4 Tahun Menanti, Pemkab Banyumas Lanjutkan Pembangunan Jembatan Logawa Tahap 4

Berita Terkini

Gotong Royong 22 RT, Warga Bangkaloa Ilir Bangun Aula Pendopo Pesarean Mbah Buyut Warti

Kuwu Bangkaloa Ilir H. Mislam bersama perangkat desa dan warga saat meninjau  pembangunan aula pendopo Pesarean Mbah Buyut Warti, Agustus 20...

Postingan Populer

Rabu, 26 Agustus 2026

4 Tahun Menanti, Pemkab Banyumas Lanjutkan Pembangunan Jembatan Logawa Tahap 4

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Anggota DPR RI Yanuar Arif Wibowo melakukan 
peletakan batu pertama Jembatan Logawa tahap 4 di Desa Sunyalangu, Senin (24/8/2026).  

BANYUMAS, FOKUSDIALOG.COM – Setelah empat tahun terhenti, harapan warga Grumbul Cibun, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas untuk memiliki jembatan permanen kembali menyala. Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi melanjutkan pembangunan Jembatan Sungai Logawa ruas Baseh–Sunyalangu melalui tahap keempat, Senin (24/8/2026).

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, didampingi Anggota DPR RI Yanuar Arif Wibowo dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas Kresnawan.

Anggaran Rp7,1 Miliar, Target 5 Bulan.

Kepala Dinas PU Banyumas Kresnawan menjelaskan, pembangunan tahap keempat ini merupakan lanjutan pekerjaan konstruksi yang didukung bantuan dari pemerintah pusat.

“Kami ucapkan terima kasih, Pak Yanuar yang telah ikut mengawal kegiatan ini sehingga dapatkan bantuan dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp5 miliar,” ungkap Kresnawan.

Selain bantuan pusat, Pemkab Banyumas juga menggelontorkan dana dari APBD sebesar Rp2,1 miliar.

“Bantuan dari pemerintah pusat melengkapi itu. Kami berharap bahwa pekerjaan ini tidak selesai. Ada tahapan berikutnya yaitu meneruskan jalan yang di seberang jembatan,” tuturnya.

Jembatan permanen yang dibangun memiliki panjang 60 meter dan lebar 8 meter. Target pengerjaan ditetapkan selama 5 bulan.

Akses Vital Warga Grumbul Cibun

Bagi warga Grumbul Cibun, jembatan ini merupakan urat nadi mobilitas. Wartun, warga RT 8 Grumbul Cibun, menuturkan pembangunan ini sudah dinanti sejak selesainya tahap tiga pada akhir 2022.

“Sebelum ada jembatan gantung pada tahun 2004, kami menyebrang lewat sungai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan sangat menentukan aktivitas warga. Saat proses pembangunan sebelumnya, akses sempat terputus total.

“Waktu dulu ada pekerjaan di jembatan ini, kita engga bisa kemana-mana. Ke pasar harus jalan ke Sokawera. Jauh banget,” katanya.

Rencana Lanjutan dan Dukungan Warga

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmen Pemkab untuk menuntaskan konektivitas di ruas tersebut. Setelah jembatan, fokus berikutnya adalah pembangunan jalan di seberang jembatan.

“Kalau tahun 2027 sepertinya agak susah. Mudah-mudahan nanti 2028 bisa jalan,” ujar Sadewo.

Ia juga mengapresiasi dukungan warga terkait pembebasan lahan untuk pelebaran jalan.

“Saya tadi menanyakan kepada warga terkait lahan mereka, mereka siap tanpa meminta ganti rugi,” ucapnya.

Saat ini, dengan kondisi akses yang ada, jembatan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Dengan rampungnya tahap empat ini, Pemkab berharap mobilitas dan perekonomian warga Grumbul Cibun semakin lancar. 

Pembangunan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemkab Banyumas dalam memperkuat infrastruktur penunjang ekonomi kerakyatan di wilayah kecamatan. (Tim/Syamsuri) 

Editor: Adi M

Terkini