CIREBON – Keluarga besar SMP Negeri 3 Sumber, Kabupaten Cirebon, turut menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan mengusung semangat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Jum'at, (4/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar sekolah untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter positif kepada para peserta didik.
Kepala SMP Negeri 3 Sumber, Nani Sariningsih, S.Pd., M.M., melalui momentum Maulid Nabi mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam bersikap, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Nilai-nilai seperti kejujuran, kesantunan, kepedulian, saling menghormati dan menjaga persaudaraan dinilai penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda. Terlebih, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.
Dengan mengusung semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Hidup Berkah, Rukun dan Mulia”, keluarga besar SMP Negeri 3 Sumber berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat peserta didik dalam membangun pribadi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Peringatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa Rasulullah Muhammad SAW merupakan sosok teladan bagi umat manusia. Sebagaimana pesan dalam QS. Al-Ahzab ayat 21, bahwa pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik bagi umatnya.
Melalui kegiatan bernuansa religi ini, SMP Negeri 3 Sumber terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki akhlak, karakter, kepedulian, serta nilai-nilai spiritual sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Mari jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.”
(Cephy)