Bupati Majalengka Hadiri Pemusnahan Ribuan Knalpot Brong
Majalengka,fokusdialog.com
Bupati Majalengka, Drs. H.
Eman Suherman, M.M menghadiri kegiatan pemusnahan knalpot tidak memenuhi
standar atau knalpot brong yang berlangsung di Polres Majalengka, Senin
(24/8/2026).
Sebanyak 1.356
knalpot tidak memenuhi standar dimusnahkan dalam kegiatan tersebut. Pemusnahan
ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketertiban lalu lintas
sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Bupati Majalengka
juga mengapresiasi langkah jajaran Kepolisian Resor Majalengka bersama seluruh
pihak terkait yang terus melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot yang
tidak sesuai standar.
Menurutnya, upaya
penertiban perlu diiringi dengan edukasi dan kesadaran masyarakat untuk
mematuhi ketentuan lalu lintas. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar
tidak hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan
masyarakat serta ketertiban di ruang publik.
“Pemkab Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri dan seluruh
stakeholder dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, serta kondusif di
Kabupaten Majalengka,” terangnya.
Ia juga
menyampaikan bahwa Miras dan knalpot brong sama-sama dapat menimbulkan dampak
negatif serta menjadi persoalan di tengah masyarakat.
“Karena itu, diperlukan
kepedulian dan sinergi bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan
kenyamanan lingkungan,” tegasnya.
“Semoga
langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan Majalengka yang
semakin kondusif, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Kapolres
Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan, kedepan, upaya penertiban
akan dilakukan berkelanjutan. 1.356 knalpot sitaan akan dimanfaatkan sebagai
bagian dari monumen berbentuk "maung".
“Monumen
ini diharapkan, jadi simbol keseriusan penegakan aturan,” jelasnya.
Dengan sinergi Pemkab, Polres, TNI, dunia pendidikan, dan masyarakat, Pemkab Majalengka berharap budaya tertib berlalu lintas semakin kuat sehingga keamanan dan kenyamanan daerah terjaga. (Kom/Ujang AR/Adi M)
