1,5 Ton Sampah Diangkut! 330 Orang Gotong Royong Bersihkan Sungai Kramean Purbalingga

Berita Terkini

Respon Cepat Polisi, Brimob dan Damkar Tangani Kebakaran Lahan Kedawung

CIREBON KOTA , Fokus Dialog@com.-- Respons cepat Polres Cirebon Kota bersama Den C Brimobda Jabar dan Dinas Pemadam Kebakaran Ka...

Postingan Populer

Rabu, 26 Agustus 2026

1,5 Ton Sampah Diangkut! 330 Orang Gotong Royong Bersihkan Sungai Kramean Purbalingga


Warga Purbalingga Kidul berharap Sungai Kramean kembali bening seperti dulu setelah aksi bersih lingkungan.

PURBALINGGA, FOKUSDIALOG.COM – Semangat gotong royong warga Purbalingga kembali terlihat. Sebanyak 1,5 ton sampah berhasil dikumpulkan dalam aksi bersih lingkungan di Sungai Kramean, Jumat (21/8/2026).

Aksi yang melibatkan 330 orang dari berbagai unsur ini menjadi langkah awal Gerakan Purbalingga Gotong Royong menuju Purbalingga ASRI - Aman, Sehat, Resik, Indah.

3 Titik Pembersihan, 330 Orang Turun Langsung

Kegiatan ini menggerakkan aparatur pemerintah, anggota Pramuka, pelajar, hingga pegiat lingkungan. Mereka bahu-membahu menyisir sampah di 3 titik Sungai Kramean.

Kepala DLHPKP Kabupaten Purbalingga Bambang Triono merinci lokasinya:

- Kawasan SDIT Madani Kelurahan Kandang Gampang

- Jembatan Purbalingga Food Center di Kelurahan Purbalingga Kidul

Dusun Timbang Kelurahan Penambongan

“Sampah yang terkumpul akan kami catat dan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Aksi bersih lingkungan juga akan dilakukan secara rutin setiap bulan di sejumlah lokasi yang membutuhkan penanganan,” jelas Bambang.

Bupati: Ini Bukan Sekadar Bersih-Bersih

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif yang hadir di lokasi menyebut aksi ini sebagai embrio awal gerakan sadar lingkungan di Purbalingga.

“Kita perlu memahami dan memperhatikan kondisi lingkungan di Purbalingga. Jadi, aksi ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk sama-sama menjaganya,” kata Fahmi.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masih banyak persoalan lingkungan yang butuh kepedulian warga. Ia mengajak masyarakat memulai dari hal sederhana: tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan sungai, dan merawat tempat umum.

“Lingkungan yang bersih berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas air di sekitarnya,” tegasnya.

Harapan Warga: Sungai Kramean Kembali Bening

Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, aksi ini membawa harapan besar. Rasmini, warga Purbalingga Kidul, masih ingat bagaimana Sungai Kramean dulu.

“Dulu bening, bisa untuk nyuci. Sekarang sudah kotor, banyak sampah dan airnya gatal,” ujar Rasmini.

Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Yang lebih penting, lanjutnya, ada kesadaran warga untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Menuju Purbalingga ASRI

Melalui Gerakan Purbalingga Gotong Royong, Pemkab menargetkan perubahan perilaku warga. Sungai yang bersih bukan hanya indah dipandang, tapi juga aman untuk kesehatan dan mendukung kualitas lingkungan.

Dengan 1,5 ton sampah yang berhasil diangkut di hari pertama, Pemkab Purbalingga optimis gerakan ini akan terus meluas dan menjadikan Purbalingga sebagai kabupaten yang ASRI. (Tim/Syamsuri) 

Editor: Adi M

Terkini