungan, proses pengerjaannya juga memperkuat kerja sama antara prajurit dan masyarakat dalam membangun desa.

Melalui gotong royong tersebut, Satgas TMMD dan warga Cupunagara terus berupaya menyelesaikan pembangunan Poskamling agar dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya. Kebersamaan yang terbangun diharapkan turut mendorong kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Bupati Majalengka Kumpulkan Forkopimda: Tambang Ilegal dan Keamanan Wilayah Jadi Sorotan Utama


MAJALENGKA
, Fokus Dialog@com.  -  Isu tambang ilegal dan potensi gangguan keamanan membuat Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., langsung tancap gas. Ia mengumpulkan seluruh kekuatan untuk menjaga Majalengka tetap aman dan kondusif.

Hal itu ditegaskan dalam Rapat Pimpinan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Pendopo Kabupaten Majalengka, Selasa (20/10/2026).


Rapat yang dihadiri lengkap Ketua DPRD H. Didi Supriadi, S.H., Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Sekda, hingga seluruh OPD dan camat se-Majalengka ini berlangsung serius. Dua agenda besar jadi fokus: maraknya aktivitas pertambangan diduga tak berizin dan penguatan keamanan wilayah.

Bupati Eman menegaskan, menjaga kondusivitas Majalengka bukan tugas satu instansi saja, tapi tanggung jawab bersama.

“Menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, OPD, dan para camat untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta memastikan situasi di Kabupaten Majalengka tetap aman dan kondusif,” tegas Bupati Eman.

Ia meminta setiap potensi masalah di lapangan harus dideteksi sejak dini. Jangan sampai persoalan kecil dibiarkan membesar dan meresahkan masyarakat.

Sorotan paling tajam adalah soal tambang ilegal. Bupati menyebut aktivitas pertambangan yang tidak sesuai izin tidak bisa dibiarkan karena dampaknya berantai.

Mulai dari kerusakan lingkungan, jalan kabupaten yang hancur dilindas truk tambang, hingga potensi konflik sosial antar warga.

Menurutnya, penanganan harus lintas sektor dan berbasis data. Tidak bisa asal tutup.

“Diperlukan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan legalitas aktivitas pertambangan sekaligus mengambil langkah penanganan sesuai kewenangan masing-masing instansi,” ujarnya.

Pemkab bersama aparat penegak hukum dan instansi teknis akan melakukan pemetaan lokasi tambang, verifikasi perizinan, dan pengawasan ketat di lapangan. Semua langkah harus sesuai peraturan perundang-undangan.

Selain tambang, rapat juga membahas ancaman kamtibmas lainnya seperti konflik sosial, kriminalitas, dan penyebaran hoaks yang bisa memicu keresahan.

Bupati memerintahkan komunikasi dan koordinasi harus tembus sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Kuncinya adalah deteksi dini.

Langkah konkretnya adalah patroli terpadu, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desa, serta merangkul tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sebagai garda terdepan penjaga lingkungan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Majalengka ingin memastikan semua lembaga punya satu irama yang sama: mengantisipasi gangguan, menegakkan aturan, dan menjaga stabilitas daerah agar pembangunan bisa berjalan lancar. (Kom/Uj.Ar)

Editor: Adi M

Viral! Telinga Siswa SMPN 4 Pekalongan Berdarah Diduga Dijewer Guru Matematika Saat Jam Pelajaran


PEKALONGAN, fokusdialog.com - Dunia pendidikan Kota Pekalongan tercoreng. Dugaan kekerasan fisik oleh seorang oknum guru terhadap siswanya sendiri viral dan jadi sorotan publik setelah video kondisi korban beredar luas di media sosial.

Korban adalah seorang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Pekalongan. Telinganya terlihat berdarah dan lengannya memar usai diduga mendapat hukuman fisik dari guru matematika berinisial D.

Insiden ini terjadi saat kegiatan pembelajaran pada, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, di kelas VII C. Saat itu mata pelajaran matematika sedang berlangsung.

Video yang memperlihatkan telinga korban berdarah ramai diperbincangkan netizen selama dua hari sebelum akhirnya kasus ini mencuat ke publik.


Kepala SMP Negeri 4 Kota Pekalongan, Masykur, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan klarifikasi awal, guru berinisial D mengakui telah menjewer telinga siswa berinisial G hingga berdarah.

Kronologinya bermula saat guru meminta seluruh siswa menyiapkan buku catatan dan menyalin materi di papan tulis. Saat memeriksa, guru mendapati G belum menyiapkan buku catatannya.

Guru kemudian menghampiri G dan memintanya mengambil buku dari dalam tas. Di momen itulah, guru mengaku terpancing emosi hingga menjewer telinga korban.

"Setelah saya konfirmasi kepada guru yang bersangkutan, memang benar ada tindakan menjewer terhadap siswa," kata Masykur, Senin (19/10/2026).

Ia meluruskan isu yang beredar. Berdasarkan keterangan guru, korban, dan keluarga, tindakan yang terkonfirmasi adalah menjewer, bukan memukul seperti narasi yang viral di medsos.

Akibat jeweran tersebut, korban mengalami pendarahan pada telinga dan harus mendapatkan perawatan intensif di RS Budi Rahayu Pekalongan.

Masykur mengaku sudah menjenguk langsung ke rumah sakit. Saat itu kondisi telinga sudah mengering dan tak tampak luka luar, namun tetap butuh pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis THT untuk memastikan tidak ada luka dalam.

"Saya sudah memastikan langsung ke rumah sakit. Saat saya datang, kondisi telinga sudah kering. Namun, pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter THT masih diperlukan," jelasnya.

Guru berinisial D juga disebut telah mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi siswanya. Biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh guru tersebut.

Pihak sekolah bergerak cepat. Guru D sudah dipanggil dan menjalani pembinaan internal. Pada Minggu (18/10/2026) sore, pihak sekolah bersama guru tersebut juga sudah menghadap Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

"Untuk tindakan sekolah, kami sudah memanggil yang bersangkutan dan melakukan pembinaan. Kami bersama guru tersebut juga sudah datang ke Dinas Pendidikan untuk melaksanakan pembinaan bersama," ungkap Masykur.

Namun untuk sanksi, sekolah belum memutuskan. Proses klarifikasi masih berjalan.

"Sanksinya belum ditentukan karena masih dalam proses. Kami perlu memastikan semua informasi secara jelas dan benar. Apabila nantinya ada sanksi yang harus diterima, kami sudah menyampaikan agar yang bersangkutan menerimanya dengan baik," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, turut membenarkan kasus ini. Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah pemulihan korban.

"Sudah kami konfirmasi benar adanya. Langkah-langkah sudah dilakukan oleh sekolah. Lebih fokus ke korban agar memperoleh pelayanan yang baik," kata Mabruri.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa penegakan disiplin di sekolah tidak boleh mengabaikan batas keselamatan dan perlindungan anak. Publik kini menanti hasil pemeriksaan medis final dan sanksi tegas apa yang akan dijatuhkan kepada oknum guru tersebut. 

Kontributor: Romi

Editor: Adi M

Redaksi Media FokusDialog.Com Mengucapkan :

HUT Humas Polri ke-75, Polres Rokan Hulu Gelar Donor Darah, Kumpulkan 34 Kantong Darah untuk Kemanusiaan



FOKUSDIALOG. COM
*ROKAN HULU* – Polres Rokan Hulu menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rupatama Polres Rokan Hulu, Selasa (20/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., sejumlah pejabat utama Polres Rokan Hulu, personel kepolisian, serta petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rokan Hulu.

Turut hadir Kabag SDM Polres Rokan Hulu Kompol Sordaman Sinaga, S.H., Kasat Intelkam AKP Ulik Iwanto, S.H., M.H., Kasat Samapta AKP Repelita Ginting, S.H., Kasat Lantas AKP Denny Maulana Saputra, S.Trk., S.I.K., M.H., Kasi Humas AKP Yohannes Sitindaon, S.H., dan Kasi TIK Ipda Sahiminan Siregar.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 orang berpartisipasi sebagai pendonor dan berhasil mengumpulkan 34 kantong darah.

Donor darah ini bertujuan membantu memenuhi ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di kalangan personel Polri.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polres Rokan Hulu terhadap sesama serta upaya mempererat sinergi dengan PMI dan petugas kesehatan dalam mendukung pelayanan kemanusiaan.
Peringatan HUT Humas Polri ke-75 tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran kepolisian agar semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. 

 Editor : Wagiran